MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
TULUS MEMINTA MAAF PADA LETHICIA


__ADS_3

"Sekarang papa harus rebahan dan istirahat. Untuk beberapa hari ke depan aku dan istriku akan berada di sini menemani papa. Tapi papa harus janji untuk semangat dalam penyembuhan sakit papa", ucap Nikolas mengangkat tubuh ayahnya ke atas tempat tidur.


Sementara Alvaro menarik selimut untuk menutupi tubuh ayahnya agar tetap hangat.


"Papa senang melihat kalian bersama-sama dalam suasana seperti ini nak. Saling menyayangi dan tidak ada kebencian terhadap satu dan lainnya. Papa harap, suasana seperti akan selalu ada selamanya. Meskipun suatu hari nanti papa tidak bisa melihatnya lagi", ucap Montana tersenyum.


"Papa tidak boleh berbicara seperti itu. Papa harus semangat untuk sembuh supaya bisa melihat cucu-cucu papa", ucap Alvaro menggenggam erat tangan ayahnya.


"Papa pasti melihat anak mu dan Lethicia, nak", ucap Montana.


"Sekarang papa istirahat. Aku dan Assensio harus berbicara sekarang", ucap Alvaro mengusap punggung tangan Montana sudah memejamkan matanya.


*


Sementara Alvaro dan Nikolas sedang berbicara di ruang kerjanya di lantai tiga, Lethicia mengobrol dengan Tatiana di ruang keluarga.

__ADS_1


"Lethicia...mumpung kita bertemu sekarang, aku ingin meminta maaf kepada mu di pertemuan pertama kita. Aku sadar betul telah mengusik ketenangan mu", ucap Tatiana.


"Asal kau tahu, aku melakukan itu semua karena kesal dengan Nikolas. Pada saat itu aku sangat membencinya karena aku pikir Nikolas laki-laki yang hanya mencari muka di hadapan daddy. Aku sama sekali belum mengenal Nikolas yang sebenarnya saat itu", ucap Tatiana dengan tulus.


Lethicia tersenyum mendengarnya. "Tidak apa-apa Tatiana, tapi sejujurnya aku senang sekarang melihat kalian bahagianya", jawab Lethicia dengan tulus juga.


"Kalau mau jujur, sebenarnya hubungan ku dengan Nikolas membaik setelah kedatangan kak Alvaro saat menceritakan tentang siapa Nikolas yang sebenarnya. Aku benar-benar terkejut mendengar semua nya".


"Aku juga terkejut mendengar penjelasan kak Varo yang mengatakan bahwa kau dan Nikolas adalah suami istri", ucap Tatiana.


Tatiana memcerna ucapan dari Lethicia. Tentu saja memang ada perasaan yang mengganjal di hati Tatiana, saat terlintas di benaknya seperti itu. Membayangkan bagaimana Nikolas dan Lethicia saat menjadi sepasang suami-istri.


Mendengar penjelasan Lethicia, jujur saja membuat perasaan Tatiana bahagia. Ternyata Nikolas belum pernah melakukannya pada Lethicia. Mengetahui cerita sebenarnya dari Lethicia seperti itu membuat perasaan Tatiana lega.


*

__ADS_1


"Apa kau sama sekali tidak mengingat semua yang ada di mansion ini, termasuk papa Assensio?"


"Iya aku tidak ada yang aku ingat. Tapi saat melihat papa, tiba-tiba perasaan ku sangat berbeda. Rasanya ada sesuatu di hatiku tapi tidak dapat di ungkapkan dengan kata-kata. Bahkan air mata ku menetes dengan sendirinya tanpa aku sadari", jawab Assensio mengusap wajahnya.


"Kak... Aku ada ide. Bukankah menurut mu, mencurigai orang yang bernama Leonardo yang telah melakukan kejahatan kepada ku. Orang yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi dengan ku".


"Bagaimana jika, aku di jadikan umpan memancing laki-laki itu bereaksi. Dari itu kita bisa melihat hal yang mencurigakan atau tidak pada Leonardo", ujar Nikolas memberikan ide pada kakaknya yang terlihat sedang berpikir atas usul Assensio.


"Tapi itu bisa membahayakan mu Assensio..


"Aku tidak akan apa-apa kak. Bodyguard bisa melindungi ku. Kita butuh memastikan kecurigaan kakak tentang Leonardo.


"Sebaiknya kau pikirkan lagi untuk bertindak karena aku tidak mau kehilangan adikku untuk yang kedua kalinya..


...***...

__ADS_1


JIKA ADA TYPO BESOK YA REVISINYA 🙏


__ADS_2