
Lethicia melihat Alvaro masuk kekamar. Ia sudah memakai kemeja biru dan celana kerja. Sementara belum memakai dasi dan jas nya.
"Sayang, aku meminta pelayan membuatkan makan pagi mu oatmeal dengan buah segar pisang dan strawberry, minumnya susu kacang. Tidak apa-apa kan sayang? Atau kau mau yang lain? Aku akan memberi tahu pelayan untuk menyiapkan nya lagi", tanya Lethicia sambil menatap makanan di atas meja yang ada di dekat balkon kamar mereka.
Tempat itu menjadi tempat favorit Lethicia kala merasakan jenuh ingin melihat pemandangan dan menghirup udara segar terutama di pagi hari dengan hangatnya sinar matahari pagi membuat tubuh terasa lebih segar.
"Aku menyukainya, itu saja sudah cukup", jawab Alvaro.
"Kau makan saja duluan, aku mau mandi dulu. Aku jadi minder pada mu yang sudah sangat tampan dan mengairahkan. Kalau aku seperti ini terus-menerus kacau dan tidak mengurus diri bisa-bisa kau benaran melirik wanita lain. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi", cicit Lethicia sambil melangkahkan kakinya menuju walk in closet.
Mendengar perkataan Lethicia membuat Alvaro melebarkan kedua matanya dan menggelengkan kepalanya. Istrinya itu sangat menggemaskan. Bersamanya benar-benar membuat hidup Alvaro berwarna. Alvaro selalu tertawa bahagia saat bersama Lethicia.
Alvaro mengambil iPad miliknya. Sambil menunggu Lethicia mandi, Ia membaca email yang sudah di kirimkan Hector tentang jadwal hari ini. "Jadwalku lumayan padat, padahal aku ingin mengajak Lethicia kekantor siang ini", batin Alvaro.
*
Lethicia memilih dress berbahan lembut dengan motif abstrak. Ia melangkahkan kakinya menuju kamar. Lethicia melihat Alvaro masih sibuk dengan iPad-nya dan belum menyentuh makanan dan sama sekali.
"Varo, kenapa kau belum makan? Kau malah sibuk dengan iPad mu itu. Ayo makan dulu, lihatlah susu mu sudah dingin begini".
"Iya iya istri ku yang cerewet", jawab Alvaro sambil menaruh iPad miliknya di atas meja.
"Aku menunggu mu selesai mandi, kau lama sekali membersihkan tubuh mu".
"Aku berendam Varo, tubuh ku pegal semua. Apa kau lupa dari siang kemarin kau memintaku melayani mu setelah kau bertemu Tatiana. Apa pertemuan pertama mu dengan gadis itu membuat mu sangat bergairah? Sampai-sampai kau pulang cepat", tanya Lethicia sambil menyuapkan makanan kemulutnya.
__ADS_1
"Dugaan mu itu salah total Lethicia. Aku pulang cepat karena ingin memberitahu mu untuk pergi bersama ku ke jamuan makan malam. Saat sampai di mansion Gloria memberitahu keberadaan mu di taman. Tanpa kau sadari aku lama mengamati mu sedang membaca buku dengan shot pant dan kaos longgar itu. Kau sangat seksi, kau yang membuat ku bergairah", ucap Alvaro sambil meminum susu kacang miliknya.
Lethicia menyipitkan matanya menatap lekat suaminya. "Tapi kau pasti menyukai wanita seksi seperti Tatiana kan. Apalagi semalam tubuh gadis itu benar-benar mengoda. Laki-laki pasti menyukainya".
"Kau salah lagi Lethicia. Laki-laki yang mencintai wanitanya pasti tidak akan pernah mau berbagi tubuh wanitanya pada pria lain. Terutama aku... tidak akan pernah mengizinkan pria mana pun melihat tubuh mu. Aku tidak mau membaginya dengan siapapun", Tegas Alvaro sambil menikmati makanan yang sudah tersaji.
"Masalah kerja sama dengan Tatiana, kau tenang saja aku tidak akan membicarakan bisnis berdua saja dengan nya. Aku pastikan Hector yang melakukannya. Jadi kau tidak perlu cemburu lagi dengannya, aku tidak mau cemburu mu itu membuat kau stres dan berpengaruh terhadap kandungan mu, hem", ucap Alvaro sambil mengusap lembut wajah istrinya yang sedang menatapnya.
Lethicia tak kuasa menahan dirinya ia memeluk erat tubuh Alvaro. "Iya Varo aku percaya kepada mu".
"Kau ingat kan dengan janji mu tadi?", tanya Alvaro sesaat Lethicia mengurai pelukannya.
"Apa maksudmu?"
"Aku akan menagihnya, sayang", jawab Alvaro mengedipkan sebelah matanya.
"Iya, karena kau sekarang sangat ahli dalam bercinta aku menyukainya", ucap Alvaro mencubit ujung hidung Lethicia.
Wajah Lethicia merona mendengar ucapan Alvaro. Namun ada benarnya juga apa yang dikatakan Varo, Lethicia sekarang bukanlah Lethicia beberapa bulan yang lalu. Lethicia yang sekarang sangat lihai membangkitkan gairah bercinta suaminya hingga mampu membuat Alvaro mengerang panjang saat berhubungan intim dengannya.
"Varo hentikan jangan meledekku".
"Kau tidak perlu malu, karena aku sangat menyukainya bahkan kalau mungkin aku ingin bercinta dengan mu setiap saat", ujar Alvaro sambil menyesap minuman nya.
"Baiklah sekarang aku pergi kekantor, aku akan pulang cepat hari ini menagih janji mu tadi".
__ADS_1
"Iss kau ini. Aku banyak pekerjaan hari ini, Audri akan datang kemari. Aku akan bekerja bersamanya hari ini".
"Lakukan apapun yang membuat mu senang, hem. Dan jagalah anak kita", bisik Alvaro sambil mengusap lembut perut istrinya. "Daddy tidak sabar melihat kalian".
Lethicia tersenyum bahagia melihat suaminya sangat perhatian pada calon anak mereka.
...***...
VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA YA 🙏🤗
*
YUK BACA JUGA:
PENGANTIN PENGGANTI
MENJADI YANG KEDUA
FIRST LOVE LAST LOVE
AIR MATA SCARLETT
SERPIHAN HATI ELLENA
__ADS_1