MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
LONG NIGHT


__ADS_3

Tok tokk tokk


"Alvaro, itu pasti keamanan yang mengantarkan pesanan makanan".


"Orang-orang mu ini selalu mengganggu saja, Lethicia. Aku akan merubah sistem yang kau pakai selama ini", umpat Alvaro kesal.


Alvaro menarik tangannya dari dalam celana Lethicia.


Tok tokk tokk


"Kau dengar itu, besok pagi aku akan briefing orang-orang mu itu".


"Sayang jangan marah-marah, sekarang hujan bukalah pintunya, kasihan orang itu kehujanan. Setelahnya kita bisa melanjutkan lagi. Selagi kau mengambil makanan itu, aku akan menunggu mu dengan tubuh telanjang", bisik Lethicia terdengar sangat bergairah di telinga Alvaro.


"Alright, kalau begitu akan membuka pintu. Terlihat keamanan pabrik berdiri di depan pintu dan menyerahkan tote bag berwarna merah pada Alvaro dan kemudian ia pamit pergi.


Alvaro menaruh tote bag diatas meja, sementara kedua netranya menatap Lethicia yang menepati ucapannya beberapa saat yang laku. Tubuh seksi itu sudah telanjang.


Alvaro menanggalkan juga training panjang yang masih melekat ditubuhnya. Dan langsung bergabung bersama istrinya bergumul diatas karpet tebal. Tangan Alvaro kembali menggerayangi setiap jengkal tubuh Lethicia. Terutama bagian sensitif tubuh itu.


"V-Varo Ahh", Lethicia menyebutkan nama Alvaro dengan suara bergetar diliputi gairah yang sudah membuncah dalam tubuhnya.

__ADS_1


Alvaro menciumi ke-dua dada Lethicia yang begitu menantang dan sesekali meremas nya pelan, hingga turun ke perut rata Lethicia.


Alvaro semakin jauh, tangan nya bermain di inti Lethicia membuat wanita itu mengeluarkan suara bergetar dan serak.


"Sentuh milikku sayang. Cuaca dingin seperti ini benar-benar membuat ku sangat menginginkan mu Lethi", bisik Alvaro yang memeluk tubuh Lethicia dari belakang sementara ia dan Lethicia rebahan dengan menyamping.


Lethicia menuruti permintaan Álvaro menyentuh milik nya yang nampak sudah menegang. Lethicia mengusap lembut. Alvaro mengerang dengan suara terdengar begitu maskulin. Tanpa ragu Lethicia mengulum milik Alvaro yang berukuran besar.


"Ahh Lethicia..", ucap Alvaro


Begitupun Alvaro mengusap lembut inti Lethicia yang sudah sangat basah.


Semakin lama Álvaro menghentak kan miliknya semakin kuat hingga Lethicia melenguh panjang mengalami pelepasan..


Tidak mengendurkan hentakannya, Alvaro mengangkat tubuh Lethicia keatas tubuhnya. "bergerak lah sayang. Aku sangat suka melihat kau berada diatas tubuh ku", racau Alvaro sambil meremas kedua dada yang sangat menantang nya itu.


"Tambah kecepatan mu, sayang. Jangan berhenti bergerak yang cepat sayang", ujar Alvaro sambil memegang pinggul Lethicia.


"Ohh Varo, aku akan mendapatkan nya lagi ", bisik Lethicia terdengar sangat bergairah. Alvaro menggigit dan menghisap kuat puncak kenikmatan Lethicia.


"Oh my God Lethicia, Aku sangat menyukainya. Don't stop honey..".

__ADS_1


Udara dingin seketika menjadi panas, di tambah perapian yang mengeluarkan aroma terapi membuat malam Lethicia dan Alvaro begitu romantis.


Hingga keduanya sama-sama menjerit kan nama masing-masing. Lethicia merasakan cairan hangat memenuhi intinya begitu banyak.


Sementara Álvaro mengeram saat milik Lethicia memijat-mijat miliknya dengan kuat.


*


Malam semakin larut..


Di luar hujan masih turun membasahi bumi.


Sementara dua makhluk manusia kembali berpacu menghabiskan malam yang hening dan sepi dengan suara yang bergetar lembut.


Lethicia menggerakkan pinggulnya diatas tubuh Alvaro, Lethicia terlihat begitu seksi. Hingga keduanya kembali mengalami orgasme bersamaan.


Dengan nafas tersengal Lethicia dan Alvaro berpelukan. Alvaro kembali mencium bibir Lethicia. "Aku selalu menginginkan mu sayang", ucap Alvaro mengusap lembut perut rata Lethicia.


"Aku juga menginginkan mu Varo. Aku menyukai semua yang ada si tubuh mu", balas Lethicia memeluk erat tubuh Alvaro.


...***...

__ADS_1


__ADS_2