My Little Prince

My Little Prince
Malam Puncak Penerimaan Mahasiswa Baru


__ADS_3

Aku dan Jessica segera kembali bersama mereka. Kini semua mata fokus melihatku.


"Wah, kau sudah seperti salah satu siswi Sekolah Sihir Hogwarts deh, Yuko!" kata Sora takjub.



"Menurutku yang tadi lebih cute sih ..." timpal Ken nyengir. Dia masih duduk di sofa.


"Tidak, Yuko. Menurutku yang ini lebih manis kok." kata Sora yang mendatangiku dan melihatku dari dekat. "Cocok sekali dengan karakter Yuko." katanya gemas.


"Iya. Yang ini lebih manis ..." tambah Haku.


"Bilang aja kau takut kalau Yuko akan dilirik cowok lain!" canda Ken mendorong pelan tubuh Haku.


"Apaan sih ..."


"Haku. Sekarang giliranmu. Cepat lepas bajumu!" perintah Jessica.


"Lepas baju?" tanya Haku sedikit melotot.


"Maksudku cepat kau ganti dengan costummu. Ini ..." Jessica menyerahkan sebuah totebag berisi sebuah costum kepada Haku.


Haku segera menerima totebag itu dan menentengnya.


"Yuko. Kau bantuin aku ya ..." kata Haku.


"Aku?" tanyaku sedikit bingung.


"Costum ini pasti sangat membingungkan. Aku tidak tau cara pakainya."


"Oh. Baiklah." kataku akhirnya. Aku mengantar Haku untuk berganti costum di kamar Jessica.


Aku membantunya melepas coat dan jaz yang dia pakai tadi. Lalu aku menggantung pakaiannya. Selebihnya dia melakukan sendiri dan aku berbalik membelakanginya.


Dia mulai memakai costum itu satu persatu.


"Ini gimana ya pakainya?" tanya Haku sedikit bingung.


Aku segera berbalik untuk membantunya memakai costum itu. Ternyata dia cosplay menjadi salah satu karakter dalam sebuah mobile game.


Aku membantunya memakaikan luaran costum itu bahkan glove serta aksesorisnya.


"Baru memakai costumnya saja kau sudah terlihat keren sekali, Haku." kataku takjub. "Apalagi saat sudah memakai make up dan wig. Pasti sangat sempurna sekali!" kataku sangat bersemangat.


Haku tersenyum menatapku sebentar lalu kembali melihat dirinya dalam cermin.


"Nanti kalau kita nikah pakai tema apa, Yuko?" kata Haku tiba-tiba. Dia masih sibuk memperhatikan dirinya dari cermin.


"Ahahaha ... Aku belum memikirkannya ..." kataku malu. "Kita kembali yuk ..."

__ADS_1


"Hmm ..."


Akhirnya kita kembali menyusul yang lainnya. Lalu Jessica segera menarik Haku di meja riasnya.


Jessica memakaikan bando agar rambut Haku tidak mengganggu saat proses make up.


Jessica mulai melakukan sihirnya kembali untuk memberikan sentuhan ajaib pada wajah Haku.


"Wajahmu sangat bagus. Tirus sekali. Kau cocok sekali lho dengan dandanan cosplay, Haku. Kulitmu juga begitu sehat dan bersih." Jessica menggunakan brush-nya untuk menyapu wajah Haku. Dan sesekali dia bersin karena brush itu. Lucu sekali.


"Nah. Make up selesai. Selanjutnya tinggal memakai wig saja." Jessica mulai melepas bando yang dipakai Haku tadi lalu memakaikan wig berwarna kekuningan dan lurus pada Haku.


"Sempurna!" kata Jessica menatap kagum Haku.


Haku mulai membuka matanya dan menatap dirinya melaui cermin di hadapannya.


"Wah. Kau seperti pangeran saja, Haku!" celutuk Ken.


"Keren sekali!" tambah Sora takjub.


Aku sendiri yang memandang Haku seolah tak bisa berpaling darinya. Dia sungguh seperti Pangeran dalam dunia dongeng saja. Sempurna sekali.



Haku segera berdiri dan memperhatikan dirinya dalam cermin. Sesekali dia berputar untuk melihat sisi belakangnya.


"Apa ini tidak sedikit aneh?" celutuknya. "Ini sangat menonjol sekali ..."


"Udah yuk. Buruan siap-siap. Aku pesen taxi online ya ..." kata Jessica lalu menyamber ponselnya dan mulai memesan taxi online.


