
POV Sora
"Terima kasih ya, Kak." ucapku saat kak Ave selesai mengobati lukaku dan memijit kakiku.
Kak Ave hanya diam dan tidak menjawabku sama sekali. Dia malah mengeluarkan sepasang sendal slop dari sebuah kantong plastik lalu memakaikannya untukku.
"Slop?" ucapku sedikit terkejut dan mengkerutkan keningku.
"Untuk sementara pakai ini dulu saja." kali ini kak Ave yang sedang jongkok di hadapanku menatapku hangat.
"Baik, Kak." sahutku tanpa menolaknya.
"Kita mau makan sekarang? Apa kau sudah lapar?" tanyanya pelan.
"Hhm ... Sedikit." sahutku dengan senyuman malu, karena memang aku sudah lapar.
"Baiklah. Di depan ada sebuah cafe. Kita makan disana saja ya."
"Iya, Kak."
Kak Ave berdiri dan aku juga mencoba untuk berdiri. Kakiku masih terasa sedikit sakit, namun sudah sedikit berkurang jika di banding yang tadi.
"Kau bisa berjalan sendiri?"
"Oh, Iya. Aku bisa kok!"
Akhirnya kita mulai berjalan pelan beriringan untuk menuju ke sebuah cafe yang terletak tak jauh dari sini. Hari sudah menjadi sedikit gelap saat ini. Bahkan matahari sore ini terbenam dengan begitu cepat. Aku hampir tidak punya waktu untuk mengaguminya. Hhm ...
"Kenapa mataharinya cepat sekali terbenam? Aku bahkan belum menikmati keindahannya dan mengagumi senja hari ini ..." ucapku sedikit murung.
Kak Ave kini sedikit melirikku dengan tanpa ekspresi.
"Mungkin saat ini memang tidak ada sinar matahari. Tapi itu bukan berarti akan membuat kita terperosok dalam kegelapan." ucap kak Ave tiba-tiba.
Wah, ucapannya keren sekali! Ternyata Kak Ave yang seingin es bisa berkata keren seperti itu. Aku sungguh tidak menyangka.
"Kakak benar sekali!" sahutku dengan senyum lebar.
"Ehemm ..." kak Ave sedikit berdehem. "Maaf ya, Sora ... Gara-gara berlari mengejarku tadi kau malah terluka." ucapnya sambil sedikit mengepalkan tangan untuk menutupi mulutnya, sementara dia malah menatap sisi lain.
Dia sedang minta maaf padaku, tapi dia bicara seolah tidak padaku karena menatap entah kemana. Terkadang aku merasa kak Ave sedikit lucu. Pria dewasa di sebelahku ini terkadang terlihat sangat menakutkan, namun terkadang juga terlihat begitu lucu.
Aku menahan tawa saat ini dan menutup mulutku dengan tangan kananku agar tidak tertawa lepas karena melihat tingkahnya yang sedikit lucu ketika dia sedang malu.
"Kenapa kau tertawa?" tanya kak Ave dengan raut wajah kebingungan dan dia sedikit memiringkan wajahnya menatapku.
__ADS_1
"Tidak, Kak. Oh iya, hari ini kakak berhutang penjelasan padaku! Kakak masih ingat bukan?" tanyaku yang meliriknya dengan senyum lebar.
Mendengar ucapanku kak Ave terlihat sedikit gelagapan dan segera memalingkan wajahnya ke arah lain.
"Jangan bilang kakak lupa!" kataku lagi dengan sedikit penekanan.
"Well, Okay. Selesai makan malam aku akan memberitahumu." sahutnya tanpa menatapku sama sekali dan dia mulai memasukkan kedua tangannya ke dalam saku coat yang sedang ia pakai.
"Okay!" sahutku bersemangat.
Akhirnya kita sampai di sebuah cafe kecil yang berada di dekat taman. Meskipun kecil, namun dekorasi cafe ini sangat menarik dan unik. Nuansanya sangat manis dan lebih ke arah romantis.
Aduh ... Kita salah tempat nggak ya pergi kesini? Mereka semua pengunjung yang datang bersama pasangannya. Dan tempatnya sangat romantis, dipenuhi lilin-lilin yang sangat cantik. Seperti Light Candle Dinner saja.
"Kak. Apa kita coba cari tempat lain? Uhm ... Tiba-tiba saja aku ingin pergi ke tempat lain." kataku mencari alasan setelah memasuki cafe itu.
