
Liam mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang membelah kota Barcelona. Saat ini ia dan Raffaella di dalam mobil setelah keduanya pulang dari ajakan makan siang Fernandez.
Siapa sangka ternyata makan siang itu bukanlah makan siang biasa tetapi Fernandez memberikan kejutan kepada kekasihnya Carla maupun teman-temannya.
Melamar Carla dengan cara yang romantis, membuat yang melihatnya larut dalam kebahagiaan yang di rasakan pasangan Fernandez dan Carla. Tak kecuali Raffaella, ia sangat terharu melihat lamaran Fernandez pada Carla.
Tak terasa sekarang sudah senja, waktu cepat sekali berjalan jika berkumpul dengan orang-orang yang menyenangkan. Rasanya berjam-jam berbincang masih terasa kurang.
"Liam, teman-teman mu sangat menyenangkan ya", ujar Raffaella membuka pembicaraan antara ia dan Liam. Sedari naik mobil tadi keduanya hanya diam tidak ada yang memulai pembicaraan.
"Hm...Ada yang kurang, yaitu Moreno", jawab Liam menatap Raffaella sekilas.
"Iya, Audri tadi menelpon ku ia dan suaminya sudah berada di Valencia", ucap Raffaella.
Huhh.. terlihat Liam menghembuskan nafasnya. Liam menepikan mobilnya ke sebelah kiri.
Raffaella baru menyadarinya.
"Kenapa kau berhenti Liam? Apartment ku sudah dekat".
"Aku ingin bicara kepada mu sebentar saja", jawab Liam merubah posisi duduknya menghadap Raffaella.
"Aku tidak pandai berbasa-basi Raffaella, maukah kau pergi bersama dengan ku menghadiri acara Moreno dan Audri di Valencia?".
Raffaella menatap lekat wajah tampan Liam.
"Teman-teman ku sudah memiliki pasangan semuanya. Kau dengar sendiri kan tadi Fernandez mengatakan aku akan menjadi nyamuk saat berkumpul bersama mereka. Maukah kau menemaniku selama di Sevilla?".
__ADS_1
Drt drtt drtt
handphone milik Raffaella bergetar, gadis itu melihat nama yang tertera di handphonenya 'Manuel'. Liam juga melihat nama itu.
"Maaf Liam aku harus mengangkat panggilan telepon ini", ucap Raffaella. Dan Liam mempersilahkan nya.
*Iya Manuel? Iya malam ini aku ada di apartemen ku, kau bisa menemui ku. Oke sampa jumpa nanti, aku akan menunggu mu...aku juga menyayangi mu, bye*
Liam mendengar semua percakapan intim itu antara Raffaella dan seseorang bernama Manuel. Tanpa menunggu jawaban dari Raffaella, Liam melajukan kendaraannya dengan kecepatan cukup tinggi.
Tak butuh waktu yang lama, mobil yang di kendarai Liam berhenti di depan lobby apartemen Raffaella.
Liam menatap lurus ke depan, sementara jemari tangannya mengetuk-ngetuk setir mobil.
Sekilas Raffaella menatapnya. Ia menyadari perubahan laki-laki itu. Bahkan Liam tidak menanyakan jawabannya atas tawarannya tadi. Tiba-tiba Raffaella ada ide. Sekilas ia tersenyum.
"HM..Liam, sepertinya aku tidak bisa pergi bersama mu ke Valeny", ucap Raffaella menatap Liam yang tak bergeming sedikitpun. Bahkan tatapan Liam masih sama menatap ke depan.
"Siapa Manuel? Apa kekasih mu?".
"Seseorang yang sangat aku sayangi", jawab Raffaella dengan pasti.
"Artinya sudah tidak ada lagi harapan ku pada mu Raffaella?", ucap Liam terdengar sangat kecewa.
Raffaella mengangkat bahunya sambil mengeryitkan alisnya. "Aku turun sekarang Liam, terima kasih untuk hari ini aku senang dan sangat menyukainya", ucap Raffaella penuh makna.
"Hmm...", hanya itu yang keluar dari bibir Liam tanpa menatap Raffaella yang turun dari mobilnya.
__ADS_1
Setelah Raffaella turun, Liam menyandarkan kepalanya pada jok mobil sambil mengusap wajahnya. "Ternyata ia sudah memiliki kekasih".
Huhhh.. Liam menghembuskan nafasnya dalam-dalam. "Aku benar-benar menyukai gadis itu. Kenapa di saat aku menyukai seseorang dengan sepenuh hati ternyata ia sudah menjadi memilik orang lain", gumam Liam memukul setir mobil.
"Ahh shitt...sial sekali hidup ku".
...***...
TIM VARO LETHI BAB BERIKUTNYA YA ❤️
*
VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA YA 🙏
*
YUK BACA JUGA :
PENGANTIN PENGGANTI
AIR MATA SCARLETT
MENJADI YANG KEDUA
FIRST LOVE LAST LOVE
__ADS_1
SERPIHAN HATI ELLENA