
"Bisa anda jelaskan maksud dari isi amplop itu tuan Dimitri Dacutti?", ucap Alvaro dengan tegas.
Lee yang menyadari bosnya terdesak hendak menekan tombol Intercom yang terhubung dengan keamanan perusahaan. Namun di cegah oleh Dimitri.
Tangan Dimitri masih memegang kertas hasil tes DNA antara Alvaro dan Nikolas yang sebenarnya adalah Assensio. Yang menyatakan sembilan puluh sembilan persen Alvaro dan Nikolas saudara kandung.
"Sekitar enam bulan yang lalu, aku dan asisten ku Lee serta sopir pribadi pulang dari perjalanan bisnis di kota Cordoba. Saat mobil kami tiba di jalanan yang sangat sepi dan sisi kiri-kanannya hutan yang ditumbuhi pohon Oak setelah kota Cordoba, sopir melihat sosok laki-laki yang berjalan tertatih-tatih di depan mobil sambil memegang kepala yang berdarah dan tubuh penuh luka".
"Aku memerintahkan Lee melihat kondisi laki-laki itu", Ucap Dimitri menjelaskan. Kedua matanya menerawang mengingatnya
"Jelaskan apa yang selanjutnya terjadi Lee, karena kau yang turun dari mobil saat itu", perintah Dimitri pada sang asisten yang berdiri di sampingnya.
"Pada saat saya turun, korban tiba-tiba terjatuh sebelum saya memegang tubuhnya. Ia terjatuh dengan posisi terlentang. Ia tidak sadarkan diri. Saya terkejut saat melihat wajahnya ternyata itu adalah tuan Assensio Montana. Saya mengenalnya karena tuan Assensio saat itu sudah sering mewakili tuan Montana hadir di acara-acara besar. Saya melaporkan dan menjelaskan kepada tuan Dimitri yang ada di dalam mobil. Tuan Dimitri memutuskan untuk membawa tuan Assensio bersama kami menuju Madrid", ucap Lee menjelaskan kejadian beberapa bulan yang lalu.
"Tuan Dimitri memutuskan, tuan Assensio di bawa kesalah satu rumahnya yang ada di distrik kota Madrid. Rumah itu merupakan rumah persinggahan bagi tuan Dimitri", ucap Lee.
Terlihat Alvaro menarik nafas dalam-dalam. "Kenapa kalian tidak langsung membawa Assensio ke rumah sakit dan melaporkan kejadian yang menimpanya pada pihak berwajib. Bukankah kalian bisa di ancam kasus penculikan dan penyekapan?".
__ADS_1
"Begini tuan Alvaro, di dunia bisnis seperti yang kita geluti ini, banyak sekali orang-orang yang akan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan nya. Pada saat itu aku berpikir bahwa laki-laki itu dalam bahaya. Aku hanya berniat memberikan pertolongan, melindungi dan menjauhkannya dari bahaya yang sedang mengintai keselamatannya", tegas Dimitri.
"Tuan Dimitri memerintahkan saya menghubungi dokter pribadi untuk mengobati tuan Assensio", ucap Lee.
"Dokter Díaz menyatakan tuan Assensio mengalami amnesia akut dengan masa periode waktu sedang. Jadi tuan Assensio lupa segalanya namun bisa sembuh dalam beberapa bulan atau tahun. Menurut dokter amnesia yang terjadi pada tuan Assensio terjadi beberapa saat sebelum ia di periksa. Jadi tuan Assensio mengalami lupa ingatan bisa jadi saat terjatuh pada saat kami menemukannya atau sebelumnya", ujar Lee menjelaskan. Laki-laki itu mengambil amplop coklat di dalam lemari kerja Dimitri. Ia menyerahkan amplop tersebut pada Alvaro.
"Tuan bisa melihat foto dan semua hasil pemeriksaan dokter tentang tuan Assensio di dalam amplop itu. Mulai saat ia tergeletak di jalan saat kami menemukan nya, hingga di bawa ke rumah singgah dan saat dokter memeriksa tubuhnya. Semuanya lengkap. Apa yang tuan Dimitri dan saya jelaskan benar adanya seperti itu".
Alvaro memeriksa satu persatu isi amplop coklat yang di serahkan Lee kepadanya, begitupun Moreno melihat dengan teliti satu persatu. Memang benar apa yang di jabarkan asisten Dimitri semua perkataannya sama dengan yang di foto.
"Kalian sudah tahu laki-laki yang ditemukan itu Assensio Montana, kenapa kalian memanggil nya Nikolas?", tanya Moreno menatap Dimitri dan Lee bergantian.
"Apakah anda juga memikirkan bagaimana perasaan keluarga ku saat mengetahui Assensio tewas? Apakah kalian tahu bahwa adikku sudah memiliki istri yang begitu syok mengetahui suaminya tewas karena kecelakaan pesawat? Bagaimana pun tindakan menutupi kebenaran itu tetap saja salah tuan Dimitri", Ketus Alvaro.
"Kalian tahu, kematian adikku membuat ayahku drop. Beruntung aku segera kembali ke Barcelona".
"Menurut informasi yang aku dengar, Nikolas sekarang menikah dengan putri tunggal mu?"
__ADS_1
Dimitri dan Lee terdiam tak bergeming mendengar perkataan Alvaro.
"Anda terlalu jauh melangkah tuan. Apakah memikirkan dampaknya untuk kehidupan Assensio dan putri anda setelah adikku mendapatkan ingatannya kembali?".
Dimitri terlihat menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi. "Aku menyukai adikmu. Itu faktanya".
"Tatiana bertahun-tahun hidup di pengasingan. Jauh dari keluarga. Aku mengirimnya ke asrama. Putri ku menjadi gadis keras kepala semenjak ibunya meninggal dunia dan aku menikah lagi. Tapi hanya Tatiana yang aku miliki tuan Alvaro. Semua hasil kerja keras ku selama ini hanya miliknya seorang. Semenjak ibunya meninggal lima tahun yang lalu Tatiana berubah menjadi anak yang pembangkang".
"Beberapa bulan mengenal sosok Assensio membuat ku menyukainya, dan pada akhirnya aku menginginkan ia menjadi suami putri ku. Aku meminta orang mencari tahu tentang kehidupan Assensio dan keluarganya".
"Aku mengetahui sekarang istri Assensio sudah menikah dengan mu. Aku pikir Assensio bisa menemukan kebahagiaan juga dengan putri ku Tatiana, walaupun saat ini Tatiana belum menerima pernikahan mereka. Aku mengancam dengan semua warisan untuk nya akan aku cabut jika ia tidak mau menikah dengan Assensio".
"Dengan kondisi Assensio yang sedang lupa ingatan membuatku semakin ingin menjadikannya suami putri ku. Aku yakin suatu hari nanti kala ingatannya pulih, Tatiana sudah mampu membuatnya tulus mencintai anak ku", Ucap Dimitri pelan.
"Sekarang aku sudah mengatakan yang sebenarnya. Setelah ini aku serahkan semua keputusan kepada mu tuan Alvaro. Kau akan memberitahu Nikolas cerita yang sebenarnya ataupun mau menunggu saat yang tepat menurut mu, silahkan".
"Aku ingin segera berbicara pada Assensio, ia berhak mengetahui yang sebenarnya. Jika ia memutuskan tinggal bersama kalian aku tidak akan menghalanginya. Namun ia juga berhak mengetahui siapa ia sebenarnya. Juga putri mu harus tahu siapa suami yang di nikahinya", tegas Alvaro.
__ADS_1
...***...