MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
PREPARÉ DINNER ROMANTIS


__ADS_3

Ceklek


Lethicia keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk tebal berwarna putih dan melilitkannya ke tubuhnya.


Ia masuk ke dalam kamar, namun tidak ada suami nya di sana. Kedua netra Lethicia menatap kotak berwarna hitam di atas tempat tidur.


"Apa ini?", gumam Lethicia penasaran sambil membuka tutup kotak itu.


"Gaun?"


Lethicia membuka lipatan rapi gaun cantik berwarna merah namun begitu seksi. Sebenarnya lebih mirip lingerie dengan tali spaghetti. "Milik siapa gaun ini?".


"Itu milik mu Lethi. Pakailah, sebentar lagi kita makan malam", ucap Alvaro sambil melangkahkan kakinya mendekati istrinya.


"Aku sengaja memilih gaun seksi ini untukmu. Aku mau kau tidak menggunakan apapun di dalam nya. Tidak ada bra dan panties", bisik Alvaro memeluk tubuh Lethicia yang sangat harum aroma floral yang sangat menggoda setelah habis berendam.


"Tapi sayang, gaun ini cocoknya di sebut lingerie. Sangat seksi dan menerawang. Aku bisa masuk angin kalau memakainya", Ucap Lethicia menatap gaun cantik tetapi begitu tipis. Bisa dibayangkan pasti akan mengekspos tubuhnya.


"Lihatlah gaun ini sangat tipis sayang , aku bisa masuk angin nanti", protes Lethicia pada Alvaro sambil melebarkan gaun itu dengan tangannya di hadapan Alvaro.


"Aku pastikan kau tidak akan kedinginan dan masuk angin. Aku akan menghangatkan mu", bisik Alvaro sambil menyapukan lidahnya ke leher Lethicia sementara jemari tangan kokoh itu menarik handuk putih yang menutupi tubuh istrinya.


Lethicia merasakan hawa panas menjalari tubuhnya. Ia memiringkan kepalanya merasakan permainan lidah Alvaro membuatnya geli.

__ADS_1


Sementara handuk yang menutupi tubuh Lethicia sudah teronggok diantara kaki Lethicia.


"Pakailah gaun itu, aku sudah tidak sabar kita makan malam. Setelahnya....aku akan melahap tubuh mu", bisik Alvaro dengan suara sangat menggoda sambil menarik pelan puncak dada Lethicia.


"Akh--", suara lenguhan lolos dari bibir Lethicia.


"Pakailah gaun itu dan biarkan rambut mu terurai. Aku menyukai harum wanginya", bisik Alvaro lagi.


"Iya...aku akan bersiap, tapi sekarang kau jangan menggodaku sayang. Kalau kau menggoda ku pekerjaan ku tidak akan selesai", jawab Lethicia membalikkan tubuhnya menghadap Alvaro sambil mengusap lembut wajah suaminya itu yang begitu dekat dengannya. Bahkan hembusan nafasnya pun bisa terdengar dengan jelas.


Jemari tangan Alvaro juga mengusap lembut wajah putih mulus Lethicia. "Alright, aku akan mandi sekarang kau bersiaplah", ucap Alvaro sambil berlalu dari hadapan Lethicia yang tersenyum melihatnya.


Sementara suaminya di dalam kamar mandi, Lethicia berhias secantik mungkin sesuai permintaan suaminya.


Demi laki-laki yang sangat di cintainya, Lethicia mau menurutinya. Untuk rambut, Lethicia membawa rambutnya menyamping yang menampakkan sebagian lehernya. Ia terlihat sangat seksi. Lethicia menyapukan makeup yang terlihat lebih menggoda. Tak ketinggalan menyemprotkan parfum aroma vanilla yang sangat disukai Alvaro. Aroma yang akan menimbulkan sensasi untuk bercinta.


Ceklek


Alvaro membuka handle pintu kamar mandi sambil mengucek rambut basahnya. Bahkan tetesan air sisa mandi pun masih menetes dari ujung rambutnya. Lethicia tak berkedip melihat penampakan Alvaro begitu menggodanya. Meskipun sudah sering melihat tubuh polos suaminya itu tapi tetap saja suasana seperti sekarang akan membuat tubuh Lethicia bergetar hebat. Lethicia kesulitan menelan salivanya sendiri melihat suaminya begitu seksi, bak dewa Yunani yang berdiri di hadapannya dan bisa disentuhnya kapan pun.


"Ada apa Lethicia Kanzanevaa Grigor, kenapa kau melihat suami mu seperti itu hem, apa kau menginginkannya? Kau boleh menyentuh nya sesukamu. Dan aku sebagai pemilik tubuh tidak akan menolaknya", goda Alvaro mendekati istrinya yang diam tak bergeming di depan cermin berukuran besar di ruang wardrobe.


Alvaro mengecup lembut wajah istrinya. "Aku menyukai tampilan mu malam ini Lethi, kau sangat cantik dan menggoda ku. Bahkan kau tidak perlu menyentuh nya milik ku sudah berdiri", bisik Alvaro dengan suara berat dan serak.

__ADS_1


"S-sayang kau bisa merusak riasan wajah ku nanti. Sekarang bersiaplah. Perut ku sudah sangat lapar, anakmu sudah minta makan", ucap Lethicia sambil mengusap lembut wajah Alvaro. Tatapan matanya tidak bisa bohong ia begitu menginginkan suaminya itu saat ini. Namun jika ia membalas sentuhan Alvaro saat ini sudah di pastikan dinner romantis yang sudah di siapkan akan gagal total. Dan di pastikan akan berakhir di atas tempat tidur, dan tidak akan bisa melakukannya hanya sekali saja.


"Ahh kau benar sayang, aku harus menahannya dulu", jawab Alvaro mengendurkan pelukannya pada tubuh istrinya.


...***...


SETELAHNYA APA YANG AKAN TERJADI NIH, JADI NGAK DINNER NYA? ATAU LETHI VARO UDAH NGGAK SABAR PENGEN UWUH UWUH ...😂


*


YUK BACA JUGA :



PENGANTIN PENGGANTI


MENJADI YANG KEDUA


FIRST LOVE LAST LOVE


AIR MATA SCARLETT


SERPIHAN HATI ELLENA

__ADS_1



__ADS_2