
Begitu keluar lift, Moreno langsung menggendong tubuh Audri lagi ala bridal style. Sebenarnya selama di dalam lift kedua sudah berpacu dengan berciuman liar. Bahkan Moreno hampir saja melucuti gaun pengantin Audri di dalam lift khusus itu.
Audri melingkarkan kedua tangannya ke leher Moreno.
Hamparan bunga mawar berwarna putih memenuhi sudut ruangan menuju kamar presidential suite room yang akan mereka gunakan untuk menghabiskan malam pertama mereka.
Moreno membuka pintu kamar super mewah itu. Harum bunga mawar menyeruak memenuhi Indra penciuman. Seketika suasana romantis tercipta di sana.
Moreno menurunkan tubuh Audri, keduanya berciuman mesra di depan pintu. Seperti sudah tidak sabaran lagi. Bahkan Moreno menutup pintu dengan kakinya.
Moreno menempelkan tubuh Audri kebelakang pintu sementara Moreno menekan tubuh Audri. Moreno mencium bibir Istrinya dengan sangat bergairah. Bergantian me*umat bibir atas dan bawah. Bahkan lidah keduanya saling membelit.
Sesaat kemudian Moreno menghentikan ciumannya. Kedua tangannya membingkai wajah Audri. "Aku sangat menginginkan mu sayang. Aku bosan hanya latihan terus menerus selama ini. Malam ini akan aku tunjukkan hasil latihan ku pada mu", bisik Moreno di depan bibir Audri.
Moreno kembali membenamkan bibirnya pada bibir Audri yang sudah melenguh karena di kuasai gairah yang membara.
"Aku akan memberikan diriku seutuhnya pada mu, sayang. Mulai malam ini aku tidak akan pernah menolak mu lagi Reno", Jawab Audri dengan nafas tersengal-sengal.
__ADS_1
Moreno tersenyum bahagia mendengarnya. Keduanya kembali berciuman mesra sambil melangkahkan kakinya menuju kamar. Hingga terhenti di depan tempat tidur yang berhiaskan bunga mawar berwarna merah terang di atas seprai berwarna putih bersih.
Moreno melepaskan aksesoris di kepala Audri satu persatu. Hingga rambut panjang omre milik Audri terurai indah.
Perlahan Moreno melingkarkan tangannya membuka pengait gaun pengantin istrinya itu. Begitupun Audri membuka tuxedo berwarna putih Moreno dan satu persatu membuka kancing kemeja suaminya. Dan. segera melepaskan kemeja berwarna putih itu dari tubuh atletis Moreno.
Moreno menyapukan lidahnya pada leher Audri.
Audri memiringkan kepalanya, karena merasakan geli dari kecupan-kecupan suaminya itu.
Detik berikutnya Moreno mengungkung tubuh istrinya yang sudah polos tanpa sehelai benangpun.
Kedua jemari tangan Moreno meremas dua gundukan kenyal milik Audri. Ukurannya tidak terlalu besar tapi begitu menantang lingkaran berwarna merah muda dengan puncak masih berukuran kecil seakan tidak pernah di jamah.
Moreno semakin jauh bergerilya hingga membawa bibirnya menghisap dan mengulum puncak kenikmatan istrinya bergantian. Moreno semakin dalam memainkan ke dua puncak Audri. Membuat tubuh Audri mengelijang sambil meremas rambut suaminya.
"OHH Reno...Ahh"
__ADS_1
"Lakukan pelan-pelan sayang", lirih Audri sambil meringis antara nikmat dan perih didadanya. Audri menggigit bibir bawahnya menahan tubuhnya yang semakin memanas di kuasai gairah yang membuncah.
"Aku akan melakukannya dengan pelan-pelan sayang", ucap Moreno sambil mencium lembut bibir Audri
"Ahh..
Lama kelamaan Audri tidak tahan juga menerima godaan Moreno. Audri membalas ciuman suaminya tak kalah panasnya. Ia biasa melakukannya dengan Moreno sebelum pernikahan. Jadi Audri sudah sangat paham caranya berciuman yang begitu memabukkan.
Tak hanya sampai disitu saja, keduanya saling berlomba-lomba saling menjamah area sensitif ditubuh pasangan. Sehingga suara de*sahan dan erangan seketika memenuhi kamar mewah itu.
Jemari lentik Audri mengusap lembut dada menonjol suaminya. Audri merasakan tonjolan keras di tubuh bagian bawah suaminya yang menekan perutnya. Selama mereka menjadi kekasih keduanya tahu diri dengan batas-batasan tertentu. Tidak pernah seintim ini.
Moreno berdiri hendak membuka sabuk celananya, tapi Audri mencegahnya. Jemari-jemari lentik Audri lah yang perlahan membuka sabuk dan celana panjang Moreno. Tindakan istrinya yang memperlakukannya sangat istimewa itu tentu saja membuat Moreno senang. Hal yang tidak pernah di lakukan Audri selama menjadi kekasihnya.
...***...
BANTU KARYA INI 1M VIEWER YA π DENGAN CARA VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA ππ€
__ADS_1