MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
THE END


__ADS_3

Waktu terus bergulir...


Di sebuah mansion mewah yang berada di salah satu perumahan real estate di kota Paris terlihat lebih ramai dari biasanya.


Pemilik mansion itu adalah Liam dan Raffaella.


Tawa canda terdengar di taman samping mansion mewah tersebut.


Terlihat para laki-laki sedang memanggang daging dan sayuran sementara Carla dan Raffaella menyiapkan meja. Audri dan Lethicia bermain bersama Danilo-Darien.


"Bagaimana kandungan mu, Audri?".


"Semuanya baik saja, tapi aku sudah sering mengalami keram dan buang air kecil terus menerus saat malam hari", jawab Audri sambil mencubit pipi menggemaskan Danilo.


"Maafkan aku Lethi, akhirnya harus resign dari galeri. Kau tahu sendiri keadaan ku sekarang. Moreno juga menjadi suami yang sangat posesif. Bahkan ke kamar mandi saja ia akan menunggui ku", ujar Audri sambil mencebikkan bibirnya.


Lethicia tersenyum mendengar perkataan Audri. "Kau harus bersyukur memiliki suami seperti Moreno, itu artinya ia sangat mencintai mu. Kau tidak perlu kuatir dengan galeri kita Audri, Alvaro menempatkan orang-orang terbaik di sana. Aku hanya sesekali saja datang ke galeri karena fokus mengurusi dua jagoan ku ini", jawab Lethicia.


Terlihat Raffaella dan Carla sudah merapikan meja panjang di samping kolam renang. Sambil menunggu makanan matang keduanya duduk di dekat Lethicia dan Audri.


Carla langsung mengangkat tubuh Darien yang ada di stroller dan menciumi wajah lucu Darien. Melihat sang adik di gendong, Danilo jadi rewel minta di gendong juga. Membuat wanita-wanita cantik itu tertawa gemas.


"Oh kasihan sekali...kalau begitu Danilo bersama mommy saja ya", ucap Lethicia sambil mengangkat tubuh putranya.


Keempat wanita-wanita cantik itu terlihat sangat kompak sekali, berbagi cerita hingga menggoda Carla yang baru beberapa hari menikah dengan Fernandez.


Teng teng...


Terdengar dentingan gelas yang disentuh sendok oleh tuan rumah Liam. "Ayo kita nikmati hidangan kita".


Para wanita pun berdiri dan duduk di samping suami masing -masing. Sementara Danilo dan Daniel terlihat tertidur di stroller berukuran besar itu dan di pasangkan tirai tidurnya. Kedua bayi tampan itu begitu antengnya terlelap.


Terlihat Liam berdiri lagi. "Sebelum kita menikmati makan malam kita, ada kabar baik yang aku ingin sampaikan kepada kalian semuanya".


Semuanya tampak fokus menatap dan mendengarkan kabar yang akan Liam sampaikan kepada mereka.


Terlihat Liam menarik nafas dalam-dalam. "Istri ku hamil. Akhirnya setelah penantian panjang aku dan Raffaella pagi tadi dokter sudah memastikan bahwa beberapa bulan lagi aku dan Raffaella akan menjadi seorang ayah dan ibu".


Mendengar perkataan Liam membuat teman-temannya bersorak gembira. Dan memberikan ucapan selamat pada keduanya. Para laki-laki langsung mengangkat gelas berisi wine. "Bersulang", teriak para suami sambil tertawa bahagia.


"Aah Raffaella, kenapa kau tidak menceritakan kabar kehamilan mu pada kami tadi?", ujar Audri yang duduk di samping Raffaella. "Pantas saja kau tidak menggendong Danilo-Darien, karena biasanya kau nomor satu yang paling duluan menggendong bayi lucu itu".


"Iya. Aku dan Liam sengaja membuat kejutan sekalian acara barbeque ini karena kau dan Lethicia akan segera kembali ke Barcelona".


"Aku dengar dari Moreno Liam akan membuka kantor di Barcelona juga?", tanya Audri sambil menyendokkan makanan kedalam mulutnya.


"Iya, tapi kemungkinan setelah kandungan ku aman, baru kami pindah ke sana Audri. Aku ingin dekat dengan keluarga ku, dan kalian juga", ucap Raffaella.


