
Keluarga Liam dan Raffaella berbaur menjadi satu. Dalam canda tawa di abdikan dalam bentuk foto. Lee Jae yang duduk dikursi bahkan terlihat memeluk Zanetta yang memang sangat menggemaskan dengan wajah chubby nya di tambah mata besarnya.
Liam bergabung dengan teman-temannya Alvaro, Fernandez Moreno dan Assensio.
Sementara Raffaella berbincang dengan para wanita berbincang-bincang tentang malam pertama. Dan untuk pertama kalinya Raffaella mengakui bahwa dirinya masih virgin. Tanpa sungkan ia meminta petunjuk pada teman-temannya itu bagaimana mengatasi dirinya yang sangat gugup.
Mendengar pertanyaan Raffaella, membuat yang lainnya tertawa cekikikan. "Rasanya sangat sakit Raffaella", jawab semuanya berbarengan.
"Sstt... Raffaella terlihat meringis mendengar jawaban teman-temannya yang sudah merasakan berhubungan intim.
"Kau tenang saja Raffaella, setiap orang punya pengalaman masing-masing tentang pertama kali bercinta, jadi kau jangan takut karena sesudahnya rasanya sangat nikmat sulit diucapkan dengan kata-kata", ucap Audri setengah berbisik takut suarannya terdengar oleh suaminya Moreno.
Perkataan Audri di benarkan yang lainnya.
"Bahkan aku ketagihan memintanya tiap hari", seru Tatiana tanpa tedeng aling-aling membuat semuanya tertawa cekikikan sambil menutup mulut mereka.
"Apa yang kalian bicarakan sayang?".
__ADS_1
"Ohh ternyata sakit sayang", jawab Raffaella tanpa sadar terucap latah dari bibirnya. Raffaella menutupi mulutnya karena berbicara dengan suara lantang dan ternyata suaminya dan teman-temannya sudah ada di dekat mereka.
"Apanya yang sakit Raffaella?", tanya Álvaro menatap wanita-wanita itu yang wajahnya sudah berubah merah merona karena malu seperti tertangkap basah mencuri saja.
"Ohh, ini saya..Carla bertanya bagaimana rasanya hamil besar seperti ini. Aku bilang sudah terasa berat", seloroh Lethicia mengalihkan pertanyaan selidik laki-laki mereka.
Raffaella menganggukkan kepalanya. "Iya itu..
"Apa hubungannya dengan sakit, hem?", tanya Liam menatap selidik istrinya. Raffaella menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Apa kau ingin hamil seperti Lethicia juga, sayang?", tanya Fernandez merasa aneh karena yang ia tahu Carla belum bisa menikah dengannya karena masih terikat kontrak kerja samanya sebagai brand ambassador sebuah iklan.
"Oh eh..Iya sayang, tentu saja aku ingin hamil juga suatu hari nanti", jawab Carla.
*
Malam semakin larut..
Liam dan Raffaella pamit pada teman-temannya duluan ke kamar mereka.
Kenapa kau buru-buru pergi, kau mau apa dude", ujar Fernandez menggoda temannya itu.
__ADS_1
"Tentu saja melanjutkan ritual pengantin baru", jawab Liam sambil memeluk tubuh Raffaella menjauh dari teman-temannya yang tak henti meledeknya.
Semuanya langsung menggoda Liam habis-habisan. "Dude kau harus tunjukkan pada istri mu siapa pemimpinnya", teriak Alvaro.
"Kau sudah lama puasa, dude sekarang lah saatnya balas dendam", seru Moreno.
Di sambut tawa semuanya berbarengan.
Tak lama setelah Liam pergi, Alvaro dan teman-temannya pulang juga.
*
Malam semakin larut..
Begitu sampai di depan pintu kamar presidential suite room, Liam langsung menyerang istrinya. Bahkan pintu kamar mereka belum terbuka sama sekali.
"Sstt.. terdengar suara desisan dari mulut Raffaella begitu ia diserang oleh Liam.
"Sayang kita harus masuk dulu", ujar Raffaella menyadarkan suaminya yang sudah tidak sabaran lagi.
"Ahh shitt...kenapa pintunya tidak bisa dibuka begini", ucap Liam kesal.
__ADS_1
...***...
LANJUTANNYA UDAH MAGRIB YA 😀