"Sora. Mau pergi kemana lagi? Kakimu masih sakit kan? Dan hari sudah gelap. Sudah kita makan disini saja. Ke cafe lainnya kapan-kapan saja lagi! Okay?" kak Ave mulai berjalan ke dalam lagi dan memilih sebuah meja kosong di sisi sebelah dan sedikit terbuka dengan alam.
Aku hanya mengikutinya dengan terpaksa. Lalu aku duduk di hadapannya.
Tak lama seorang waitress datang dan memberikan buku menu kepada kita. Aku dan kak Ave segera melihat dan mencari menu makan malam kita.
"Aku pesan Chicken Yakiniku dan orange juice." kata Kak Ave sambil menutup buku menu itu. "Kau pesan apa, Sora?" ucapnya lagi dengan menatapku.
"Uhm ... Samakan saja dengan pesanan kakak." kataku.
"Ada tambahan lagi, Tuan?" tanya waitress tadi dengan ramah.
"Tidak ada." sahut kak Ave seadanya.
"Baik. Silakan tunggu ..." waitress tadi sedikit membungkukkan badan lalu undur diri.
Kini suasana kembali menjadi canggung. Kita berdua hanya saling terdiam. Bahkan saat pandangan kita saling bertemu, sesegera mungkin segera mengalihkan pandangan masing-masing.
Ini sungguh aneh sekali! Tidak seperti hubungan kita yang dulu-dulu. Meskipun dulu kak Ave suka memperlakukan aku sesuai kemauannya sendiri bahkan aku seperti seorang pesuruh untuknya saat itu. Namun saat itu aku lebih leluasa dan bisa bernafas dengan tenang. Tidak ada rasa canggung seperti saat ini.
Sikap Kak Ave yang sedikit saja berubah menjadi lembut telah mengubah semuanya. Hhm ...
"Sora ..." ucapnya memecah keheningan.
"Ya?" sahutku datar.
"Ehm, kalau boleh tau kenapa dulu kau menyukai kekasihmu itu?"
Pertanyaan kak Ave kini membuatku sedikit bingung. Dia bertanya tentang masa laluku? Kenanganku yang paling buruk! Tapi aku akan menjawab pertanyaannya itu.
__ADS_1
"Aku kira dia adalah pria yang baik. Namun aku salah sangka ..."
"Apa dia tampan?"
"Tampan? Yah, dia adalah bintang di sekolahanku saat itu!" kataku dengan tawa kecil.
Kak Ave hanya mengangguk-angguk setelah mendengar jawabanku.
"Bodoh sekali pria itu!" celutuk kak Ave tanpa sadar.
"Bodoh?" aku mengulangi ucapan Kak Ave dan sedikit mengernyitkan keningku.
"Yeap. Seharusnya dia lebih menghargai wanita! Lagian kenapa kamu percaya begitu saja dengannya? Apa kamu juga mudah dibodohi?"
Ucapan Kak Ave kini membuatku membulatkan mataku dengan sempurna. Aku bahkan merasa sedikit marah padanya. Namun aku memilih untuk tidak melawannya.
"Ya, Aku memang bodoh, Kak! Terlalu mudah untuk dibodohi! Makanya semenjak hari itu aku sudah memutuskan untuk tidak akan menjalin hubungan dengan siapapun sebelum aku menemukan seseorang yang benar-benar tulus padaku ..." ucapku yang kini menjadikanku sedikit murung.
...***...
...Hallo sahabat My Little Prince ......
...Ketemu lagi dengan Auhornya yang kece ini ya. Hehehe ... Oya, adakah yang sudah kangen dengan Haku dan Yuko? Atau kangen dengan Kak Zen?...
...Well. Kita akan segera bertemu dengan mereka kembali kok....
...Jangan lupa untuk selalu mendukung Author dengan support,...
...Like...
...Comment...
...Klik "Favourite"...
...Vote...
...Gift...
...Dukungan dari kalian adalah moodboster terbaik untuk Author. Jadi selalu dukung ya ♡♡♡...
...Kali ini Author akan merekomendasikan sebuah CS Komedi Misteri yang nggak kalah seru ya. CS karya dari salah satu temen Author....
...Jangan lupa untuk mampirnya....
...♡♡♡...
__ADS_1