
"Lepaskan dia atau aku akan mematahkan tanganmu!" tiba-tiba terdengar suara seseorang yang sangat aku kenal. Suara yang terdengar begitu jernih dan sedikit berat.
Aku menoleh ke arahnya. Kini mataku berbinar menatapnya. Aku melihat seorang pria yang sudah berdiri tegap sedang memegang salah satu tanganku. Haku ... Aku senang sekali dia datang!
Pria asing itu segera melepas tanganku dangan kasar.
"Sory. Aku kira dia sedang sendirian. Jadi aku mau menemaninya jalan-jalan." kata pria tadi cepat-cepat.
"Itu salahku. Karena membiarkan kekasihku pergi sendirian. Maaf ..." sahut Haku pelan tapi tajam. Haku segera menarik sedikit tanganku.
"Kau harus berhati-hati lain kali. Jangan pernah meninggalkan dia sendirian." pria tadi sedikit tertawa kecil.
"Tenang saja. Lain kali aku tak akan membiarkan kejadian seperti ini terulang kembali." Sahut Haku masih dengan tatapan dan nada bicara yang tajam.
"Baiklah. Kalian bersenang-senanglah. Aku akan pergi. Ja ..." kata pria asing tadi lalu pergi meninggalkan kita berdua.
"Kau baik-baik saja, Yuko? Apa ada yang terluka?" Haku menatapku lurus-lurus dan terlihat sedikit khawatir.
Aku menggelengkan kepalaku dan tersenyum menatapnya.
"Syukurlah. Maaf ya aku agak lama datangnya, soalnya tadi ayah nelpon aku agak lama."
"Tidak apa-apa kok." kataku yang masih tersenyum menatapnya. Aku masih sangat terpukau dengan sikap gentlenya barusan. Sangat keren sekali!
"Di dunia ini akan selalu ada orang yang ingin menyakitimu, tapi akulah yang akan selalu melindungimu dan membuatmu tersenyum, Yuko." katanya pelan dan sangat lembut.
Aku menatapnya beberapa saat lalu kemudian melempar diriku ke dalam pelukannya. "Terima kasih, Haku." kataku pelan dengan senyum mengembang.
"Sepertinya kita harus segera pulang, Yuko. Ayah memintaku untuk berlatih bekerja di perusahaanya."
"Bekerja?" aku melepas pelukanku dan mendongak menatapnya.
"Bukan sih. Lebih tepatnya aku disuruh belajar bekerja dulu di perusahaan ayah. Karena ayah yang sudah semakin menua, dan suatu saat aku akan menggantikan ayah."
Setelah keluar dari sebuah perusahaan entertaiment besar, ayah Haku membuka sebuah perusaahan kecil yang diberi nama Mizaki Corporation. Perusahaan induk yang menjalankan beberapa bisnis toko serba ada, supermarket dan juga pusat perbelanjaan (mall).
"Wah. Kini Haku sudah dewasa ya. Dan sedang belajar berbisnis." aku tersenyum menggodanya.
"Tentu saja aku harus belajar dari sekarang, Yuko. Selain kelak aku akan menjadi seorang seniman. Aku juga akan mengurus perusahaan ayah. Aku harus menjadi seorang suami dan seorang ayah yang baik kelak untuk keluarga kecil kita." kini Haku tersenyum manis menggodaku.
Reflek kata-katanya membuat wajahku merona seketika. Dia sungguh pandai sekali kalau menggodaku! Dan aku selalu dibuatnya klepek-klepek tak berdaya.
"Ayo kita kembali ke penginapan dan mengemasi barang-barang kita dulu!" Haku segera menggandengku dan kita segera kembali ke penginapan.
__ADS_1
Setelah mengemasi dan membereskan semua barang-barang, kita segera bergegas untuk kembali ke Shinjuku. Kita menaiki taxi menuju ke station lalu menaiki kereta menuju Shinjuku.
"Haku, terima kasih ya sudah mengajakku ke pantai. Aku senang sekali." kataku sambil memeluk lengannya yang kuat dan hangat. Aku juga bersandar pada bahunya.
"Yeap. Lain kali aku akan mengajakmu lagi deh ..." Haku tertawa kecil sambil mengelus tanganku yang masih dia genggam sepanjang perjalanan.
