MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
MEMINTA RESTU II


__ADS_3

Seoul, Korea


"Silahkan masuk tuan, ayah tuan sudah menunggu di dalam. Tuan akan segera mengetahuinya".


Liam menggenggam erat jemari tangan Raffaella.Tak sedetikpun ia lepaskan. Ia mengajak Raffaella masuk kedalam rumah keluarganya.


Mansion mewah dan megah itu terlihat sedang mengadakan acara yang di hadirin cukup banyak orang. Yang Liam tahu selain keluarga nya ada juga petinggi perusahaan Lee Jae. Semua mata tertuju pada kehadiran Liam. Tak sedikit pula yang menatap tajam Raffaella yang bergenggaman tangan dengan Liam. Raffaella melukiskan senyuman ramah dan hangat di wajah cantiknya. Iya tidak tahu yang mana orang tua Liam diantara orang-orang itu.


teng teng teng..


Terdengar dentingan gelas.


"Akhirnya yang di tunggu-tunggu datang juga, putra tunggal ku Liam. Seperti yang kalian tahu saat ini juga aku akan menyerahkan sepenuhnya perusahaan Lee Jae ke tangan putra ku, LIAM", ucap laki-laki paruh baya yang sekilas wajahnya sangat mirip dengan Liam.


Mendengar perkataan ayahnya, membuat Liam mengeratkan rahangnya dan menatap tajam sang ayah. Liam semakin menguatkan genggaman tangannya pada Raffaella. Liam tahu ada sesuatu hal yang akan di lakukan ayahnya saat ini. Sementara Liam melihat sang mama nampak tertekan berdiri di sampingnya ayahnya.


"Kemari lah putra ku, peluk papa", ucap Lee Jae dengan suara menggelegar.


Liam tak bergerak sedikitpun dari tempatnya.


Raffaella menolehkan wajahnya pada Liam yang tak bergeming. Malahan Raffaella semakin merasakan genggaman kuat tangan Liam pada tangannya.

__ADS_1


"Liam, kau tidak mau memeluk papa mu?", bisik Raffaella ditelinga Liam.


"Liam... kemari sayang", ucap wanita yang lebih banyak diam di samping Lee Jae. Terlihat sekali dari wajahnya memendam kerinduan yang mendalam pada Liam.


Liam langsung mau menuruti permintaan wanita itu, ia mengajak Raffaella menemuinya. Liam memeluk wanita yang terlihat masih sangat cantik itu dan sangat stylish sekali. Keduanya berpelukan erat hingga beberapa menit.


Sesaat kemudian Liam mengurai pelukannya.


"Ma, aku ingin mengenalkan kekas...(terhenti)


"Pada malam ini, aku ingin mengenalkan wanita yang akan mendampingi putra ku. Yaitu Seo-Yun. Putri satu-satunya rekan bisnis ku


Terlihat wanita muda yang di apit kedua orang tuanya mendekati Liam dan Raffaella. Sementara Raffaella tidak mengerti apa yang diucapkan ayah Liam karena laki-laki itu berbicara dalam bahasa Korea. Namun sekelebat perasaan tidak enak menghampirinya, saat melihat wanita muda melangkahkan kakinya kearah mereka.


"Apa maksud semua ini? Jangan mempermalukan diri mu, papa. Aku masih menghormati mu makanya aku datang meminta doa restu papa dan mama", ucap Liam geram.


Wanita cantik bernama Seo-Yun tiba-tiba memeluk lengan Liam. "Oppa", ucapnya manja.


Raffaella terdiam sambil membelalakkan matanya melihat wanita muda yang sangat agresif.


Spontan Liam menghentakkan jemari tangan gadis itu.

__ADS_1


Tindakan Liam membuat orang-orang terkejut dan tidak percaya apa yang sudah di lakukan Liam yang di nilai mereka kasar dan tidak hormat. Terutama kedua orang tua Seo-Yun yang merubah mimik muka mereka. Memerah dan tidak bersahabat. Yang pasti mereka tidak terima di perlakukan seperti itu.


"Kalian semua mempermalukan diri kalian sendiri. Sampai kapanpun aku tidak akan menerima perjodohan ini. Aku sudah memilih wanita yang akan aku nikahi yaitu Raffaella", Ucap Liam dengan tegas.


Liam menggenggam erat jemari tangan Raffaella. Orang-orang yang melihat semuanya terdiam tak ada yang bersuara.


"Kau tetap akan menikah dengan Seo-Yun! Aku tidak akan merestui mu menikah dengan wanita yang tidak jelas asal usulnya ini Liam! Atau nama mu ku coret dari penerima warisan ku", ucap Lee Jae dengan suara menggelegar penuh ancaman.


Kali ini Raffaella mengerti apa yang di katakan Lee Jae karena berbicara dalam bahasa Inggris. Raffaella tercekat, ia terdiam di tempatnya berdiri. Namun genggaman erat tangan Liam seakan memberikan kekuatan padanya untuk bertahan.


"Silahkan saja, aku tidak perduli. Aku tetap dengan keputusan ku tuan Lee Jae yang terhormat. Aku tetap akan menikah dengan Raffaella wanita pilihan ku baik kau restui ataupun tidak!!", ucap Liam dengan suara tinggi.


Liam hendak membalikkan tubuhnya, ketika terdengar teriakan ayahnya memerintahkan orang untuk menahan putranya Liam, agar tidak pergi meninggalkan tempat itu.


Terlihat orang suruhan Lee Jae menghampiri Liam dan Raffaella, hendak memisahkan keduanya..


...***...


NAH GIMANA NIH?


KIRA2 BERHASIL NGAK RENCANA LEE JAE?

__ADS_1


__ADS_2