My Little Prince

My Little Prince
A Mysterious Man


__ADS_3

Sebenarnya aku masih sedikit kepikiran tentang siapa pria yang sudah mengantar Sora malam itu.


Hhm ...


Mungkinkah kak Yuki?


Atau kak Zen?


Atau kak Sano?


Atau kak Keisuke?


Atau kak kak Sena?


Atau kak Ave?


Hhm ...


Sudahlah ... Yang terpenting Sora baik-baik saja. Aku meraih ponselku dan menghubungi Sora.


Tut ... Tut ... Tut ...


"Hallo, Yuko!" sapa Sora dari seberang.


"Hai, Sora. Sora, kau sedang apa?" kataku lalu merebahkan tubuhku di atas ranjangku.


"Aku sedang diam saja di kamar nih. Bosan!" katanya sedikit cemberut. Kenapa aku tau dia sedang cemberut? Karena dengar dari nada bicaranya sih. Hehe ... Dan aku sudah sedikit hafal dengan Sora.


"Kau tidak jadi pergi ke pantai, Sora?"


"Kakakku nggak mau aku ajak. Nyebelin! Sekarang dia malah pergi entah kemana!"


"Bagaimana kalau kau menginap di kontrakanku? Kita juga masih libur beberapa hari ini sebelum acara puncak." usulku berbinar.


"Memang kau sudah pulang, Yuko?"


"Sudah kok. Aku dan Haku baru saja pulang."


"Tapi kenapa cepat sekali? Aku kira kalian akan menghabiskan waktu berlibur di Kanagawa dulu. Banyak tempat-tempat cantik lho disana!" kata Sora antusias.


"Maunya sih begitu, Sora. Tapi tiba-tiba saja Ayah Haku menelpon dan memintanya segera pulang."


"Kenapa?"


"Ayah Haku meminta Haku untuk mulai belajar berbisnis di perusahaannya."


"Perusahaan apa itu, Yuko?" tanya Sora sedikit penasaran.


"Sebuah perusahaan induk yang menjalankan beberapa bisnis seperti toko serba ada, supermarket dan pusat perbelanjaan, Sora."


"Lalu bagaimana dengan kuliah Haku? Memang waktunya cukup?"


"Haku masih belajar dulu kok, sebelum dia benar-benar menggantikan ayahnya."


"Wah. Keren sekali si Haku! Masih muda udah jadi calon CEO saja." kata Sora takjub.


"Kan masih belajar, Sora. Jadi dia akan bantu-bantu ayahnya dulu."


"Tetep aja dong dia langsung menjabat direktur karena ayahnya seorang CEO."


"Aku nggak tau sih soal itu. Jadi gimana nih, Sora? Mau menginap disini?"

__ADS_1


"Oke, Yuko. Aku juga kangen sama kamu!" rengek Sora dari seberang. Aku tertawa kecil mendengarnya. Bisa aku bayangkan seperti apa imutnya Sora saat ini.


"Aku akan segara datang ya. Bye!"


"Bye!"


Aku segera mematikan ponselku dan masih rebahan di atas ranjang. Aku membuka sebuah social mediaku.


Aku mulai men-scroll layar ponselku. Tapi tiba-tiba aku teringat dengan ucapan Ken tadi. Aku memutuskan untuk segera mengintip beranda Haku. Aku penasaran apa yang telah dia unggah di social medianya ya?


Ah, apa ini?


_______________________________________________


@Mizaki_Haku026


Pertama kali pergi dan melihat pantai dan sunset yang indah bersama Tuan Putri Kecilku .♡


@EnoshimaBeach


1 Day Ago



...________________________________________________...


Ah, aku bahkan tak sadar Haku telah mengambil fotoku saat itu.😳


Dan dia mengunggahnya di social medianya.


Ada banyak sekali yang mengomentarinya, dan aku mulai melihatnya satu per satu. Perlahan aku men-scrooll layar ponselku dan mulai membacanya.


@Mirae : Kak Yuko! Aku kangen kakak deh! Kapan datang ke rumah lagi?


@Ayumi : Cantik. Kekasihmu, Haku? Rasanya seperti pernah melihatnya deh ...


@Kanna : OMG! Kalian ke pantai bersama? Iri deh ...


@Ken : Cie yang serasa dunia milik berdua ...


@Mayu : Yuko! Aku kangen kamu!


@Sora : Wah, bahagianya bisa ke pantai ... Kakakku kemarin nggak mau aku ajak pergi. Hiks ...


@Yona: Gadis yang cantik.


@Nana : Aku patah hati deh ...


@Erika : Ini kan Yuko! Jadi kalian beneran pacaran? 😱


@Ryu : Kau dan Yuko ternyata ...? Kenapa aku begitu lemot ya?🤔


@Megu : Siapa gadis itu, Haku?


