My Little Prince

My Little Prince
Between Time


__ADS_3

Setelah beberapa saat Ken sudah kembali lagi menghampiri kita.


"Maaf ya agak lama. Antriannya panjang banget ..." kata Ken yang baru datang. "Sora, kau kenapa? Kenapa tiba-tiba terlihat sangat murung?"


"Ehm. Aku ..."


"Kita nonton yuk!" ajakku tiba-tiba. Aku memutuskan untuk ikut nonton bersama Sora dan Kak Ave. Aku tak tega melihat Sora sendirian.


"Baiklah. Kita akan nonton apa kali ini?" tanya Ken bersemangat.


Aku melirik ke arah Sora dan memainkan mataku memberikan pertanyaan dengan bahasa isyarat mata.


"My Name ... Kita akan menonton itu." kata Sora pelan.


"Ah baiklah. Ayo kita bergegas!" ajakku lalu menarik Sora. Sementara Ken mengekor saja.


Kita segera menuju ke theater yang terletak di lantai 3 dan segera memesan tiket.


"Yuko. Kenapa kau hanya memesan dua tiket? Kita kan bertiga?" tanya Ken mengerutkan keningnya dan menatapku kebingungan.


"Ehm, Sebenarnya ..." ucapku belum selesai.


"Hei ..." tiba-tiba terdengar sapaan seseorang. Ternyata kak Ave sudah datang. Dan dia menatapku dan Ken sedikit keheranan. Lalu dia menatap tajam ke arah Sora. Sedangkan Sora yang ditatap seperti itu segera menunduk saja.


"Hai, Kak!" sapa Ken ramah. "Apa kakak juga akan menonton juga disini?"

__ADS_1


"Iya. Aku dan Sora akan menonton. Apa kalian juga mau menonton?" sahut kak Ave sambil memandangku dan Ken secara bergantian.


"Iya, Kak. Kita juga akan menonton. Haha ... Kita duluan masuk ya. Ayo, Ken!" kataku lalu menarik Ken masuk ke dalam teater 2.


"Yuko. Sebenarnya ada apa? Bukannya Sora pergi bersama kita? Lalu kenapa tiba-tiba saja dia menonton bersama kak Ave?" tanya Ken setelah kita duduk di kursi kita.


Aku memperhatikan pintu masuk dan akhirnya aku menangkap sosok Kak Ave dan Sora yang mulai memasuki teater. Mereka duduk di tengah. Sedangkan aku dan Ken duduk di kursi paling belakang.


"Yuko ... Apa kau mendengarku?" tanya Ken lagi.


"Ah, Iya. Maaf, Ken. Sebenarnya Sora sudah janjian dengan Kak Ave duluan." sahutku pelan.


"Mereka janjian sebelumnya? Kok bisa?" tanya Ken bingung.


Sedangkan raut wajah Ken terlihat sangat bingung sambil memandangi Sora dari kejauhan. Lalu dia meminum Capucino Ice Blendnya.


"Ken, apa kau menyukai Sora?" tanyaku pelan.


"Uhuukkk ..." Ken yang mendengar pertanyaanku malah tiba-tiba tersedak. Dan aku segera menepuk-nepuk punggungnya.


"Sory, Ken ..." ucapku meminta maaf.


"Tidak apa-apa kok." sahutnya.


"Jadi gimana? Apa itu benar?" tanyaku lagi kepada Ken. Entah kenapa aku melihat wajah Ken yang sedikit memerah. Sangat terlihat karena lampu teater belum sepunuhnya padam.

__ADS_1


"Tidak kok ..." sahut Ken pelan dan menggaruk-garuk kepalanya. "Lagian Sora tidak akan menyukaiku kok ..."


"Kenapa kau bisa berpikir seperti itu?"


"Aku juga tidak tau, Yuko. Tapi sepertinya Kak Ave lebih pantas dariku."


"Kak Ave?" tanyaku sedikit keheranan.


"Yeap. Bukannya mereka sedang berkencan sekarang?" Ken kembali memandangi mereka dari kejauhan.


"Mereka tidak berkencan tapi ..." kataku menghentikkan ucapanku. Aku hampir saja keceplosan!


Ken malah menatapku bingung tak mengerti.


"Seorang wanita dan seorang pria pergi bersama. Seperti yang sedang mereka lakukan, apa itu namanya bukan berkencan? Semua mata yang memandang pasti akan mengira mereka adalah pasangan kekasih." kata Ken pelan. "Diantara waktu itu pasti telah terjadi sesuatu diantara mereka ..."


"Tapi kita juga menonton bersama lho. Dan kita juga bukan kekasih!" ucapku menyanggah pendapat Ken.


"Beda itu, Yuko. Kau adalah kekasih temanku. Sedangkan mereka ... Mereka sangat serasi sekali!" Ken tersenyum samar kali ini dan masih terus menatap mereka.


"Kau yakin?"


"Tentu saja."


...***...

__ADS_1


__ADS_2