Semuanya menikmati santap malam dengan canda tawa kehangatan.


"Ahh ternyata hanya aku yang harus berjuang lebih lagi agar istri ku segera hamil. Melihat Alvaro sudah memiliki anak-anak tampannya, Moreno hanya tinggal beberapa bulan lagi akan melihat anaknya dan sekarang kabar bahagia dari Liam juga. Tentu saja aku ingin segera menyusul kalian juga", ucap Fernandez.


"Aku doakan kalian segera mendapatkan kabar baik itu juga dude", jawab Liam.


"Kau harus sabar sambil berusaha, Nandez", ucap Moreno memberikan semangat pada temannya itu.

__ADS_1


"Kalian doakan juga aku dan istriku ku segera memberikan adik-adik untuk Danilo-Darien", ujar Alvaro dengan pasti.


"What?", seru semuanya hampir berbarengan. Bahkan Audri, Raffaella dan Carla melototkan mata mereka.


"Kau baru saja memiliki anak kembar, dude", seru Fernandez.


"Iya. Kali ini aku menginginkan anak-anak perempuan. Kami akan mengikuti program bayi kembar lagi, jika perlu kembar tiga seperti istri adikku. Bukankah begitu sayang?", tanya Alvaro sambil menggenggam erat jemari tangan Lethicia yang sudah melebarkan kedua matanya mendengar penuturan suaminya.


"Aku tidak mengatakan sekarang, sayang. Danilo-Darien masih sangat kecil. Aku bisa keteteran mengurusi anak-anak kita jika usianya berbarengan".


"Urusan itu kau tidak perlu kuatir sayang, kita bisa menyewa baby sitter lainnya lagi".


"Masalahnya bukan dengan baby sitter, Varo. Kau pikir enak melahirkan itu hah? kalian laki-laki itu enak saja kalau bicara. Kalian tinggal membuatnya, selanjutnya urusan kami wanita", ketus Lethicia menatap tajam Alvaro.


"Setuju. Lethicia benar. Aku setuju dengan mu Lethi", jawab Audri.


"Iya. Aku setuju juga", jawab Raffaella hampir berbarengan dengan Carla.


Para laki-laki terdiam sambil mengusap tengkuknya masing-masing.


"Tapi sayang, setelah anak ku lahir, aku ingin segera memiliki anak lagi. Mumpung kau masih muda sayang", jawab Moreno.


"Kau pikir aku kucing, hah?", jawab Audri spontan sambil memukul bahu suaminya.


Melihat itu membuat semuanya tertawa.


*


Hari berganti hari..Waktu terus bergulir.


Terdengar tangisan bayi laki-laki dan perempuan sahutan. Assensio menggenggam erat tangan Tatiana sambil mencium lembut kening istrinya.


"Kau dengar itu, anak kita sayang", ucap Assensio.


"Iya sayang", jawab Tatiana dengan mata berkaca-kaca karena haru.


Beberapa menit kemudian perawat membuka tirai. Terlihat tiga orang perawat menggendong satu-satu bayi Tatiana.


"Selamat nona Tatiana...tuan, bayi kembar tiga tuan dan nona lahir dengan selamat. Dua laki-laki dan satu perempuan", ujar dokter kandungan yang membantu persalinan dengan operasi Caesar pada Tatiana di salah satu rumah sakit mewah yang berada di kota Madrid.


Tatiana dan Assensio tidak bisa menutupi rasa haru dan bahagia mereka. Assensio bahkan melihat ketika perawat memasukkan ketiga anak-anaknya ke dalam tabung inkubator untuk di berikan penghangat, karena lahir lebih cepat dari waktunya.


Setelah di ruang persalinan khusus itu hanya ada Assensio dan Tatiana. Tak henti Assensio mencium lembut tangan dan wajah istrinya.


"Terimakasih sayang, kau sudah memberi ku tiga anak sekaligus. Putra-putri yang tampan", ucap Assensio.


"Aku sangat mencintai mu, Tatiana", Ucap Assensio mengusap lembut wajah istrinya.


Perasaan Tatiana benar-benar menghangat, meskipun kata cinta seringkali terucap dari mulut suaminya namun karena hari ini adalah hari istimewa di mana ia melahirkan anak sekaligus membuat perasaan Tatiana sangat terharu.


