MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
KEMUNGKINAN HAMIL KEMBAR TIGA


__ADS_3

Sore harinya...


Assensio menggenggam erat jemari tangan Tatiana menuju ruang praktek dokter Valeria. Dokter kandungan terbaik di kota Barcelona dan merupakan dokter yang. menangani Lethicia.


Assensio Tatiana tidak perlu melapor untuk mendaftar karena tadi pagi Hector sudah mendaftarkan Tatiana sebagai pasien prioritas. Mereka datang sesuai dengan jam yang sudah ditentukan dokter Valeria.


"Selamat datang tuan-nona, dokter Valeria sudah menunggu", ucap seorang perawat mempersilahkan Assensio dan Tatiana langsung menemui dokter.


"Selamat sore, dok", sapa Tatiana ramah.


"Sore", jawab dokter Valeria dengan ramah dan mempersilakan Assensio dan Tatiana duduk.


"Apa yang bisa saya bantu?".


"Begini dokter, tadi pagi istri ku mengalami demam tinggi. Setelah di periksa dokter pribadi kami, ia dinyatakan hamil. Untuk memastikan kami menemui dokter sekarang", jawab Assensio.


Terlihat dokter Valeria memangut-mangutkan kepalanya dan tersenyum ramah. "Baiklah, sekarang kita periksa dulu. Untuk lebih memastikan", ucapnya.


Dengan sigap perawat membantu Tatiana merebahkan tubuhnya di atas ranjang pasien. Perawat juga membantu memberikan gel di atas perut bagian bawah Tatiana.Tatiana merasakan gel itu begitu dingin meskipun yang ia rasakan bukan lah untuk pertama kalinya karena ia mengikuti program hamil dengan dokter di Madrid. Yang selalu mengontrol kondisi rahim nya secara rutin.


Menit berikutnya. Terlihat senyuman di wajah dokter Valeria. Sekilas ia melihat Assensio. "Selamat tuan, istri anda benar-benar hamil", ucap dokter.


Mendengar kepastian yang di sampaikan membuat Assensio melonjak berdiri dan mengusap wajah tampannya. "Sayang kau benar-benar hamil, kita segera memiliki anak sayang", ujar Assensio tidak bisa menutupi rasa bahagianya. Jemari tangan nya menggenggam erat tangan istrinya yang masih berada di ranjang pasien.


"Usia kandungan sudah lima minggu. Artinya tuan dan nona Tatiana sudah bisa mendengar detak jantung janin", ucap dokter Valeria.


Sementara perawat membantu dokter. Assensio dan Tatiana tidak bisa menutupi rasa bahagia yang melingkupi seluruh perasaannya.

__ADS_1


Sesaat kemudian terdengar suara detak jantung dengan jelas Assensio dan Tatiana bisa mendengarnya melalui alamat medis.


"Detak jantungnya terdengar baik", ucap dokter. Tapi menit berikutnya mimik wajahnya dokter berubah. "Wait...


"Ada apa dokter", tanya Tatiana sedikit panik melihat perubahan wajah dokter Valeria. Begitu juga dengan Assensio yang menatap tajam dokter tersebut.


"Saya mendengar detak jantung ganda. Kemungkinan nona Tatiana hamil kembar sudah terdeteksi", ucap dokter menjelaskan.


Assensio dan Tatiana bertatapan. "Benarkah dokter?", ucapnya berbarengan.


"Istri ku memang mengikuti program hamil kembar di kota Madrid tempat tinggal kami, dok. Saya dan istri saya selalu bercinta dengan posisi menyamping. Istri ku juga rutin mengkonsumsi makanan yang baik untuk mendapatkan bayi kembar sesuai petunjuk dokter di Madrid tempat istri ku konsultasi selama ini", ujar Assensio bersemangat memberikan penjelasan.


Namun penjelasan tentang posisi mereka bercinta yang di katakan secara gamblang begitu, membuat muka Tatiana memerah karena malu. Dokter dan perawat hanya bisa tersenyum melihat pasangan suami-istri itu.


"Baik. Kita ulang sekali lagi USG nya untuk memastikan. Biasanya sudah terlihat namun sangat samar belum jelas di usia kandungan nona Tatiana sekarang".


Menit berikutnya, terlihat senyum di wajah dokter.


"Wah, saya justru melihat ada tiga titik di rahim nona Tatiana. Artinya kemungkinan nona Tatiana hamil kembar tiga sekaligus ini", ujar dokter seakan tidak percaya dengan apa yang di lihatnya secara mendetail di layar monitor.


Tatiana menutup mulutnya dengan tangannya. Rasa tidak percaya melingkupi dirinya.


"Oh my God...Artinya istri ku hamil kembar tiga dok?", tanya Assensio melonjak kegirangan. "Kau dengar itu sayang, di rahim mu ada tiga calon anak kita. Akhirnya aku akan mendapatkan anak lebih banyak dari kakak ku Alvaro", seru Assensio tidak bisa lagi cara mengungkapkan perasaannya. Ia pun langsung memeluk erat tubuh istrinya dan mencium bibir Tatiana dihadapan dokter dan perawat. Keduanya berciuman mesra.


Dokter dan perawat hanya bisa tersenyum melihat kelakuan keduanya.


"Sayang, hentikan kita sedang berada di ruangan dokter", bisik Tatiana menghentikan aktivitas ciumannya dengan suaminya.

__ADS_1


"HM...Sorry, saking aku dan istriku sangat bahagia", ucap Assensio sambil membantu istrinya untuk duduk di hadapan dokter.


"Nona, karena kandungan nona masih sangat muda rawan saya sarankan nona harus istirahat total dari segala rutinitas. Apalagi dalam rahim nona ada tiga janin. Mudah-mudahan ketiga janin yang kita lihat saat ini bisa bertahan memisahkan dirinya hingga benar-benar kuat. Karena banyak kasus terdeteksi di awal kehamilan, pasien hamil kembar tapi beberapa waktu kemudian satu janinnya hilang. Itu wajar terjadi menurut penelitian hilang di sedot ibunya sendiri atau janin lainnya. Karena masih sangat kecil".


"Dengan perawatan yang benar, janin yang ada di rahim nona akan bertahan hingga kuat dan benar-benar memisahkan dirinya dari yang lain. Untuk lebih memastikan keadaan ini, tiga minggu lagi nona Tatiana harus datang lagi untuk kontrol kandungan. Di usia itu akan terlihat dengan jelas kondisi kandungan nona Tatiana. Terdapat berapa janin di dalam rahim nona", ujar dokter menjelaskan dengan rinci.


Assensio menggengam erat jemari tangan istrinya. "Semoga anak-anak kita bertahan memisahkan diri mereka. Dan kita akan mendapatkan bayi kembar tiga, hmm..siapa tahu nanti akan bertambah menjadi lima. Iya kan dok?", tanya Assensio sambil mengusap tengkuknya.


Mendengar perkataan suaminya membuat Tatiana melebarkan kedua matanya.


Sementara dokter hanya tersenyum. "Iya.. kemungkinan seperti itu bisa saja terjadi, karena saat ini kandungan nona masih sangat muda. Nanti setelah tiga minggu baru akan terlihat lebih jelas lagi".


...***...


YUK BACA JUGA:



PENGANTIN PENGGANTI


MENJADI YANG KEDUA


SERPIHAN HATI ELLENA


AIR MATA SCARLETT


FIRST LOVE LAST LOVE

__ADS_1



__ADS_2