My Little Prince

My Little Prince
Hokkaido


__ADS_3

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya ponselku kembali berdering. Aku dengan cepat segera mengangkatnya.


"Hallo, Kak ..." kataku tak sabaran.


"Ave sudah pulang dari tadi kok. Bahkan mereka hanya mampir untuk membeli sesuatu di minimarket dan mereka langsung pulang."


"Lalu Sora?" tanyaku yang masih khawatir.


"Ave sudah mengantarkannya kok. Jangan khawatir ..." terdengar suara kak Zen yang sedikit tertawa kecil.


"Ah, syukurlah. Terima kasih, Kak." kataku sangat lega. Kini aku duduk menghempaskan tubuhku di atas ranjang. Ada rasa sedikit lelah sih.


"Kau jangan terlalu mengkhawatirkan mereka. Ave tidak sejahat dan sedingin yang terlihat kok."


"Hhm. Maaf, Kak. Aku hanya sedikit khawatir ..." kataku yang merasa sedikit tak enak dengan kak Zen.


"Dan, Ave sepertinya ..."


"Ya?"


"Ah, Lupakan saja! Yang penting Sora baik-baik saja bukan?" kata kak Zen sambil tertawa kecil.


"Iya, Kak ..."


"Yuko. Kau belum mengantuk?"


"Belum sih, Kak."


"Mau mengobrol sebentar?"

__ADS_1


"Hhm? Bo-Boleh, Kak."


"Boleh ceritakan sedikit tentang Hokkaido, Yuko? Kakak sangat merindukan tempat itu ..." kata kak Zen pelan.


Hokkaido ... Kenapa kak Zen ingin tau tentang Hokkaido? Bahkan barusan dia bilang dia merindukan Hokkaido. Apa kak Zen pernah datang atau tinggal di Hokkaido?


"Hokkaido ya?" kataku pelan.


"Hhm. Bisa kau ceritakan sedikit kepada kakak, Yuko?"


"Hhm. Iya, Kak. Hokkaido adalah kota yang sangat indah menurutku. Hokkaido terletak di utara Jepang, adalah tempat liburan terbaik bagi pecinta alam. Mulai dari Semenanjung Shiretoko yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Alam Dunia hingga Rawa Kushiro dengan beragam tumbuhan. Hokkaido dipenuhi fenomena alam yang jarang terlihat di tempat lain. Iklim Hokkaido biasanya berkisar antara super dingin dan sejuk, dengan musim panas yang singkat dan musim dingin yang panjang. Tidak seperti kebanyakan daerah lain di Jepang, tidak ada musim hujan di Hokkaido, dan kemungkinan terjadinya angin topan pun sangat kecil." kataku menceritakan sedikit yang aku tau tentang Hokkaido dengan pelan.


"Sebenarnya aku jarang ke kotanya sih, Kak. Aku adalah anak rumahan yang hanya menghabiskan waktuku di Sapporo. Dan hanya sesekali saja datang ke Hokkaido." lanjutku.


"Jadi karena itulah kakak tidak menemukannya ..." ucap kak Zen pelan. Bahkan aku hampir tidak mendengarnya.


"Maksud kakak?" tanyaku tak mengerti dan sedikit bingung.


"Apa kakak pernah tinggal di Hokkaido?" tanyaku sedikit penasaran.


"Tidak sih. Kakak hanya beberapa kali saja pergi ke Hokkaido. Paman kakak ada yang tinggal disana."


"Oh. Begitu ya, Kak."


"Hhm. Waktu itu sedang musim panas. Tapi terasa sangat dingin saat berada di sana. Tidak seperti saat di Tokyo." kata kak Zen pelan sekali.


Aku tertawa kecil mendengar ucapan Kak Zen barusan.


"Iya, Kak. Iklim Hokkaido biasanya berkisar antara super dingin dan sejuk, dengan musim panas yang singkat dan musim dingin yang panjang. Tidak seperti kebanyakan daerah lain di Jepang, dan tidak ada musim hujan di Hokkaido." kataku lagi.

__ADS_1


"Begitu ya. Kakak tidak begitu tau sih. Karena kakak jarang kesana, Yuko. Lalu kau bilang kau tinggal di Sapporo? Di bagian mananya itu?"


"Kota terkecil dan sangat terpencil kak ..."


"Oh, begitu. Terima kasih ya sudah menceritakannya sedikit kepada kakak." kata kak Zen dengan nada lebih rendah dan sangat tenang.


"Tidak apa-apa kok, Kak. Aku senang ada yang ingin mengetahui tentang Hokkaido!" kataku tulus.


"Lalu apa kini kau senang berada di Tokyo?"


"Tentu saja aku senang, Kak. Tokyo adalah kota yang sangat aku kagumi dari dulu. Tokyo sangat indah dan sangat menakjubkan. Aku senang sekali bisa datang dan melihat Tokyo!" kataku sangat bersemangat.


"Hhm, Benar sekali. Tokyo memang sangat indah." katanya pelan. "Kau sudah mulai mengantuk?"


"Uhm, Sebenarnya belum ..."


"Mau kakak temani sampai kau tertidur?"


"Ha? Tid-tidak usah, Kak. Kakak kalau sudah mengantuk istirahat saja! Aku juga akan segera tidur kok." kataku cepat-cepat.


"Baiklah. Cepatlah tidur! Jangan keseringan begadang ..." kata kak Zen pelan.


"Hai, Sensei."


"Selamat beristirahat, Yuko."


"Baik, Kak."


Setelah itu aku mematikan telponku. Lega sekali mengetahui Sora sudah pulang. Aku melihat ponselku, dan ternyata sudah ada pesan masuk dari Sora.

__ADS_1


📱Sora : Aku sudah pulang dengan selamat kok, Yuko. Tadi kak Ave memintaku menemaninya ke minimarket untuk membeli sesuatu. Setelah itu dia mengantarku pulang. Maaf tadi ponselku mati dan baru bisa menghubungimu, Yuko.


📱Me : Daijoubu, Sora. Aku senang mengetahui kau baik-baik saja.


__ADS_2