MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
SAKIT DAN MENYAKITKAN


__ADS_3

BAB INI VISUAL ASSENSIO & TATIANA DULU YA 🤗






"Lethicia... Lethi...


Jantung Tatiana berdebar kencang mendengar Nikolas menyebut nama Lethicia. Cepat-cepat Tatiana menarik tangannya menjauh dari tubuh Nikolas.


Tatiana tidak mau Nikolas melihatnya begitu dekat dengannya. Tatiana turun dari tempat tidur dan membalikkan badannya sebelum nikolas menyadari keberadaannya didekatnya.


Tanpa Tatiana kehendaki kristal bening jatuh dari pelupuk matanya menyentuh wajah mulus itu. Sesaat Tatiana bingung mau kemana, pada akhirnya ia menuju meja sofa. Di atasnya sudah ada bubur yang di buatkan Ane untuk Nikolas.


"Tatiana..."


Terdengar suara Nikolas memanggil namanya. Tatiana tak bergeming, sesaat ia mengatur kondisi tubuhnya. Jemari tangan Tatiana mengusap air mata yang sempat jatuh di wajahnya.

__ADS_1


Tatiana mengambil nampan berisi bubur dan minuman untuk Nikolas. "Iya aku di sini", jawab Tatiana terlihat tenang. Walaupun saat ini perasaan yang di rasakannya berkecamuk tak menentu.


"HM ..kau sudah bangun, Nikolas?", ucap Tatiana berusaha bersikap senormal mungkin.


"Ane sudah membuatkan mu bubur, kau harus makan dan minum obat", ucap Tatiana tanpa menatap Nikolas yang menatapnya dengan pandangan sulit di artikan.


Sekilas Tatiana menyadari Nikolas menatapnya. "HM... tiba-tiba tubuh mu demam, aku memanggil dokter. Menurut dokter karena kelelahan".


"HM...aku yang membuka kancing kemeja mu. Aku hendak menggantinya dengan pakaian kering karena tubuh mu basah oleh keringat", ujar Tatiana memalingkan wajahnya menghindari tatapan tajam Nikolas padanya.


"Kenapa tidak kau lanjutkan mengganti pakaian ku", tanya Nikolas penuh selidik.


Tatiana meremas kedua tangannya. Sementara wajahnya masih enggan menatap Nikolas.


"Aku tidak mau mengganggu tidur mu Nikolas, makanya aku berpikir nanti saja mengganti pakaian mu setelah kau bangun saja".


"Sekarang aku sudah bangun. Kau menunggu apa lagi Tatiana?".


Tatiana merasakan ucapan Nikolas terdengar sarkas seperti mengejeknya. Seketika matanya memanas. Dan air mata menganak di sudut netranya.


"Apa maksud mu Nikolas. Kau memperolok ku? Sekarang kau sudah membuka mata mu, kau bisa mengganti sendiri pakaian mu itu! Aku akan keruang kerja sekarang", ketus Tatiana membalikkan badannya menuju pintu. Lagi-lagi air matanya sangat tidak bisa di ajak kompromi, jatuh menyentuh wajahnya.

__ADS_1


Tatiana hendak membuka handle pintu saat kedua tangan Nikolas menahan pintu itu.


"Ada apa dengan mu, Tatiana. Kenapa kau menangis. Apa yang membuat mu gusar begitu hem?", ucap Nikolas yang sudah berdiri tegap di belakang pintu. Ia menatap mata Tatiana yang memerah dan basah. Sementara kemeja putih yang sudah terbuka kancingnya masih melekat ditubuh atletisnya.


"Bukan urusan mu, minggir jangan menghalangi ku. Kau sudah sehat sekarang. Makanlah..


Nikolas menarik tengkuk Tatiana. Dengan sedikit kasar ia mencium bibir Tatiana yang terbuka, memudahkan Nikolas menjelajahi rongga mulut istrinya itu.


Tubuh Tatiana bergetar hebat. Sementara air matanya semakin deras membasahi wajahnya.


"Lepaskan aku Nik, hen..


Nikolas tidak menggubris ucapan Tatiana, laki-laki itu semakin memperdalam ciumannya membelit lidah Tatiana. Sementara tubuh Tatiana dihimpit tubuh Nikolas ke kebelakang pintu. Sekuat tenaga Tatiana berdiam diri tidak membalas ciuman menuntut itu.


Nikolas mengurai ciumannya. Perlahan jemari tangannya mengusap lembut wajah Tatiana yang terlihat sedih. "Kenapa kau tidak membalas ciuman ku, aku mencintaimu Tatiana", bisik Nikolas di depan bibir Tatiana.


"Kau bohong. Kau tidak mencintai ku. Di hatimu hanya ada nama Lethicia. Cinta mu untuknya begitu besar, sampai-sampai tubuh mu demam kau memanggil namanya", ucap Tatiana memalingkan wajahnya.


"Kau sudah mengetahui siapa diri mu yang sebenarnya, kau bisa kembali ke Barcelona saat ini, Nik. Kita akhiri saja semuanya. Kau tidak perlu merasa bertanggung jawab dengan pernikahan ini. Aku akan berbicara kepada daddy. A-ku... A-ku Ikhlas jika daddy tidak memberikan apa-apa pada ku. Aku pastikan, aku akan kembali ke asrama dan menghabiskan waktu ku di sana", Ucap Tatiana terisak.


"Apa maksud mu Tatiana?".

__ADS_1


"Aku merasakan kau sangat mencintai Lethicia, Nikolas. Dalam mimpi mu saja kau berulangkali memanggil namanya. Apalagi di saat memori mu kembali lagi. Aku tidak mau hatiku semakin sakit nantinya, disaat aku sudah membuka diri ku untuk mu. Lebih baik kita akhiri saja semuanya sekarang".


...***...


__ADS_2