
Malam semakin larut, satu persatu tamu undangan meninggalkan hotel tempat perhelatan pesta pernikahan Audri dan Moreno.
Saat ini Moreno dan Audri menemui teman-teman baik mereka.
"Akhirnya kau menyusul ku juga, Reno. Aku dan Lethicia mengucapkan selamat untuk mu dan istri mu", ucap Alvaro memeluk sahabat Moreno dan Audri bergantian. Begitupun teman-temannya yang lain memeluk Moreno dan Audri bergantian.
Senyuman bahagia terlukis di wajah semuanya.
Prok prokk prokkk
"Wow, ternyata semua masih sama ya. Empat sahabat baik berkumpul". Suara wanita yang sok akrab mengejutkan semuanya.
Semuanya menatap ke arah sumber suara itu. Dan tidak memperdulikan kehadiran wanita tersebut.
"Moreno... Sebaliknya kau ajak lah istrimu kekamar kalian. Aku ucapkan selamat menikmati malam pertama kalian, teman. Segera buatkan aku keponakan", Ucap Fernandez penuh makna. Yang di sambut tawa temannya yang lain, termasuk Moreno dan Audri yang tersipu malu.
"Reno, bisakah aku bicara sebentar dengan mu?", ucap Alice memohon.
"Kau mau apa Alice, mengganggu orang mau menikmati malam pertamanya saja", ketus Liam.
"Bukan urusan mu, Liam. Kau urus saja wanita di sebelah mu itu", seru Alice tidak suka menatap Liam dengan tajam.
Sementara Moreno memeluk erat tubuh Audri dan mencium lembut Wajahnya.
__ADS_1
"Teman-teman, aku dan istriku ke kamar sekarang. Nikmati lah perbincangan kalian karena aku akan bekerja keras malam ini", ucap Moreno tanpa aba-aba mengendong tubuh istrinya ala bridal style. Audri terkejut melebarkan matanya, ia tidak menyangka Moreno akan berbuat seperti itu. Audri menyembunyikan wajahnya pada dada bidang Moreno karena malu.
Sementara teman-teman Moreno bersorak melihat tingkah sahabatnya itu. "Ingat pesan ku Reno", teriak Fernandez sambil bersiul dan tertawa.
Sementara Lethicia dan Raffaella tidak bisa menahan senyuman bahagia melihat salah satu teman mereka Audri telah memasuki dunia baru mulai malam ini.
Hal sebaliknya, Alice menghentakkan kakinya dengan kesal menatap punggung Moreno menuju lift khusus. "Kau brengsek Moreno", teriak Alice tanpa malu di lihat orang-orang yang masih ada di sana.
"Alice sebaiknya kau temani suami mu, berhentilah membuat skandal dan mengusik kehidupan Moreno", ketus Alvaro menatap tajam Alice. Alvaro sangat teman-temannya sangat tahu siapa wanita itu.
"Kalian semua brengsek", ketus Alice membalikkan badannya.
Melihat tingkah wanita itu membuat semua orang menggelengkan kepalanya.
*
"Sayang siapa wanita yang kalian panggil Alice tadi", tanya Lethicia sesaat setelah ia dan Alvaro berada di dalam mobil.
"Alice dulunya kekasih Moreno. Moreno sangat mencintainya. Namun saat ia melanjutkan kuliah di Amerika, Alice menikah dengan tuan Anteras ayah Moreno. Moreno sangat syok waktu itu melihat wanita yang dinikahi ayahnya adalah kekasihnya Alice. Akhirnya Moreno memilih menetap di Paris dan berkumpul bersama dengan kami".
"Beruntung ia cepat move on dari wanita matre yang hanya mengejar harta dan uang tuan Anteras. Alice memohon meminta kembali pada Moreno saat mengetahui tuan Anteras menyerahkan semua hartanya pada Moreno. Alice hanya menikmati hak guna pakai saja. Tidak lebih".
"Melihat Moreno dengan Audri, ia benar-benar bahagia. Aku tahu itu dari perubahan teman ku itu. Semenjak pengkhianatan Alice, sebenarnya Moreno menutup diri dari wanita mana pun. Ia tidak mau berkomitmen. Ia termasuk laki-laki yang membenci pernikahan. Bahkan berulang kali ia katakan tidak mau menikah".
__ADS_1
"Tapi lihatlah sekarang. Semenjak kenal dengan Audri, wanita itu mampu merubah Moreno ke arah yang lebih baik bukan", ucap Alvaro.
"Bukankah sama seperti mu Varo. Kau pun sebetulnya tidak mau berkomitmen..
"Ya ya, tepat sekali. Tapi itu sebelum aku bertemu dengan mu", balas Alvaro memotong perkataan Lethicia sambil tertawa.
"Artinya kalian berdua itu sama saja, Varo. HM... jangan-jangan teman mu yang lain juga seperti itu ya?", tanya Lethicia menatap suaminya.
"Aku harap Liam dan Fernandez segera di pertemukan dengan jodoh mereka. Liam baru saja putus dari Annette kekasihnya. Fernandez baru saja memiliki kekasih yang di kenalkan nya pada mu tadi", Ujar Alvaro.
"Oh ya, Liam baru putus?"
"HM, Varo..
Lethicia mendekat kan bibirnya ketelinga suaminya dan berbisik mengatakan sesuatu di telinga Alvaro, membuat suaminya itu menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
"Ide bagus itu sayang...
...***...
APA YANG DI BISIKKAN LETHICIA YA ?
*
__ADS_1
NUNGGUIN MP YA? OTW 🤭😀