
Sore ini adalah acara puncak penerimaan mahasiswa baru di Todai. Dan tema dress code kali ini adalah anime cosplay.
Ken sudah mempersiapkan semua costum untuk kita semua. Sementara Jessica yang akan memberikan sihir make up-nya untuk merias kita.
Kita semua berkumpul di kamar Jessica sore ini. Sementara Haku akan sedikit terlambat. Karena dia masih di kantor ayahnya.
"Wah. Sugoi! Banyak sekali koleksi miniatur anime character kamu, Jessy!" kata Ken sambil melihat-lihat sebuah lemari kaca kecil yang penuh dengan miniatur karakter anime.
"Iya. Dulu aku suka sekali mengumpulkan dan mengoleksinya!" sahut Jessica sambil menyiapkan sebuah pouch make up nya di depan meja rias.
"Cosplay kamu juga keren-keren sekali, Jessica!" tambah Sora yang kini ikut melihat beberapa foto Jessica saat sedang melakukan cosplay.
"Thanks, Sora." kata Jessica sambil tersenyum manis. "Well. Sekarang kalian bergantilah dengan kostum kalian dulu! Setelah itu aku akan merias kalian."
"Oke. Aku duluan ya!" kata Ken lalu melepas T-Shirtnya disini.
"Woy! Jangan ganti baju di depan para gadis donk!" kata Sora cepat-cepat.
"Kenapa? Cuma ganti baju saja kok." kata Ken cuek.
" Ah. Bisa rusak mataku!" kata Sora segera berbalik membelakangi Ken. Begitu pula aku, segera mengalihkan pandanganku. Sementara Jessica masih sibuk mempersiapkan make-upnya.
"Kau berlebihan, Sora!" celutuk Ken yang masih berganti pakaian. "Justru kalau dipikir aku yang rugi donk karena kau melihat tubuhku!"
"Kau! Rugi? Jelas-jelas kau sendiri yang tiba-tiba melakukannya barusan!" kata Sora yang masih membelakangi Ken.
"Sudah selesai kok! Nggak usah berisik lagi deh!" kata Ken lalu berjalan mendekati Jessica. Ternyata dia sudah berganti pakaian lengkap. Kecuali aksesoris tambahannya belum.
Jessica membantu memakaikan beberapa aksesoris tambahan untuk Ken. Lalu mulai merias wajah Ken.
"Wah. Kulitmu ternyata halus juga ya, Ken!" kata Jessica saat mulai merias Ken.
"Tentu saja! Aku sering melakukan perawatan untuk kulitku agar tetap sehat." sahut Ken lalu memejamkan matanya karena Jessica sudah mulai menyemprotkan sesuatu pada wajah Ken. Setelah itu dia mulai meng-apply kan beberapa make up pada wajah Ken, seperti BB cream, foundation, powder, dan masih banyak lagi.
Setelah make up selesai, Jessica memakaikan wig berwarna sedikit kekuningan.
Ternyata Ken akan cosplay menjadi Cloud. Wah, wah. Sangat keren sekali. Tidak hanya wig, tapi Ken juga memakai softlense hijau agar benar-benar mirip dengan Cloud. Keren sekali!
"Sugoi! Kau keren sekali, Ken!" kata Sora takjub, dan dia terus memandangi Ken.
__ADS_1
"Apa costum dan make up ini cocok untukku, Sora?" tanya Ken sambil mulai memperhatikan dirinya sendiri.
"Hhm. Cocok sekali!" sahut Sora antusias. "Tanganmu benar-benar sangat ajaib, Jessica!" Sora memandang Jessica dengan berbinar.
"Hihi ... Tidak kok!" kata Jessica malu.
Gara-gara aku dan Sora yang menyaksikan Ken saat di make up, kita bahkan belum berganti costum.
"Kalian ganti costum dulu. Sambil menunggu kalian, aku akan merias diriku sendiri dulu." kata Jessica.
"Baiklah ..." kataku dan Sora bersamaan. Kita menuju kamar mandi Jessica dan segera berganti costum bersama.
Beberapa saat aku dan Sora sudah kembali lagi, dan Jessica sedang merias dirinya sendiri. Sedangkan Ken sedang sibuk melakukan self camera.
Ternyata Jessica cosplay sebagai Tiffa. Wah cantik sekali dia. Bahkan dia memakai wig hitam panjang dan memakai softlense merah. Sangat cocok sekali untuknya.
