MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
TAKUT AKAN PERPISAHAN


__ADS_3

VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA YA πŸ™


*


Madrid, Spanyol


Menjelang pagi di hotel mewah di pusat kota Madrid, dua insan yang sedang di mabuk cinta berpelukan mesra. Setelah menghabiskan waktu malam hingga menjelang fajar, mereguk kenikmatan bercinta.


Entah sudah berapa kali mengulang kembali keintiman itu, bahkan Lethicia untuk yang pertama kalinya tak sungkan meminta lagi dan lagi. Jemari tangannya memberikan belaian lembut tubuh suaminya. Menyusuri otot-otot yang tercetak sempurna di tubuh Alvaro.


Tentu saja Alvaro senang. Dengan lembut ia membalas membuai setiap jengkal tubuh Lethicia. Alvaro menduga mungkin pengaruh hormon kehamilan yang menyebabkan istrinya itu sangat bergairah. Tentu saja hal yang menguntungkan bagi Alvaro.


Saat ini keduanya sedang bersenda gurau dan saling mengoda masih dalam keadaan telanjang, hanya selimut tebal berwarna putih yang menutupi sebagian tubuh keduanya. Alvaro menyandarkan punggungnya pada ujung tempat tidur sambil memeluk leher Lethicia dari belakang. Sementara Lethicia menyadarkan punggungnya pada dada bidang Alvaro.


Keduanya sedang berpelukan sambil menikmati cake coklat. Setiap habis bercinta Lethicia merasakan perutnya kelaparan.


Alvaro menyuapkan sepotong cake pada istrinya yang bersandar pada dada bidangnya.


Sesekali Alvaro mengusap lembut wajah mulus Lethicia. Dan mengecup pucuk kepalanya. Sementara Lethicia melingkarkan tangannya kebelakang leher Alvaro dan mengenadahkan kepalanya untuk memberikan bibirnya agar dicium suaminya. Lethicia sangat sangat menikmati waktunya untuk bermanja-manja pada suaminya.


"Apa kau sangat kelaparan hem sehabis bercinta dengan ku?", tanya Alvaro sambil mengusap lembut kedua puncak kenikmatan Lethicia yang kembali menegang karena udara dingin di dalam kamar mewah tersebut.


"Iya, aku sangat kelaparan. Mungkin anak mu komplain karena kau membuat mommy nya kelelahan dan membuat tubuh mommy nya terasa remuk", jawab Lethicia mengusap rahang Alvaro yang sudah di tumbuhi rambut-rambut halus menambah kejantanannya.


Alvaro tertawa mendengar ucapan Lethicia. "Daddy akan melakukannya dengan lebih pelan-pelan lagi supaya kau tidak komplain lagi boy", ucap Alvaro sambil mengusap lembut perut istrinya yang terlihat masih rata.


"Setelah ini sebaiknya kau berendam air hangat dengan essentials aromaterapi dan bunga mawar, aku sangat menyukai aroma tubuh mu, sayang", bisik Alvaro dengan suara terdengar menggoda dan seksi di telinga Lethicia.

__ADS_1


"Ahh... suamiku benar-benar tampan dan buaiannya selalu membuat tubuh ku bergetar", batin Lethicia bergelayut manja pada tubuh Alvaro dan menempelkan dadanya yang berdiri menantang.


"Ayo, sebaiknya kita berendam bersama", ucap Alvaro berbisik sambil menaruh piring cake ke atas nakas. Dan mengangkat tubuh Lethicia ala bridal style.


Tentu saja tindakan spontan Alvaro membuat Lethicia menjerit pelan "Sayang aku bisa berjalan sendiri", ucapnya.


Alvaro mencium bibir itu, agar tidak banyak protes.


Saat sudah berada di dalam kamar mandi super mewah, Alvaro mengisi air hangat dan meneteskan aromaterapi kedalam bathtub. Sementara Lethicia menatap kondisi tubuhnya saat ini didepan cermin besar yang ada di kamar mandi, terlihat begitu kacau. Rambut kusut, sementara sekujur tubuhnya di penuhi tanda kepemilikan akibat ulah suaminya.


"Apa yang kau lihat?", ucap Alvaro mengecup leher Lethicia yang penuh dengan tanda merah. Ia memeluk tubuh istrinya itu dari belakang dan meremas lembut puncak kenikmatan Lethi.


Sesaat tindakan Alvaro itu menghilangkan konsentrasi Lethicia, otaknya mau menjawab apa tapi yang keluar dari bibirnya malah suara lenguhan tertahan.


"H-hentikan sayang, kata mu aku harus berendam untuk menghilangkan lelah di tubuh ku".


Lethicia melebarkan matanya,


"Iya, aku akan menemanimu berendam", jawab Alvaro sambil mengangkat tubuh istrinya masuk kedalam bathtub berukuran besar itu, mungkin bisa menampung tiga hingga empat orang.


Jika sudah begitu Lethicia tidak bisa menolak lagi.


Keduanya berendam yang berakhir dengan bercinta lagi di dalam Bathtub, hingga terdengar suara mende*ah Lethicia memenuhi kamar mandi.


*


Setelah satu jam lebih berada di kamar mandi, keduanya keluar menggunakan bathrobe.

__ADS_1


"Lethicia, hari ini kita masih di Madrid. Dokter mu melarang kau terbang hingga besok. Apa kau mau aku temani jalan-jalan, hem?", tanya Alvaro sambil memeluk tubuh Lethicia di balkon kamar mereka yang menampakkan view kota mode Madrid.


"Ehm tidak Varo, kita habiskan waktu di kamar saja ya. Tidak apa-apa kan sayang? Aku ingin istirahat dan tidur, aku ingin menebus kesalahan ku kemarin pada mu Varo. Aku ingin selalu berada di dekat mu sayang", ucap Lethicia memeluk tubuh suaminya dengan erat sambil menempelkan wajah nya pada dada Alvaro yang juga memeluk pinggang Lethicia.


Lethicia sangat menyukai harum tubuh Alvaro. Beberapa hari belakangan ini ia semakin menyukainya. "Aku sangat menyukai harum tubuh mu sayang", Ucap Lethicia pelan.


"Aku sangat merindukan mu saat kau tidak ada di dekat ku, Varo seperti semalam saat kau bersama teman-teman mu. Aku kira kau akan pergi meninggalkan aku untuk selamanya. Aku tidak mau kehilangan mu", Ucap Lethicia mengangkat wajahnya menatap lembut Alvaro yang juga menatapnya.


Alvaro mengecup kening Lethicia. "Aku tidak akan pernah meninggalkan mu dan anak ku Lethicia. Tidak akan pernah".


...***...


YUK BACA JUGA :



PENGANTIN PENGGANTI


MENJADI YANG KEDUA


FIRST LOVE LAST LOVE


AIR MATA SCARLETT


SERPIHAN HATI ELLENA


__ADS_1


__ADS_2