MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
JAWABAN PASTI LETHICIA


__ADS_3

WARNING :


BAB INI FULL 21++


JIKA TIDAK SUKA SILAHKAN SKIP SAJA πŸ™


*


"Bagaimana jika ternyata Nikolas adalah Assensio? Apa kau benar-benar tidak akan cemburu pada Tatiana?"


Lethicia tak bergeming. Hanya untuk sesaat.


"Tidak. Aku tidak cemburu saat Tatiana di dekat Nikolas atau pun itu Assensio. Aku benar-benar menginginkan mu dan M-Mencintai mu Varo. Apa lagi sudah ada anak kita disini", lirih Lethicia dengan suara bergetar menahan tangisannya. Jemari tangan Lethicia mengusap perut nya.


"T-Tapi hatiku tidak kuat jika melihat mu berdekatan dengan wanita penggoda seperti Tatiana. A-ku selalu memikirkan yang tidak-tidak. Maafkan aku jika aku menjadi wanita yang posesif. Seharusnya aku mengerti dengan pekerjaan mu, pasti akan membuat mu dekat dengan siapa saja. Tapi aku benar-benar cemburu melihat kau bekerja sama dengan Tatiana Varo", isak Lethicia sambil mengusap buliran bening yang menyentuh wajahnya.


Lethicia memalingkan wajahnya, menghindari tatapan Alvaro. Terlihat senyuman getir diwajahnya.


Alvaro menarik dagu Lethicia agar menghadapnya. Kedua tangan Alvaro dengan lembut mengusap kristal bening di wajah istrinya.


"Kau tidak perlu menyiksa diri mu dan anak kita karena wanita lain, sayang. Percayalah pada ku, aku hanya milik mu. Aku sangat mencintaimu Lethicia", ucap Alvaro pelan menenangkan perasaan Lethicia.


Sementara jemari-jemari tangan Alvaro menurunkan gaun merah yang masih melekat di tubuh Lethicia. Begitupun bra merah yang sangat menggoda membangkitkan gairah bercinta Alvaro. Alvaro me*umat bibir Lethicia yang terlihat bergetar. Perlahan Alvaro mengangkat tubuh istrinya ke tempat tidur berukuran king size. Tanpa melepaskan tautan bibirnya Alvaro merebahkan tubuh Lethicia perlahan.


Sesaat Alvaro melepaskan tautan bibirnya pada bibir Lethicia. Ia berdiri dan menanggalkan seluruh pakaiannya. Terlihat Lethicia begitu tertekan, sulit sekali rasanya menelan salivanya sendiri.

__ADS_1


Alvaro mencium kening, kedua mata Lethicia yang terpejam, ujung hidung hingga bibirnya yang terbuka. Sementara kedua tangan lembut Lethicia memeluk punggung berotot Alvaro.


Perlahan ciuman lembut Alvaro turun kebawah menghisap leher hingga dada Lethicia. Kedua tangan Alvaro meremas puncak dada istrinya yang kian membesar ukurannya.


"Aku semakin menyukainya. Selama anakku belum lahir ini milik ku seorang. Hanya aku yang boleh menyentuhnya", racau Alvaro sambil mengusap lembut hingga menghisap kuat puncak kenikmatan Lethicia. Sesekali Alvaro menggigitnya, membuat Lethicia menjerit kala merasakan rasa perih bercampur nikmat bersamaan melingkupi seluruh perasaannya.


"Akh--Varo..


Jemari lentik Lethicia mengusap dada hingga perut kotak-kotak sixpack suaminya. Dengan tatapan berkabut gairah.


"Apa kau menyukai tubuh ku, hem?", bisik Alvaro sambil membawa jemari tangannya bermain-main di inti Lethicia.


Perbuatan Alvaro itu sontak membuat tubuh Lethicia bergetar hebat. "Ya Varo, aku menyukai semua yang ada ditubuh mu. Aku tidak mau ada wanita lain yang menyentuh tubuh mu, hanya aku yang boleh menyentuh nya", racauan Lethicia memenuhi kamar mewah tersebut.


Tubuhnya menggelinjang karena Alvaro menggoda intinya dengan tangannya. Lethicia tidak mau hanya menjadi pasangan yang pasif, jemari tangannya mengusap lembut milik Alvaro yang sudah begitu berdiri tegak. Mengusapkan jemari tangannya naik turun.


Alvaro membuka kedua paha Lethicia dan mengarahkan miliknya pada inti Lethicia.


"Akh Varo A-Ahh"


De*ahan lolos dari mulut Lethicia saat merasakan hentakan milik Alvaro di intinya. Dengan bertumpu pada kedua tangan berototnya, Alvaro memaju-mundurkan pinggulnya perlahan. Semakin lama la menambah temponya. Membuat Lethicia tak henti mengelijang menahan dorongan hasrat yang menguasai dirinya.


Entahlah malam ini Lethicia begitu menginginkan suaminya, bisa jadi karena beberapa saat yang lalu perasaannya sangat panik dan takut kehilangan Alvaro karena wanita lain yaitu Tatiana. Mulai dari siang hingga selesai jamuan makan malam perasaan Lethicia tidak tenang.


Bahkan ia mengeluarkan air matanya, mengakui dengan jujur pada Alvaro tentang rasa cemburu yang menguasai dirinya. Lethicia takut akan kehilangan Alvaro, suami yang sudah memberikan kebahagiaan untuknya.

__ADS_1


"Ah sayang, aku sudah tidak tahan. Ahh Varo", Teriak Lethicia dengan tubuh bergetar hebat.


Alvaro merasakan inti Lethicia menghisap kuat miliknya, membuat Alvaro menambah tempo permainannya. Namun tentu saja ia tetap sadar, Alvaro tidak menindih tubuh Lethicia. Ia melakukannya dengan bertumpu pada kedua tangannya yang berada di sisi tubuh istrinya.


"Aah Lethicia, aku terlalu menyukai milik mu sayang", ucap Alvaro sambil mengenadahkan kepalanya sambil memejamkan matanya. Ia mengerang panjang. Menyemburkan cairan hangat di inti Lethicia yang kembali berkedut-kedut dan lagi-lagi menghisap kuat milik Alvaro.


Alvaro me*umat bibir Lethicia yang masih ngos-ngosan seperti sedang maraton mengelilingi lapangan. Nafasnya tersengal-sengal.


Alvaro mencabut miliknya. Ia merengkuh tubuh Lethicia kedelapannya. "Kau pasti lelah, tidurlah sayang", ucap Alvaro sambil mengusap lembut punggung putih mulus Lethicia dan mengecup keningnya. "Aku mencintaimu", bisik Alvaro.


...***...


YUK BACA JUGA :



PENGANTIN PENGGANTI


MENJADI YANG KEDUA


FIRST LOVE LAST LOVE


AIR MATA SCARLETT


SERPIHAN HATI ELLENA

__ADS_1



__ADS_2