Setelah menyelesaikan make-upnya, Jessica mulai merias Sora. Sora akan cosplay sebagai Jingujijakurei.
Sora memakai wig lurus dan panjang berwarna grey keunguan. Aduh cantik sekali Sora dengan riasan itu. Sangat cocok sekali untuknya. Dia terlihat sangat manis dan sedikit dingin dengan riasan itu. Seperti permintaannya, costum itu tidak terbuka dan tidak sexy.
"Yata! Aku suka ini! Thanks Ken, Thanks Jessy!" kata Sora kegirangan saat melihat dirinya di cermin.
"Sama-sama, Sora." sahut Jessica ramah.
"Kita foto bareng yuk, Ken!" sahut Sora langsung menghampiri Ken. Sementara sekarang adalah giliranku untuk dirias.
Jessica mulai memberikan sentuhan ajaibnya padaku. Dan kali ini aku akan cosplay sebagai Misa Amane. Tapi aku merasa kurang nyaman dengan pakaian ini. Sangat minim dan sedikit sexy. Hiks ...
"Wah, manis sekali!" komentar Sora saat melihatku.
"Aku rasa pakaiannya terlalu sexy deh. Hiks ..." kataku memelas.
"Tapi kau terlihat sangat cocok kok Yuko dengan costum dan make up itu." sahut Ken.
"Tapi aku sedikit kurang nyaman. Hiks ..."
"Sebenarnya ada satu costum lagi sih. Costum murid sihir di Hogwarts." sahut Ken.
Tok ... Tok ... Tok ...
__ADS_1
Tiba-tiba terdengar suara ketokan pintu kontrakanku, dan Ken segera bergegas untuk membukakannya.
"Wah. Ada Cloud disini!" canda Haku yang baru datang saat melihat Ken.
"Bagaimana? Aku tampan kan?" kata Ken sambil tertawa kecil.
"Tampan sekali! Sayang masih jomblo ..." canda Haku lalu tertawa kecil.
"Ishhh, kau menyebalkan, Haku!" celutuk Ken manyun.
Haku segera masuk ke dalam dan melihat Sora dan Jessica.
"Cosplay kalian sungguh keren sekali!" kata Haku sambil mengacungi dua jempolnya. "Dimana Yuko?" tanya Haku karena aku masih di meja rias memperhatikan diriku.
"Itu, dia di dalam." sahut Sora.
Beberapa saat Haku sudah datang menghampiriku. Dia masih mengenakan setelan jaz lengkap. Haku menatapku berbinar tapi tiba-tiba dia agak sedikit cemberut. Ada apa ya? Apa dia tidak suka melihat penampilanku?
"Kau manis sekali dengan kostum itu, Yuko." katanya padaku sambil tersenyum. Sementara aku masih sedikit cemberut karena kurang nyaman.
"Tapi ini terlalu terbuka. Aku tak bisa membiarkan semua mata menatapmu nanti! Hanya aku yang boleh melihatnya!" kata Haku tiba-tiba. Dia segera menarikku mendatangi Sora, Ken, dan Jessica.
"Apa tidak ada costum lain?" tanya Haku kepada mereka.
"Kenapa memangnya? Yuko sangat manis kok dengan costum itu." kata Jessica.
"Menurutku ini sedikit terbuka. Dan aku merasa Yuko juga kurang nyaman."
Benar sekali Haku. Aku memang kurang nyaman! Kau begitu memahamiku deh. Hiks ...
"Masih ada sih satu lagi costum cewek. Costum siswi sekolah sihir Hogwarts." sahut Ken.
"Kalau begitu tolong ganti itu saja ya!" kata Haku.
"Baiklah. Kalau Direktur muda sudah bilang seperti itu apa boleh buat deh." canda Jessica lalu menarikku untuk berganti costum dan merias ulang diriku lagi.
"Maaf ya, Jessica. Jadi merepotkanmu ..." kataku memelas.
"Daijoubu, Yuko." katanya sambil tersenyum manis dan ramah.
Aku segera melepas costum Misa Amane dan segera memakai costum yang baru. Sepertinya akan lebih nyaman dan leluasa deh. Rasanya seperti sudah menjadi salah satu murid di Hogwarts saja. Hihihi ...
__ADS_1
Ternyata lucu juga ya berpenampilan seperti ini.