
ADA YANG KANGEN DENGAN PASANGAN HOT INI?
Senja telah berganti menjadi gelap. Lethicia dan Alvaro sudah sampai di mansion.
Lethicia sudah membersihkan tubuhnya dan sekarang ia duduk bersandar di punggung tempat tidur sambil mengusap lembut perutnya. Hal yang selalu di lakukan Lethicia sebelum tidur, mengajak calon anaknya berbicara. Lethicia merasakan tendangan calon bayinya sudah begitu kuat.
"Sayang apa anak kita menendang mu lagi", suara bariton Alvaro menghentikan tawa lucu Lethicia yang merasakan gerakan dalam perutnya begitu aktif.
"Iya Varo, lihatlah bagaimana perutku bisa bergerak-gerak seperti ini", seru Lethicia meminta suaminya mendekat.
Alvaro yang sedang mengeringkan rambutnya, mendekati Lethicia. Ia duduk di tepi tempat tidur sambil mengusap lembut perut istrinya. "Boy-girl, tidak lama lagi kita akan bertemu. Tetaplah bertahan hingga waktunya tiba nanti, sayang. Daddy dan mommy sangat menantikan perjumpaan kita", ucap Alvaro lembut sambil mencium perut Lethicia.
Selanjutnya Alvaro mengangkat wajahnya dan me*umat bibir Lethicia. Lethicia memejamkan matanya sambil membalas ciuman Alvaro.
Aroma musk Alvaro sangat mempengaruhi Lethicia. Alvaro baru selesai mandi. Harum shampoo dan sabun yang di pakai Alvaro sangat disukai Lethicia. Apalagi Alvaro tidak pernah menggunakan pakaian saat malam. Lethicia sangat menyukai dalam dekapan suaminya itu.
Alvaro menyapukan lidahnya pada leher Lethicia. Turun hingga ke bahu putih mulus istrinya. Sementara jemari tangan Alvaro menurunkan tali spaghetti gaun tidur tipis Lethicia, hingga menyembulkan dua gundukan kenyal tepat di hadapan Alvaro.
"Ahh sayang, aku selalu menyukainya. Ukurannya semakin membesar", ucap Alvaro mengulum perlahan puncak kenikmatan Lethicia.
"Akh Varo", de*ahan Lethicia meluncur dari mulutnya. Sementara tangannya menekan kepala bagian belakang Alvaro agar lebih lama beranda di dadanya. Alvaro bergantian mengulum puncak dada Lethicia.
Begitupun Lethicia, jemari tangan lentiknya menyelusup masuk ke joger pants yang dipakai Alvaro. Jemari tangan Lethicia mengusap lembut milik suaminya yang mulai mengeras.
"Hem...Ah Lethicia". Alvaro mengeram merasakan sentuhan jemari tangan istrinya yang mengusap lembut miliknya.
Menit selanjutnya..
Alvaro berdiri, membuka celananya. Sementara Lethicia mengusap-usap milik suaminya yang semakin menegang. Lethicia mengulum dan menjilati milik Alvaro. Buaian Lethicia membuat Alvaro mengerang panjang. "Oh sayang kau sangat menggodaku", ucap Alvaro dengan suara serak. Ia mendorong pelan tubuh Lethicia hingga terlentang dan melucuti satu persatu pakaian istrinya. Gaun tidur tipis hingga panties renda yang menutupi inti Lethicia.
__ADS_1
Alvaro me*umat bibir Lethicia yang terbuka terus turun kebawa menghisap dan menggigit puncak kenyal istrinya bergantian. Membuat tubuh Lethicia mengelijang menahan dorongan gairah di tubuhnya.
"Akh, sayang...
Lidah Alvaro terasa basah bermain-main di dada Lethicia, sementara jemari tangannya mengusap lembut inti Lethicia. Tindakan Alvaro membuat tubuh istrinya bergetar hebat. "Akh", lenguh Lethicia.
"Milik mu sudah basah sayang", bisik Alvaro mengambil posisi menyamping di belakang tubuh Lethicia. Posisi bercinta yang sering mereka lakukan saat Lethicia sudah hamil besar.
Alvaro menyatukan tangannya dengan Lethicia. Ia mengarahkan miliknya pada inti Lethicia. "Aah, sayang...Oh". Suara de*ahan seketika memenuhi kamar mewah mereka ketika Alvaro perlahan menghentakan miliknya ke inti Lethicia.
Alvaro melakukannya tetap dengan kesadaran penuh. Ia selalu bercinta dengan cara aman selama Lethicia hamil. Tentu saja Alvaro tidak mau membahayakan kondisi Lethicia dan calon anak kembar mereka.
"Sayang...aku mau di atas", bisik Lethicia di sela de*ahan dan lenguhan tertahannya.
Perlahan Alvaro menghentikan gerakannya. Tubuhnya terlentang dan membantu Lethicia duduk di atas tubuhnya.
"Akh..
"Ahh, Lethicia", ucap Alvaro dengan suara berat.
Hingga terdengar lenguhan panjang istrinya. Alvaro tahu istrinya sudah mendapatkan pelepasannya. Alvaro merebahkan kembali tubuh istrinya hingga terlentang. Dengan bertumpu pada lututnya Álvaro kembali menyatukan miliknya pada inti Lethicia yang sedang mengatur nafasnya yang tersengal-sengal. Lethicia memejamkan matanya dengan mulut terbuka ketika merasakan miliknya kembali di sodok hingga dalam oleh Alvaro.
Lagi-lagi de*ahan dan erangan silih berganti memenuhi kamar itu. Keduanya kembali berpacu mencapai puncak kenikmatan.
Hingga Alvaro merasakan milik istrinya menghisap kuat intinya. Begitupun Lethicia merasakan milik Alvaro semakin membesar memenuhi pusat tubuhnya dan menyemburkan cairan hangat di intinya.
Keduanya menjerit dan melenguh panjang. Perlahan Alvaro mencabut miliknya pada inti Lethicia. Keduanya terlentang dengan tubuh telanjang.
Alvaro memiringkan tubuhnya menghadap Lethicia, mengusap lembut wajah istrinya yang merona.
"Aku menyukai kau menyentuh ku, Lethicia. Aku juga menyukai semua perubahan tubuh mu saat hamil, kau sangat seksi", bisik Alvaro di telinga Lethicia. Hembusan nafasnya membuat Lethicia geli.
"Tapi tubuhku semakin berat dan gendut sayang".
__ADS_1
"Bagiku kau selalu cantik, dan aku menyukaimu yang sekarang. Bahkan aku menginginkan tubuh mu seperti ini terus Lethi", bisik Alvaro sambil mengusap lembut punggung putih istrinya.
"Ah yang benar saja Varo, kau menyuruhku hamil untuk selama-lamanya?", seru Lethicia sembari mendudukkan tubuhnya.
Drt drtt drtt
Lethicia mengambil handphone miliknya yang ada di nakas. "Raffaella?
"Ada apa Raffaella menelpon mu malam-malam hem", tanya Alvaro dengan tubuh terlentang.
"Aku tidak tahu, aku akan mengangkat nya. Kita akan segera mengetahuinya", jawab Lethicia.
...***...
VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA YA 🙏
*
YUK BACA JUGA :
PENGANTIN PENGGANTI
MENJADI YANG KEDUA
AIR MATA SCARLETT
FIRST LOVE LAST LOVE
SERPIHAN HATI ELLENA
__ADS_1