
MADRID, SPANYOL
"Selamat pagi nona, anda mendapatkan kiriman bunga dari seseorang", ucap seorang pelayan memberikan buket bunga mawar berwarna merah terang yang sangat indah.
Audri melebarkan kedua matanya menatap bunga cantik itu diberanda dalam dekapannya. Audri melihat siapa pengirimannya.
*Untuk wanita tercantik pagi ini* _MA_
Audri spontan menatap Moreno. "Bunga ini dari mu Reno? MA-Moreno Anteras?"
"Apa kau menyukainya?", tanya Moreno menatap lekat wajah cantik Audri, yang merona seperti bunga-bunga mawar merah itu.
"Tentu saja aku menyukainya. Ini sangat cantik".
"Ya... cantik seperti mu", jawab Moreno sambil mengusap lembut wajah Audri. Sepertinya aku bukan hanya menyukai mu Audri...Aku juga mencintaimu", ucap Moreno menatap lekat kedua iris Audri yang terlihat melebar dan diam terpaku membalas tatapan Moreno.
"Reno...bukankan ini terlalu cepat? kita baru saling mengenal tiga hari. Bukankah kata mu kita akan saling mengenal terlebih dulu? Aku membutuhkan proses untuk menjalin hubungan dengan seseorang. Aku pernah gagal menjalin sebuah hubungan Reno. Sekarang usia ku bertambah, aku menginginkan laki-laki yang berpikiran dewasa dan sama seperti ku memiliki komitmen dalam hubungan... Jika jadi sepasang kekasih, aku menginginkan menjalin hubungan yang serius tidak main-main lagi", ucap Audri menatap kedua netra Moreno.
Moreno tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Cinta tidak mengenal waktu, Audri. Jika hati kita sudah benar-benar yakin".
"Aku setuju dengan mu. Saat ini usia ku bukan lagi untuk main-main dalam menjalin sebuah hubungan, Audri. Kau tahu...aku juga bukan orang yang mudah mengungkapkan perasaan cinta kepada seseorang. Selama aku belum siap berkomitmen aku tidak akan menyatakan kata cinta pada seseorang", ujar Moreno.
"Semenjak melihat sahabat baikku Alvaro menikah, dan saling mencintai dengan istrinya membuat pikiran ku terbuka tentang sebuah komitmen. Beruntungnya aku di di saat hatiku terbuka untuk menjalin sebuah hubungan, aku di pertemukan dengan mu. Di pertemuan pertama kita aku sudah menyukai mu. Kau tidak hanya cantik di luar, tetapi kau sangat lugas dalam berbicara. Kau wanita berkarakter, aku menyukainya", ucap Moreno sungguh-sungguh.
__ADS_1
"Kau tidak perlu menjawabnya sekarang, Audri. Aku akan menunggumu. Kita bisa menjalin Long Distance Relationship. Buatku tidak masalah, jika kau tidak keberatan", Ucap Moreno sambil menggenggam erat jemari tangan Audri yang terlihat sedang berpikir.
Audri menundukkan kepalanya, sesaat kemudian ia mengangkat lagi kepalanya dan menatap Moreno dengan tatapan lembut.
"A-ku mau mencobanya, Reno. Jika hubungan jarak jauh yang kita jalani gagal, artinya kita tidak berjodoh. Kau bebas berhubungan dengan wanita manapun. Namun saat kita masih menjalin hubungan, aku tidak mau kau bermain-main dengan wanita mana pun di luaran sana. Tentu saja aku menginginkan laki-laki yang setia dan memiliki komitmen", tegas Audri serius.
"Apa itu artinya kau merima cinta ku, hem?", tanya Moreno menatap lekat wajah Audri.
Sesaat Audri tak bergeming. Menit selanjutnya ia mengangguk kan kepalanya dengan bersungguh-sungguh. "Iya Moreno Anteras aku menerima mu menjadi kekasih ku mulai saat ini", jawab Audri dengan yakin.
Terlihat senyum kebahagiaan dari wajah Moreno. "Aku akan menunjukkan bahwa kau sudah mengambil keputusan yang tepat. Aku mencintaimu", ucap Moreno sambil menarik tengkuk Audri dan mencium dengan lembut bibir ranum gadis itu.
Audri tidak membalasnya. Namun Audri bisa merasakan ciuman Moreno itu sangat lembut seakan mengungkapkan perasaannya bahwa ia sangat mencintai dirinya.
Tubuh Audri dialiri gelanyar aneh yang terasa panas menjalari seluruh tubuhnya.
"Maafkan aku tidak membalas ciuman mu, A-ku terkejut menerimanya Reno. A-ku sudah sangat lama tidak melakukannya", bisik Audri dengan polosnya.
"Pengakuan yang sangat jujur, sayang. kau sangat manis", balas Moreno tersenyum.
"Mumpung kau hari ini masih di Madrid, kita nikmati waktu bersama. Aku akan mengajak mu jalan-jalan mendatangi tempat-tempat romantis di kota ini. Besok aku akan mengantarmu kembali ke Barcelona"
"Benarkah Reno, kau akan mengajakku jalan-jalan? Aku suka sekali. Ayo kita pergi sekarang. HM...Maukah kau menemaniku ke Nasional Archaeological Museum, Moreno? Aku sangat menyukai ilmu sejarah. Kau harus tahu, pelajaran sejarah ku sangat tinggi", ucap Audri dengan antusias.
Keduanya saat ini sudah berada di dalam mobil.
__ADS_1
Moreno mengusap lembut wajah Audri. Bagi Moreno Audri gadis yang unik, saat wanita lain jika bersama kekasih mereka pasti menginginkan ke tempat glamor, berbelanja barang-barang branded pakaian dan tas-tas mewah, namun Audri justru meminta Moreno menemaninya ke museum sejarah.
"Audri sangat berbeda. Aku benar-benar jatuh cinta padanya", batin Moreno yang terlihat fokus mengendarai mobilnya.
...***...
JANGAN LUPA VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA 🙏
*
YUK BACA JUGA :
PENGANTIN PENGGANTI
MENJADI YANG KEDUA
FIRST LOVE LAST LOVE
AIR MATA SCARLETT
SERPIHAN HATI ELLENA
__ADS_1