
Dua hari kemudian Samuel memberitahu istrinya bahwa dia ditugaskan sang ayah untuk mengunjungi klien-klien besar dan loyal mereka di Bali selama tiga hari.
"Ini merupakan kunjungan rutin setiap tahun, Sayang," kata pria itu menjelaskan. "Biasanya Papa sendiri yang pergi. Tujuannya untuk memantau kinerja manajer marketing sekaligus menjalin hubungan baik dengan hotel-hotel, restoran-restoran, dan kafe-kafe yang biasa membeli produk-produk peralatan dapur pabrik kita. Persaingan di bisnis ini semakin ketat sekarang. Jadi menjalin tali silaturahmi yang intens dengan klien-klien berpotensi mempertahankan loyalitas mereka untuk tetap memakai produk-produk buatan kita."
Aileen manggut-manggut tanda mengerti. Apalagi kalau yang datang berkunjung adalah anak si bos yang merupakan pewaris tunggal perusahaan? Klien-klien itu pasti lebih merasa dihargai daripada sekadar dikunjungi oleh manajer marketing biasa! pikir wanita itu jeli.
"Kamu pergi saja, Sayang. Aku nggak apa-apa kok, tinggal sendirian di rumah. Lagian nggak lama, kan? Cuma tiga hari," ujarnya mendukung.
Samuel menatap istrinya itu lembut. "Atau barangkali kamu mau ikut pergi denganku ke Bali, Leen?" tanya pria itu sambil tersenyum. "Kita nanti bisa menginap di hotel yang punya fasilitas beach club. Jadi sewaktu aku pergi mengunjungi klien-klien, kamu bisa asyik bersantai di sana. Berenang, berjemur, atau berjalan-jalan di tepi pantai. Suasananya kan nyaman sekali. Ada musik, juga makanan dan minuman yang enak-enak."
Aileen menggeleng kuat-kuat. "Nggak enak ah, menikmati beach club sendirian. Aku kok malah lebih suka bersantai di pantai Kuta yang alami. Makan bakso dan jagung bakar di tepi pantai. Terus nyebur ke pantai yang arusnya deras. Asyik banget rasanya. Kalau di pantai yang di dalam hotel aku pernah pergi dulu, Sam. Memang suasana beach club-nya keren. Pemandangannya bagus. Terus juga ada padang rumput buat bersantai. Tapi arus pantainya kurang deras. Jadi kurang puas aku nyebur. Hehehe...."
"Ok, deh," kata suaminya menimpali. "Kita nanti nambah satu hari lagi aja nginap di Bali. Kutemani kamu refreshing di pantai Kuta."
"Nggak usah, Sam," tolak sang istri halus. "Kapan-kapan aja kita pergi berlibur ke Bali. Murni refreshing. Tanpa embel-embel urusan kantor. Ok?"
Samuel pun mengalah. Dikecupnya lembut kening istrinya tersebut. Hati pria itu senang Aileen pengertian sekali sebagai seorang istri. Tak mencampur-adukkan urusan pekerjaan dengan urusan pribadi.
Sementara itu dalam hati Aileen justru merasa bersyukur dia akan ditinggal pergi Samuel selama beberapa hari. Dirinya jadi bisa fokus bekerja menerjemahkan novel online sekaligus mencari-cari informasi tentang obat impotensi di internet, tanpa perlu disibukkan dengan pekerjaan rumah tangga.
Mumpung Sam pergi dinas ke luar kota, aku akan cuti bersih-bersih rumah dan memasak, pikir Aileen hepi. Yah, sekali-sekali bermalas-malasan sebagai ibu rumah tangga kan nggak ada salahnya. Hehehe.... Yang penting waktu suamiku pulang, rumah sudah rapi dan...aku akan mengejutkannya dengan suatu hal yang luar biasa!
***
__ADS_1
Tiga hari kemudian Samuel pulang kembali ke Surabaya. Dia sangat rindu dengan istrinya. Begitu tiba di rumah, pria itu langsung mencari-cari perempuan yang dicintainya ke segenap penjuru.
"Aileen, kamu ada di mana?!" serunya sambil melongok kesana-kemari. "Aku sudah pulang, Sayang."
Karena orang yang dicarinya tak kunjung nampak batang hidungnya, Samuel naik tangga menuju ke lantai dua. Sosok Aileen masih tak kelihatan juga. Kemudian pria itu membuka pintu kamar tidur mereka. Alangkah kagetnya Samuel menyaksikan orang yang dicarinya tengah mematut-matut dirinya di depan cermin dengan memakai kostum seksi ala asisten rumah tangga Meksiko!
