
Pagi sudah menjelang Alvaro dan Lethicia meminta Waitress menyiapkan breakfast untuk empat orang di pinggiran kolam renang di kamar mereka. Alvaro dan Lethicia mengajak Assensio dan Tatiana menikmati sarapan pagi bersama mereka.
Sementara Waitress menyiapkan semua yang di pinta Alvaro, Lethicia dan suaminya bersiap. Membersihkan tubuh mereka.
Lethicia menyapukan makeup tipis pada wajahnya. Tak lama setelahnya terlihat Alvaro keluar dari kamar mandi. Seperti laki-laki itu mengeringkan rambutnya dengan handuk.
"Sayang pakaian mu sudah aku siapkan", ucap Lethicia sambil mengikat rambutnya. Sekali lagi ia menelisik penampilannya di depan cermin.
Sementara Alvaro membuka handuknya dan berganti pakaian dihadapan Lethicia.
Sekilas Lethicia melihatnya suaminya. Meskipun selalu melihat tubuh polos Alvaro seperti itu, tapi tetap saja membuat Lethicia salah tingkah sendiri saat suaminya itu dengan cueknya telanjang bulat dihadapannya.
"HM...sayang apa kita akan ikut berlayar bersama Audri dan Moreno siang ini?", tanya Lethicia menghampiri Alvaro. Ia mengancingkan satu persatu kancing kemeja slim fit yang dipilihnya untuk Alvaro pakai.
"Aku akan menghubungi dokter mu dulu. Aku tidak mau kenapa-napa dengan kandungan mu Lethicia", jawab Alvaro sambil mengusap lembut perut istrinya.
"Iya sayang. Tapi aku merasakan tubuh ku baik-baik saja".
__ADS_1
"Ingat kau hamil kembar, berbeda dengan hamil biasa. Aku akan menghubungi dokter mu dulu, jika tidak ada resikonya kita ikut Moreno menikmati pemandangan laut. Tapi jika kehamilan mu beresiko kita tidak ikut mereka. Aku akan mengajak mu ketempat lain yang romantis untuk kita berdua", ucap Alvaro mencium wajah istrinya.
"Iya Varo", jawab Lethicia mengeratkan pelukannya sambil menyandarkan wajahnya pada dada bidang suaminya itu.
"Oh sayang, kau tahu...ternyata Tatiana mengenal Carla. Tatiana adalah sepupu mantan suami Carla. Dunia ini sepertinya sempit sekali, siapa sangka ternyata Carla bertunangan dengan Fernandez".
"Itu namanya takdir yang mempertemukan semuanya. Fernández juga sudah lama menyukai Carla, coba kenapa ia tidak menikah dengan Carla dari dulu saja...itu semua karena takdir. Dan dipertemukan lagi saat Carla sudah bercerai dari suaminya", ucap Alvaro.
"Aku berharap mereka berdua segera menikah, agar hidup teman ku itu semakin baik. Aku melihatnya benar-benar mencintai Carla".
Ting tong..
"Iya. Ayo", jawab Alvaro.
Keduannya menuju pintu kamar mereka. Alvaro membuka handle pintu.
"Kak... Lethicia", sapa Assensio dan Tatiana.
__ADS_1
Lethicia mengajak keduanya masuk. "Kita langsung saja makan, perut ku benar-benar lapar", ucap Lethicia tersenyum sambil memeluk lengan Alvaro. Begitupun Tatiana bergelayut mesra pada lengan Assensio.
Keempatnya menikmati suasana pagi sambil menikmati makanan dan minuman dengan view hamparan laut luas yang terlihat begitu dekat dengan mata.
Keempatnya berbincang akrab dalam kekeluargaan. Tawa canda terdengar di sana.
"Kak, siang ini aku dan Tatiana menuju Barcelona. Kami ingin melihat papa dan aku ingin ke makam paman Pedro. Sementara setelah kecelakaan itu aku tidak sempat berbicara banyak dengan bibi sofia, karena keadaan ku masih sakit", ujar Assensio sambil menyesap kopinya.
Alvaro menganggukkan kepalanya. "Iya. Papa pasti sangat senang melihat kalian ada di dekatnya. Oh ya, papa sudah mau menjalani kemoterapi Assen. Ia sudah menjalani satu kali kemoterapi. Menurut dokter cukup di lakukan satu kali dalam satu bulan kemoterapi nya mengingat usia papa sudah berumur", ujar Alvaro sambil menikmati makanannya.
"Iya kak, aku senang mendengarnya. Aku harap papa semakin sehat setelah melakukan kemoterapi".
"Papa sekarang lebih bersemangat untuk sembuh melawan penyakitnya, semenjak Lethicia hamil dan kau ternyata masih hidup Assen. Apalagi jika kalian akan memberinya cucu, pasti papa akan lebih bersemangat lagi".
Tatiana dan Lethicia tersenyum mendengar pembicaraan dua saudara itu. Begitu akrab dan hangat.
"Iya kak, aku dan istriku sudah mengikuti program hamil kembar. Aku dan Tatiana sudah konsultasi pada dokter kandungan terbaik di Madrid. Kami baik-baik saja. Doakan saja istri ku segera menyusul Lethicia hamil juga", ucap sambil menggenggam erat jemari tangan Tatiana.
__ADS_1
...***...
DITUNGGU VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA YA KAKAK2 ❤️🙏