MARRIAGE AGREEMENT

MARRIAGE AGREEMENT
PERNIKAHAN LIAM DAN RAFFAELLA


__ADS_3

Hari berganti hari, waktu terus bergulir..


Satu minggu kemudian,


Ballroom Mandarin oriental hotel yang berada di tengah kota Barcelona senja ini terlihat lebih ramai dari biasanya. Saat ini akan dilangsungkan pernikahan antara Liam dan Raffaella. Pernikahan itu hanya dilakukan secara sederhana saja dan akan dihadiri oleh keluarga dekat dan sahabat dekat keduanya saja. Mengingat Raffaella sudah tidak memiliki kedua orang tuanya lagi.


Sementara Mama Liam yang sudah berjanji untuk menghadiri pernikahan itu tiba-tiba kemarin membatalkan kedatangannya, kata asistennya Yo-Ina tiba-tiba sakit menjelang keberangkatannya ke Barcelona.


Menerima kabar kurang baik itu benar-benar mempengaruhi kondisi Liam. Laki-laki itu terlihat murung saat tiba di ruangan ballroom hotel tempat akan berlangsungnya acara sakral.


Setelah pesta, Liam dan Raffaella membatalkan semua pesta yang semestinya akan dilaksanakannya setelah mereka dinyatakan suami istri, karena menurut Liam rasanya kurang pas jika sang mama sedang sakit ia malah menggelar pesta bersulang dan minum-minum segala.


Liam merubah konsep pernikahan dengan mengambil sah pernikahan saja. Yang penting baginya, pernikahan mereka sah di mata agama dan hukum di negara tersebut. Raffaella menerima semua keputusan Liam. Tanpa mengurangi kecantikan Raffaella sedikitpun, senyuman tak henti terlukis di wajahnya.


Sementara teman-teman Liam hadir dengan pasangan masing-masing, termasuk Assensio dan Tatiana mereka juga menyempatkan untuk menghadiri pernikahan Liam yang sudah dianggapnya seperti kakaknya sendiri.


Lethicia yang menggunakan dress hamil terlihat sangat cantik dan segar duduk di antara Alvaro dan Audri.


Sementara Fernandez duduk di sebelah Moreno bersama Carla.

__ADS_1


Mereka semuanya ikut berbahagia dihari pernikahan sahabat mereka Liam dan Raffaella.


Begitupun keluarga Raffaella, mereka sangat berbahagia. Meskipun tak tampak satupun keluarga Liam yang hadir di sana, tak mengurangi sakralnya acara pernikahan Liam dan Raffaella.


*


Liam dan Raffaella baru saja dinyatakan sah menjadi pasangan suami-istri. Keduanya berciuman mesra.


Yang di sambut tepuk tangan semua yang hadir.


Termasuk tepuk tangan dari pintu masuk. "Selamat nak, semoga kau berbahagia", ucap laki-laki bersuara berat dari arah pintu.


Seketika Liam menolehkan kepalanya menatap tidak percaya siapa laki-laki yang berdiri di depan pintu. Begitupun Raffaella dengan mulut terbuka ia tidak percaya apa yang di lihatnya.


Liam dan Raffaella hendak menghampiri Lee Jae dan Yo-Ina. Namun di cegah Lee Jae. Mereka lah yang menghampiri tempat Liam dan Raffaella.


Tanpa ragu Lee Jae mendekap tubuh putranya. Seketika keharuan tercipta di ruangan tersebut. Yo-Ina dan Raffaella tidak bisa menutupi keharuan yang menguasai diri mereka. Keduanya meneteskan air matanya melihat Lee Jae dan Liam berpelukan hangat. Seperti tidak ada lagi perselisihan diantara keduanya. Yang ada hanyalah hubungan antara ayah dan anak.


Begitupun Arianna saudara Raffaella tak sanggup melihat semuanya, wanita itu berlinang air mata. Ia sangat tahu bagaimana perasaan Liam dan adiknya di saat menanti hari H tiba terlihat sedih karena ayah Liam tidak memberikan restu. Sementara Mama Liam kemarin di nyatakan tidak bisa menghadiri pernikahan ini.

__ADS_1


Sementara teman-teman Liam sangat tahu bagaimana perasaan Liam dan Raffaella saat ini. Alvaro dan Moreno lah yang menjadi pendengar terbaik selama Liam di Barcelona. Keduanya sering di datangi Liam hanya sekedar menjadi tempat Liam curahan hatinya.


Alvaro dan Moreno mendengarkan betapa pilunya hati Liam yang tetap tidak mendapatkan restu dari ayahnya menjelang hari pernikahannya dengan Raffaella.


Namun sekarang mereka semuanya bisa melihat betapa kehadiran orang tuanya sangat di nantikan Liam. Laki-laki itu tidak bisa menutupi rasa harunya bergantian memeluk kedua orangtuanya sambil meneteskan air matanya.


"Maafkan papa nak. Mama mu telah menyadarkan papa. Bagi papa sekarang kebahagiaan mu yang paling utama. Mama mu benar masa tua papa akan kesepian jika tidak melihat anak cucu papa", ucap Lee Jae menepuk wajah putra tampannya yang tersenyum bahagia mendengar ucapan papanya.


"Kenapa asisten mama mengatakan mama sakit dan tidak akan datang ke pernikahan ku", tanya Liam sambil memeluk erat tubuh wanita pertama yang sangat di cintainya itu.


"Karena mama ingin memberikan kejutan kepada mu. Apalagi papa akan ikut bersama mama. Apakah kau bahagia sayang melihat papa dan mama bisa menghadiri pernikahan mu dan Raffaella?", tanya Yo-Ina mengusap lembut wajah putra satu-satunya.


"Tentu saja aku sangat sangat sangat bahagia. Aku sedih mengetahui mama tidak bisa hadir juga. Dan ternyata mama hadir di sini sekarang. Bahkan bukan hanya mama yang datang, tetapi ada papa juga", ucap Liam sambil memeluk keduanya.


Raffaella tersenyum melihat kebahagiaan suaminya yang begitu sempurna di hari istimewa mereka ini.


Pada akhirnya Liam meminta EO untuk tetap melaksanakan pesta yang meriah untuk pernikahannya dengan wanita yang selalu membawa kebaikan untuknya.


Berkat Raffaella akhirnya hubungannya dengan sang ayah membaik seperti sekarang. Bahkan Lee Jae dan Yo-Ina memeluk hangat Raffaella. Keduanya memberikan restu pada Raffaella. Lee Jae yakin Raffaella bisa membuat anaknya bahagia, karena hanya Raffaella lah wanita pertama yang di bawa Liam menghadapnya.

__ADS_1


...***...


ADA YANG PENASARAN MALAM PERTAMA LIAM-RAFFAELLA NGAK?


__ADS_2