@Sakura : Wah. Banyak yang patah hati nih ...


@ Hana : Tuan Putri Kecilmu sangat cantik dan imut, Haku. Awas, Jangan lupa pajak jadian! Haha ...


Wah, ramai sekali. Sebenarnya masih begitu banyak comment di postingan Haku kemarin. Tapi tiba-tiba ada yang mengetuk kamarku saat ini. Aku segera beranjak untuk membukakannya.


"Hai, Yuko!" sapa seorang gadis dengan wajah berseri. Dia terlihat sangat cantik dan manis dengan rambut sebahunya yang dibiarkan tergerai. Rambutnya sedikit bergelombang kecoklatan. Wajahnya yang sangat manis dan imut membuat siapa saja tak akan bosan memandangnya. Ditambah dia punya lesung pipi yang sangat dalam dan gigi kelinci menjadikannya sangat manis saat sedang tersenyum. Aku yang seorang gadis saja sangat terpana melihatnya. Apalagi pria?

__ADS_1


"Aku kangen sekali padamu, Yuko!" katanya langsung memeluk tubuhku gemas.


"Aku juga kangen kamu, Sora." kataku entah kenapa jadi sedikit terharu. "Yuk masuk!" aku segera menariknya masuk ke dalam kontrakanku.


"Oya Yuko. Aku tadi membeli okonomiyaki di depan. Makan dulu yuk selagi hangat!" Sora segera membuka sebuah bingkisan yang dibawanya tadi.


Aku segera duduk di sebelahnya.


"Wah. Aromanya sangat menggoda ..." kataku yang mulai mencium aroma okonomiyaki yang Sora bawa.


"Iya. Ini sangat enak dan recommend lho. Kau pasti akan ketagihan!" kata Sora sedikit terkekeh.


Lalu aku dan Sora segera menikmati okonomiyaki itu. Benar kata Sora. Okonomiyakinya sangat lezat sekali. Apalagi jika disantap masih hangat seperti ini.


Aku mengambil beberapa minuman dingin yang ada di kulkas lalu kembali bersama Sora.


"Bagaimana Pantai Enoshima, Yuko?" tanya Sora sambil meneguk minumannya.


"Sangat cantik. Pantai dan sunsetnya juga sangat indah."


"Hhm .. Kau benar sekali. Aku baru sekali datang kesana sih. Tapi menurutku memang sangat cantik!"


"Iya. Apalagi saat itu aku melihatnya bermain surf ..." aku mulai sedikit membayangkan Haku saat itu. Benar-benar sangat keren dan menakjubkan.


"Haku bermain surf?"


"Iya." sahutku sambil menatap Sora dengan senyumanku.


"Wah. Apa sih yang nggak bisa dilakukannya? Semua hal dia bisa lakukan. Hahaha ..." Sora sedikit terkekeh. Dan aku juga ikut tertawa kecil.


Tiba-tiba aku teringat sesuatu. Soal perayaan penerimaan mahasiswa baru sastra di Maidreamin Shibuya Cafe malam itu.


"Sora ..." kataku pelan.


"Ya."


"Kau ingat tidak siapa pria yang mengantarmu malam itu saat kau mabuk?"


Sora menatapku beberapa saat seperti sedang berpikir. "Maksudmu setelah acara di Cafe?"


Aku mengangguk pelan menatapnya.


"Ehm, Aku juga tidak terlalu ingat sih. Tapi kata teman kosku seorang pria yang sangat tampan. Teman kosku itu terlalu berlebihan menilai ketampanan seseorang. Lagian siapa pria tampan di jurusan kita sih?"


"Wah, Sora! Hampir semua senior kita itu tampan lo. Malah mereka menjuluki Fakultas Sastra adalah Tempatnya para Pangeran." kataku menggodanya.


"Kau tau darimana, Yuko?" tanya Sora yang menatapku penasaran.


"Kata Jessica sih ..." aku tertawa kecil.


"Hhm. Paling-paling juga Ken kok yang mengantarku malam itu." kata Sora sambil menyomot satu potong okonomiyakinya lagi.


"Tidak, Sora. Bukan Ken yang mengantarmu." kini aku menatap serius ke arah Sora. Dan dia menunjukkan ekspresi kebingungan. "Karena malam itu dia mengantarkan Jessica."


"Lalu? Siapa dong yang mengantarkan aku malam itu?" tanya Sora yang semakin kebingungan. Aku hanya menggeleng kebingungan juga.


...Hayo.. Kira-kira siapa pria itu ya? Masih misterius dan belum terjawab juga ternyata di episode ini ya. Hehe ......


...Ikuti terus kisah mereka ya....


...Next Author akan mengungkap si pria misterius itu deh....

__ADS_1


...Salam sayang dari Author ♡...


__ADS_2