Setelah bersiap kita segera turun karena taxi online sudah menunggu kita di bawah. Kita segera menuju ke Todai University.


Setelah sampai kita menuju aula utama kampus ini. Ternyata sudah ramai sekali. Dan mereka sangat terlihat keren sekali dengan costume cosplay mereka.


Rasanya seperti sedang berada di dunia anime saja. Keren sekali!


Kita segera mencari tempat duduk di dalam aula itu karena acara akan segera dimulai.


Ada beberapa pertunjukan dari senior untuk penyambutan mahasiswa baru. Ada drama, band, dance, game dan masih banyak lagi.


Tanpa sengaja aku menangkap sosok para senior seperti kak Ave, Kak Zen dan yang lainnya. Aku teringat dengan pesan kak Ave kemarin.


"Oya, Sora ..." aku mencolek bahu Sora yang sedang duduk di sebelahku.


"Ya ... Ada apa, Yuko?" tanya Sora sambil mendekatkan kepalanya kepadaku.


"Setelah acara ini. Kak Ave menunggumu di taman kampus." bisikku pada Sora.


"Ha? Mau apa dia menungguku?"

__ADS_1


Aku mengangkat kedua bahuku dan menggelengkan kepalaku menatap Sora.


"Kau temani aku ya, Yuko!" rengek Sora sambil memeluk lenganku.


"Iya ..." jawabku sambil tersenyum lebar menatap Sora.


"Acara selanjutnya adalah sebuah band dari kelas Seni Ôgon no Koe ( nama sebuah band )! Silakan!" kata sang MC lalu undur diri.


Tak lama kemudian para personil sudah menaiki panggung. Dan mereka segera menyanyikan sebuah lagu. Mereka menyanyikan sebuah soundtrack dari anime Love and Producer dengan judul lagu Niibiro No Yoake.


Aku sedikit tau lagu itu karena Jessica suka sekali memainkan game itu bahkan aku pernah ikut menonton sedikit animenya bersama Jessica. Keren sih! Hehe ...


Sesekali aku ikut menyanyi tanpa sadar mengikuti alunan musik mereka. Haku melirikku dan sedikit keheranan.


"Kau tau lagu ini, Yuko?" tanya Haku padaku.


Aku mengangguk dan tersenyum lebar padanya. Dan dia hanya mengangguk-angguk lalu tersenyum.


"Acara selanjutnya adalah pertunjukan dance dari fakultas Science. Kawaii group." Sang Mc bertepuk tangan menyambut sekelompok gadis yang memakai seragam lucu yang sedang menaiki panggung.


Para mahasiswa bersorak riuh karena mereka berpakaian sedikit sexy dan terbuka.


"Cantik sekali mereka ..." kataku pelan sambil menatap sekelompok girl group yang sedang bersiap di atas panggung.


"Iya. Cantik sekali ..." tambah Sora.


"Kau lebih cantik darinya, Sora." sahut Ken kepada Sora.


"Hah? Apa yang kau bilang barusan, Ken?" tanya Sora kelada Ken.


"Kau lebih cantik dari mereka ..." Ken mengulang kalimatnya dengan santai.


"Ah, Kenapa baru menyadarinya? Aku kan memang cantik dari dulu!" jawab Sora sedikit menyikut lengan Ken.


"Kau punya sisi narsis juga rupanya ya ..." goda Ken.


"Sekali-kali nggak apa-apa lah ..." Sora kembali tertawa dan menikmati performance dari mereka.


"Selanjutnya kita akan melihat performance Solo dari kak Misha fakultas Seni. Yeyy ...." sang MC bertepuk tangan menyambut kak Misha yang mulai menaiki panggung.


Kak Misha sedang memakai sebuah costum cosplay Boa Hancock. Dia terlihat sangat cantik dan anggun sekali dengan costum ini. Kemudian dia mulai menyanyikan sebuah lagu berjudul Kokoro No Wakusei, salah satu soundtrack dari anime The Law of Ueki.


"Kak Misha cantik dan anggun sekali ..." kataku takjub.


Haku melirikku dan tersenyum geli.


"Kenapa kau suka sekali memuji wanita lain, Yuko?"


"Ya, karena mereka memang sangat cantik." sahutku yang terus memperhatikan pertunjukkan kak Misha.

__ADS_1


"Tapi menurutku kau yang paling cantik!" kata Haku santai dan pelan.


__ADS_2