Setelah beberapa saat akhirnya sampai di depan kontrakanku. Dan Haku segera pamit untuk langsung menuju ke Perusahaan ayahnya.
"Yuko. Kau pulang dan istirahatlah. Aku akan langsung ke Perusahaan Ayah." katanya sebelum aku turun dari taxi.
"Hhm. Hati-hati ya."
"Yeap. Nanti akan aku telpon saat aku sudah pulang." Haku mengelus lembut pipiku.
"Oke." kataku lalu turun dari taxi.
Aku menunggu hingga dia pergi bersama Taxi itu. Lalu aku bergegas kembali ke kontrakanku.
Saat hendak naik ke lantai 2 tiba-tiba aku berpapasan dengan Ken yang sedang pulang dari minimarket.
"Hai, Yuko. Darimana kau?" tanya Ken sambil mencomot sebuah coklat yang dia beli tadi lalu memakannya.
"Aku baru pulang dari Kanagawa, Ken." sahutku.
"Hihihi. Darimana kau tau, Ken?"
"Tau dong. Haku mengunggah foto kalian berdua."
"Benarkah? Aku malah sama sekali tidak tau karena aku belum membuka social mediaku."
Ken tertawa kecil melirikku. "Kau terlalu menikmati suasana sih!"
"Apa?" kataku sedikit membuat wajahku memerah.
"Iya! Pemandangan dan suasana pantai kan sangat indah. Apalagi di musim panas. Pasti kau terbuai dan melupakan ponselmu saat disana." Ken tertawa kecil sambil menikmati coklatnya.
"Ahahaha ... Kau benar, Ken." aku ikut tertawa kecil kali ini.
Sebenarnya yang membuatku melupakan ponselku adalah Haku! Bersama dengannya aku jadi melupakan semuanya. Ahahaha..
"Oya. Malam itu kau yang mengantarkan Sora kan, Ken? Makasih ya ..." kataku tulus. Biar bagaimana pun Sora adalah salah satu temanku yang baik. Dan saat itu dia sedang mabuk. Akan sangat berbahaya jika dia pulang sendirian.
Ken terlihat sedikit kebingungan setelah mendengar ucapanku barusan.
__ADS_1
"Yuko. Tapi malam itu aku tidak mengantarkan Sora pulang lho." kata Ken yang sedikit bingung. "Awalnya memang aku mau mengantarnya. Tapi Jessica juga sedang mabuk saat itu. Karena dia tetanggaku jadi aku yang mengantarnya."
"Lalu siapa yang mengantar Sora malam itu?" tanyaku sedikit panik.
"Kata Senior mereka akan mengantar Sora pulang. Jadi aku langsung pulang bersama Jessica. Apa terjadi sesuatu, Yuko?" kini ekspresi Ken berubah menjadi sedikit cemas.
Aku menggeleng pelan. "Sora baik-baik saja. Dan dia pulang dengan selamat malam itu. Kata teman satu kosnya, dia diantar oleh seorang pria. Dan Sora mengira pria itu adalah kamu. Bahkan aku juga mengira pria itu adalah kamu, Ken." aku memandang Ken sedikit bingung, mencoba mencari tau siapa pria yang telah mengantarkan Sora malam itu.
"Sudahlah. Tidak masalah siapa yang telah mengantarnya. Yang terpenting dia pulang dengan selamat malam itu." Ken kembali tersenyum dan menikmati coklatnya.
...***...
...Hai hai hai ♡♡...
...Author ingin nongol dan menyapa sebentar ya ♡♡...
...Apa kabar sahabat semua? Semoga selalu dalam keadaan sehat selalu ya. ♡♡...
...Ehm ......
...Kira-kira ada yang bisa nebak nggak ya kira-kira siapa pria yang sudah mengantar Sora pulang setelah acara penerimaan mahasiswa baru sastra di Maidreamin Shibuya Cafe?...
...Ikuti kisah mereka selalu ya. Jangan sampai kelewatan. Hihihi ... ♡♡...
...Karena masih akan ada lebih banyak lagi kisah manis dan menarik dari mereka....
...Jangan lupa dukung Author selalu dengan,...
...Like...
...Comment...
...Vote...
...Rate...
...Klik " Favourite "...
...Dan beri dukungan jika mampu ... 😘...
...Salam sayang dari Author yang kece,...
...Anezaki Igarashi Ricky...
__ADS_1
...#Gubrakk...