
"Raffaella...Ayo kita menikah", ucap Liam menatap lekat wajah Raffaella.
"Liam..
"Kita bisa saling mengenal lebih dekat setelah pernikahan kan?", ucap Liam sambil mengusap lembut wajah Raffaella yang membalas tatapan Liam.
"T-Tapi apa kau yakin dengan sebuah pernikahan Liam? Karena pernikahan bagi ku hanya satu kali dalam hidup ku. Aku tidak mau gagal dalam satu ikatan sakral Liam", ucap Raffaella menyandarkan tangannya pada pagar kaca kolam, sambil menatap lautan luas yang terpampang di depan mata.
Liam pun mengikuti Raffaella, menyandarkan tangan dan menatap jauh ke depan. "Aku yakin dengan pilihan ku. Aku memang bukan laki-laki suci jauh dari kata sempurna. Aku akan menceritakan semuanya pada mu, tentang hidup ku. Setelahnya kau yang memutuskan menerima ajakan menikah ku atau tidak.
"Jujur selama ini banyak wanita dalam hidup ku.Terakhir aku memiliki kekasih sebulan yang lalu. Aku dan Annette mantan kekasih ku putus karena ia memintaku segera menikah dengannya setelah kami berpacaran hampir dua tahun lamanya.Tetapi aku merasa belum yakin padanya. Dan sebulan yang lalu hubungan kami berakhir. Sekarang aku single tidak terlibat hubungan dengan wanita mana pun lagi selain dengan mu", ucap Liam.
"Namun entah lah saat melihat mu, aku langsung menyukai mu, Raffa. Kau satu-satunya wanita yang begitu menantang ku dan mampu membuat hatiku galau. Saat pertemuan kita di mall, aku pikir Zanetta Zanetti adalah anakmu. Kau tahu hatiku sangat lega mengetahui kau bukan istri orang".
"Perasaan ku begitu kecewa saat kau menolak ajakan ku ke mari. Bahkan setelah penolakan mu, yang ada di kepala ku hanya kau Raffaella. Aku tahu itulah perasaan cinta. Perasaan yang tidak pernah aku rasakan dari kekasih ku selama ini. Annette seorang artis kami jarang bertemu tapi aku tidak pernah merasa cemburu padanya. Perasaan yang berbeda saat kau menyebutkan nama Manuel adalah orang yang sangat kau sayangi, aku cemburu mendengarnya", ucap Liam berterus-terang pada Raffaella.
__ADS_1
Liam menggenggam erat jemari tangan Raffaella. Dan menempelkannya ke dadanya. "Aku sudah mengatakan yang sebenarnya tentang diriku yang tidak sempurna ini pada mu. Aku serius ingin menikah dengan mu Raffaella, karena aku tahu dengan perasaan di dada ini", ucap Liam menatap lembut wajah Raffaella yang juga sedang menatapnya.
"Sekarang semua keputusan ada di tangan mu. Aku akan menerima semuanya", ucap Liam.
Raffaella menatap kedua netra Liam, ia tahu Liam mengatakan yang sebenarnya. Perasaan Raffaella menghangat melihat kejujuran yang terlihat di mata Liam.
Raffaella memeluk pinggang Liam dan menempelkan wajahnya pada dada bidang laki-laki itu. "Aku mencintaimu Liam. Aku baru saja mengenal mu tapi rasanya aku sudah tahu semua tentang mu, karena kejujuran mu dan keterbukaan mu pada ku, Liam", ucap Raffaella mengeratkan pelukannya.
Raffaella mengangkat wajahnya. "Bagiku adalah masa depan. Masalah lalu biarkan berlalu".
"Yes...yes. Aku mau menikah dengan mu, Liam", jawab Raffaella dengan yakin.
"Oh sayang...Aku mencintai Raffaella", ucap Liam membingkai wajah Raffaella dan mencium bibirnya.
Liam begitu bahagia, ia tidak perlu menunggu lama akan jawaban Raffaella karena gadis itu langsung memberikan jawabannya saat itu juga.
__ADS_1
Dengan girang Liam melompat kembali kedalam kolam dan berteriak.."Want you to marry me Raffaella? Will you be my wife?".
"Yes, I want to...Liam", jawab Raffaella tertawa bahagia menyusul Liam ketengah kolam renang.
Raffaella memeluk leher Liam dari belakang sementara Liam berenang ke tepian kolam. Keduanya merebahkan tubuh mereka terlentang di tepi kolam sambil tertawa bahagia.
"Sayang, bagaimana kalau kita pulang sore ini ke Barcelona? kita ikut penerbangan Alvaro Lethicia. Bagaimana menurutmu? Aku ingin segera menemui kakak mu Raffaella, memberitahu hubungan kita. Dan minggu depan aku akan mengajak mu menemui orang tua ku", ujar Liam mengangkat tubuhnya bertumpu pada sikunya.
"Aku setuju dengan ide mu", jawab Raffaella sambil mengusap dada bidang Liam.
"Ayo kita sudahi berenang, kita harus bersiap. Aku akan menghubungi Álvaro sekarang", ucap Liam sambil membantu Raffaella berdiri.
"Iya Liam..
...***...
__ADS_1
BEBERAPA BAB KE DEPAN TENTANG LIAM RAFFAELLA YA...KIRA2 DAPAT RESTU NGAK DARI ORTU LIAM YA?