Buliran-buliran bening menyentuh wajahnya. Tatiana menggenggam erat tangan Assensio. "Aku juga sangat mencintaimu, Assensio".


Assensio menundukkan wajahnya me*umat bibir Istrinya yang terasa bergetar. Keduanya berciuman mesra.


*

__ADS_1


"Akh...sayang"


"Ahh Lethicia.."


Álvaro mendiamkan miliknya dalam inti Lethicia setelah baru saja bercinta panas malam ini.


Keduanya masih mengatur nafas masing-masing.


Drt drtt drtt


"Siapa menelpon ku tengah malam begini", ucap Alvaro sambil mengambil handphone miliknya di atas nakas.


"Assensio?"


"Ada apa sayang, segera angkat mungkin itu kabar penting", ujar Lethicia duduk sambil menutupi tubuhnya dengan selimut tebal.


"Iya?"


*Kak, maaf membangunkan mu malam-malam begini. Aku ingin memberikan kabar ketiga anak ku sudah lahir dengan selamat. Istriku juga sehat*


"Aku senang mendengarnya Assensio. Besok pagi akan aku sampaikan dengan papa. Kondisi papa semakin membaik sekarang ini. Semoga mendengar anak-anak mu telah lahir dengan selamat akan membuat papa semakin baik lagi", ujar Alvaro.


Setelah beberapa menit telpon Assensio sudah di putus, Lethicia masuk kedalam dekapan Alvaro.


"Aku sangat senang akhirnya Assensio dan Tatiana memiliki anak-anak mereka, sayang. Pada akhirnya takdir membawa kebahagiaan pada kita juga Assensio dan Tatiana", ucap Lethicia pelan sambil mengusap lembut dada bidang Alvaro yang masih terlanjang.


"Hem. Siapa sangka kembalinya aku ke Barcelona dalam keadaan marah membawa ku berjumpa dengan mu. Kau tahu, saat di meja makan pertama kali melihat mu? Aku mengumpati diri ku sendiri karena kau membuat dada ku bergetar", ujar Alvaro kembali ke saat pertemuan pertama mereka.


"Kau tahu, saat itu aku tidak suka kepadamu karena kau sangat ketus dan kasar pada ku. Wanita manapun pasti tidak menyukai laki-laki yang bersikap kasar dan pemaksa", seru Lethicia.


"Apa selanjutnya aku masih kasar pada mu, hem?".


Lethicia membalikkan tubuhnya menyandarkan dagunya ke dada bidang Alvaro. Selanjutnya aku menyukai semua pada diri mu. Aku menyukai ciuman mu meskipun memaksa. Dan aku menyukai sentuhan mu, sayang. Kau sangat lihai menggoda tubuh ku", jawab Lethicia.


"Seperti ini?", seru Alvaro membalikkan tubuh Lethicia di bawah tubuhnya. Keduanya bertatapan mesra.


Alvaro menyatukan bibirnya pada bibir Lethicia yang menerima nya. "Aku mencintaimu sayang", ucap Alvaro mengusap lembut wajah istrinya.


"Aku juga sangat mencintaimu Alvaro Montana", jawab Lethicia tersenyum bahagia. Keduanya kembali berpacu dengan liar di atas tempat tidur itu dalam keheningan malam. Lagi-lagi de*ahan dan erangan silih berganti memenuhi kamar mewah mereka. Hingga lenguhan panjang membelah malam.


"Aku mencintaimu Lethicia Kanzanevaa Grigor".


"Aku juga mencintaimu Álvaro Montana..


...TAMAT...


AKHIRNYA MARRIAGE AGREEMENT SUDAH BAB TERAKHIR. TERIMAKASIH ATAS DUKUNGAN NYA SELAMA INI SUDAH SETIA MENUNGGU UP SETIAP HARI, JUGA MENINGGALKAN JEJAK VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA. TANPA PEMBACA SETIA, MARRIAGE AGREEMENT BUKAN LAH APA2🙏


SAMPAI JUMPA DI KARYA BERIKUT NYA🙏


JIKA BERKENAN SILAHKAN BACA JUGA SHE 👇


TIDAK KALAH SERUNYA LOH 🤗


__ADS_1


__ADS_2