Aileen tersenyum lebar tatkala melihat suaminya muncul dengan wajah melongo. "Keren nggak, Yang?" tanya perempuan itu sambil mengerling genit.
Pinggulnya bergoyang mengibas-ngibaskan rok hitamnya yang lebar tapi mini sekali. Samuel geleng-geleng kepala melihat stocking jaring-jaring hitam seksi yang membalut sepasang kaki jenjang istrinya. Dia sampai menelan ludah saking tergiur melihat penampilan hot wanita itu.
"Kamu ini ada aja akalnya, Sayang," puji Samuel. Ya, suami mana yang nggak suka melihat istrinya berdandan sedemikian rupa demi menyenangkan hatinya.
Aileen tertawa renyah mendengar pujian sang suami. Dia lalu menyodorkan sebuah botol kecil berisi dua buah pil.
"Kamu sudah makan malam di airport kan, Sayang? Berarti dua butir pil ini tinggal kamu minum aja sekarang."
Istrinya tersenyum manis sekali. "Itu obat kuat, Sam. Aku beli online. Testimoni konsumen-konsumennya bagus semua. Adik kecil mereka berdiri setelah setengah jam mengkonsumsi pil-pil itu. Kamu mau nyoba kan, Sayang?"
Sorot mata istrinya yang tampak begitu memohon membuat sang suami tak sampai hati menolak permintaannya. Pria itu mengangguk patuh. Diminumnya dua butir pil tersebut dengan segelas air mineral yang tersedia di atas bufet.
Aileen tampak gembira sekali. Suaminya tersenyum pasrah.
"Sekarang buruan mandi keramas deh, Sam. Abis itu ada pertunjukan istimewa buatmu. Hehehe...."
__ADS_1
"Hah?! Pertunjukan istimewa apa?" tanya sang suami keheranan.
"Ada aja, deh. Hehehe.... Nanti kamu juga tahu sendiri. Yang pasti kamu bakalan seneng deh, Yang."
Samuel yang tak ingin mengecewakan hati istrinya itu bersikap patuh. Dia lalu berjalan masuk ke dalam kamar mandi. Hatinya masih bertanya-tanya pertunjukan apa gerangan yang dipersiapkan istrinya itu untuknya.
Masa Aileen mau..., pikir pria itu sembari tersenyum geli. Terbersit dalam benaknya sang istri akan menari-nari layaknya stripper profesional. Gagasan itu terpikir olehnya menilik kostum seksi yang dikenakan istrinya itu.
"Ah, Aileen Benyamin," kata Samuel pada dirinya sendiri. "Kamu benar-benar perempuan yang istimewa. Tak sia-sia aku bersedia dijodohkan denganmu dan bahkan menunggu sekian lama demi mendapatkan cintamu...."
***
Rupanya dugaan Samuel benar. Begitu keluar dari dalam kamar mandi, pria itu melihat segenap penjuru kamar tidurnya penerangannya sudah remang-remang.
Aileen mempersilakannya duduk di sofa, sementara perempuan itu memutar musik dengan beat cepat. Suaminya melongo menyaksikan betapa piawainya sang istri meliuk-liukkan tubuh sintalnya mengikuti alunan musik yang bergairah.
Ya, Tuhan, cetus Samuel dalam hati. Ternyata Aileen sangat pintar menari erotis seperti ini. Ccck, ccck, ccck....
Pria itu tak tahu betapa istrinya itu dengan susah payah berlatih selama tiga hari demi bisa menirukan gerakan-gerakan tarian penggoda syahwaat kaum adam tersebut! Tentu saja Youtube menjadi mahaguru Aileen dalam belajar melenggak-lenggokkan tubuhnya ala penari striptease itu.
Dengan penuh percaya diri perempuan itu melangkah dengan gaya seksi mendekati suaminya. Dilepaskannya kerah putih kostumnya. Dia lalu menundukkan bagian depan tubuhnya persis di depan Samuel. Suaminya itu menelan ludah. Dua aset berharga istrinya kelihatan membubung dengan demikian eksotisnya.
Aileen semakin berani. Dilepaskannya rok super mini yang dikenakannya. Samuel melotot.
__ADS_1
Ya, Tuhan, batin oria itu emosional. Bahkan sampai istriku yang cantik dan seksi ini menari-nari dengan kostum aduhai begini, pedang pusakaku tak juga menunjukkan kesaktiannya. Padahal tadi aku sudah menelan pil-pil yang kata Aileen obat kuat! Oh, God, sampai kapan aku Kau biarkan tersiksa begini?!
***