MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
KEBAHAGIAAN FERNANDEZ -CARLA


__ADS_3



Malam semakin larut. Fernandez meminta izin pada teman-temannya untuk beristirahat bersama istrinya.


Teman-temannya mengerti. "Segera bikin Fernandez junior", Teriak Moreno saat Fernandez menggenggam erat pinggang Carla menjauh dari teman-temannya yang tak henti menggodanya.


Sesaat tiba di depan pintu kamar presidential suite room hotel Maison Valleroy Paris harum wangi semerbak memenuhi ruangan ruangan mewah itu.


Rangkaian bunga Lily berwarna merah muda dan putih dengan bunga kecil-kecil dan mengeluarkan aroma harum yang menyengat tertata indah berdekatan dengan lampu-lampu hias yang tertata di sudut-sudut ruangan yang terhubung dengan kamar utama yang akan menjadi saksi bisu malam indah pasangan pengantin baru itu.


Bunga Lily juga terkenal sebagai simbol kemurnian cinta yang dipercaya membawa keberuntungan dan kelanggengan suatu hubungan. Bunga Lily adalah bunga kesukaan Carla, ia lah yang memilih dekorasi romantis itu.


Fernandez tersenyum begitu menawan saat merasakan suasana romantis di kamar yang di pesannya untuk dihabiskannya bersama istrinya. Meskipun sebenarnya bercinta dengan Carla bukanlah yang pertama kalinya namun mengingat malam ini adalah hari istimewa setelah mereka memutuskan untuk melangkah kehidupan baru yang lebih serius lagi. Yaitu membina rumah tangga. Tentu saja terasa berbeda dari malam-malam liar yang biasa mereka lakukan.


"Sayang ayo kita kekamar", bisik Fernandez sudah diliputi hasrat yang bergelora dalam dirinya karena suasana romantis yang tersaji di depan matanya mempengaruhi kondisi tubuhnya yang bergejolak.


Tanpa pikir panjang, laki-laki itu menarik tangan Carla masuk ke kamar. Tiba di kamar suasana romantis semakin menguasainya. Kelopak mawar tertata membentuk tanda cinta di tempat tidur hingga di lantai pun dibentuk jalan setapak dengan kelopak mawar merah menuju ke pembaringan.


"Oh sayang, suasana ini sangat mempengaruhi ku", ucap Fernandez dengan suara berat menarik tengkuk Carla dan me*umat bibir ranum istrinya itu. Sementara satu tangannya menekan pinggang Carla hingga merapat pada tubuhnya.


Carla menggeliat, seketika tubuhnya gemetaran. Carla bisa merasakan panas tubuh suaminya. "Sayang, aku sesak dengan gaun ini", bisik Carla di depan bibir Fernandez.

__ADS_1


"Aku akan membantu mu membukanya", balas Fernandez dengan suara serak. Kedua mata Fernandez menggelap di balut kabut gairah yang menguasai dirinya.


Fernandez kembali menyatukan bibirnya pada bibir Carla sementara tangannya melingkar kebelakang mencari pengait gaun pengantin istrinya. Tidak butuh waktu yang lama gaun itu terlepas dari tubuh seksi Carla.


Meskipun Fernandez sering melihat Carla terlanjang di hadapannya namun kali ini rasanya sangat berbeda.


Fernandez memeluk tubuh Carla, mendekap erat dan menciumnya dengan sangat lembut. Membuat Carla mengeluarkan suara lenguhan.


Jemari lentik Carla berkerja aktif membuka tuxedo hingga kancing-kancing kemeja yang membalut tubuh atletis Fernandez. Sementara bibir Fernandez menjelajahi pipi, leher dan berlama-lama di bibir Carla yang sudah menantinya dengan terbuka.


Tangan Fernandez bebas membelai kulit pundak yang sudah terbuka sedari tadi. Berlanjut meremas dua dada yang sudah berdiri menantang tepat di dada Fernandez. Keduanya sudah polos dengan posisi berdiri.


Perlahan Fernandez merebahkan tubuh istrinya di tengah-tengah tempat tidur berukuran king size. Kamar yang di nominasi warna silver begitu terkesan romantis sekali.


"Ahh, sayang".


"Oh sayang...kau selalu membuat ku menginginkan mu. Kau sangat pandai membuai tubuh ku". Terdengar racauan Carla saat tubuhnya bergetar hebat mendapatkan pelepasan pertamanya. Dengan nafas tersengal-sengal Carla memegang milik Fernandez yang sudah berdiri tegak kala sang pemiliknya terlentang dengan kedua tangan menopang kepalanya, menikmati sentuhan jemari Carla yang mengusap lembut dada bidangnya sementara mulutnya mengulum milik suaminya.


"Ahh Carla...Ya sayang seperti itu rasanya sangat nikmat sayang..OH", ucap Fernandez sambil menyugar rambutnya dan memejamkan matanya menikmati buaian istrinya di sekujur tubuhnya yang sudah memanas. Carla selalu mampu membangkitkan hasrat Fernandez dalam sekejap.


"Oh honey, aku tidak tahan lagi ingin memasuki mu", bisik Fernandez membalikkan keadaan dengan mengungkung tubuh istrinya.


Dengan bertumpu pada kedua lututnya Fernandez mengarahkan miliknya memasuki inti Carla yang sudah sangat basah.

__ADS_1


Dengan sekali hentakan milik Fernandez yang berukuran besar dapat menerobos masuk dengan sempurna. Tanpa jedah Fernandez langsung bergerak memaju-mundurkan pinggulnya dengan kuat. Permainan panas dan liar pun tak kan bisa di hindarkan dari keduanya.


Seperti biasa tindakan Fernandez akan membuat Carla menjerit. "Ah sayang kau selalu membuatku berteriak", racau Carla di bawah kungkungan tubuh maskulin suaminya yang terus memacu miliknya hingga dalam ke inti Carla.


"Kalau begitu menjerit lah", balas Fernandez dengan suara berat sudah di kuasai gairah.


"Kau petualang cinta, sayang. Aku tidak akan membiarkan mu melakukannya lagi di luar sana. A-ku akan mengikat mu hingga kau tidak lagi bermain-main lagi dengan wanita lain. Aku akan mengikat mu dengan anak-anak kita...Ahh", ucap Carla panjang lebar dibarengi dengan de*ahan.


"Tentu saja aku mau kau mengikat ku seperti itu, honey.."


"Aku berharap malam ini bisa menjadi sebagai pengikat itu. Aku sangat menginginkan anak-anak ku lahir dari rahim mu, sayang", ucap Fernandez sambil menumpahkan cairan hangat ke inti Carla.


Sementara inti Carla kembali berkedut menghisap kuat milik suaminya. "Ahh sayang...aku mencintaimu".


Fernandez kembali mencium lembut bibir istrinya, lekuk leher terus turun hingga membenamkan wajahnya pada puncak kenikmatan Carla. "Aku juga mencintaimu Carla, sepenuh hatiku..."


...***...


MASIH MAU LAGI?


VOTE DONG πŸ™‚


*

__ADS_1


YUK MAMPIR JUGA πŸ‘‡ DIJAMIN BAKAL SERU DAN MENGURAS AIR MATA KALI INI.



__ADS_2