
Tidak ada yang spesial. Hari-hariku masih seperti biasanya. Pagi hari aku kuliah di Todai. Setelah itu kembali ke kontrakan. Begitulah rutinitasku sehari-hari. Kecuali akhir pekan aku akan berlibur.
Dan di akhir pekan biasanya aku gunakan untuk bertemu dengan Haku. Karena hanya di akhir pekanlah kita bisa bertemu. Namun, akhir-akhir ini dia sangat sibuk sekali. Huft ...
Tapi untung saja akhir pekan ini Sora mengajakku untuk berjalan-jalan ke mall. Sedikit mengurangi rasa bosanku. Bahkan Ken juga ikut bersama kita. Sedangkan Jessica tidak ikut. Dia sedang ada janji untuk mengunjungi sepupunya.
Kita bertiga pergi ke Keio Mall bersama. Mulai dari bermain di game centre, belanja baju dan beberapa pernak pernik, makan dan nonton bersama.
"Coba pakai ini, Sora!" Ken memakaikan sebuah headwear lucu dan ada telinga kelincinya pada Sora. Dan Sora hanya menurut saja.
"Bagaimana? Apa aku cocok memakainya?" tanya Sora menatap Ken berbinar.
"Wah, manis sekali. Cocok sekali untukmu." sahut Ken dengan senyum lebar. Sora langsung mencari sebuah cermin untuk melihatnya sendiri. Dan Ken kembali mengikutinya.
"Manis sekali ya ..." ucap Sora tersenyum lebar.
"Apa aku bilang tadi? Kau sih nggak percaya!" celutuk Ken tersenyum lebar.
Aku memperhatikan mereka berdua dan tersenyum bahagia. Rasanya mereka berdua sudah seperti pasangan saja. Cocok sekali. Tapi sayang Sora belum benar-benar membuka diri. Padahal menurutku Ken adalah pria yang baik.
Atau aku pura-pura menghilang saja ya? Biar mereka bisa berduaan? Ahahaha ...
"Yuko! Kemarilah!" tiba-tiba Sora berteriak padaku sambil melambaikan tangannya. Lalu aku segera menghampiri mereka berdua deh.
__ADS_1
"Jangan melamun saja! Kita bersenang-senang hari ini! Jangan mengingat Haku terus!" canda Sora sambil tertawa kecil. Aku hanya nyengir kecil mendengar ucapan Sora. Padahal aku melamun karena membayangkan dia yang sedang bersama Ken.
"Aku ke kasir dulu ya. Mana belanjaan kalian biar sekalian." sahut Ken sambil mengambil headwear Sora tadi lalu ngeloyor pergi ke kasir.
Aku menyikut pelan lengan Sora dan tersenyum menggodanya.
"Kau menyukai Ken?" godaku pada Sora.
"Hah? Aku?" tanya Sora sedikit keheranan.
"Sepertinya dia juga menyukaimu kok ..." bisikku kepada Sora.
"Apaan sih, Yuko?" sahut Sora seperti sedikit salah tingkah. "Lagian aku sudah memutuskan untuk tidak sembarangan membuka hati."
"Ehm ... Serius? Kau tidak akan menyesal jika Ken jatuh ke pelukan wanita lain?" godaku lagi.
Aku hanya menyikut lengan Sora dan tertawa kecil menggodanya.
Tiba-tiba ponsel Sora berdering dan dia segera meraih ponselnya. Setelah melihat nama si pemanggil dia terlihat sangat cemberut.
"Siapa?" tanyaku penasaran.
Sora memperlihatkan layar ponselnya padaku. Disitu tertulis nama si pemanggil Pangeran Ave yang Dingin.
__ADS_1
"Hallo ..." sapa Sora memelas. Aku mendekatkan kupingku untuk mendengar percakapan mereka karena sedikit penasaran.
"Kau sedang dimana?" tanya kak Ave dari seberang.
"Aku sedang di Keio Mall, Kak."
"Wah, Bagus ya. Kau malah bersenang-senang dan melupakan janji yang sudah kau buat padaku ya!" kata kak Ave dari seberang.
"Janji?" Sora berusaha mengingat-ingat sesuatu. "Ah ... Iya! Maaf, aku lupa Kak. Aku akan segera pergi ke sana!" kata Sora cepat-cepat.
"Tidak usah! Biar aku saja yang datang ke Keio Mall. Tempat kita ubah saja! Jadi kita akan nonton disana saja!" kata kak Ave tajam. "Daripada menunggumu terlalu lama, membosankan!"
"Uhm, Baiklah kak ..." kata Sora memelas.
"Lima belas menit lagi aku akan segera sampai. Tunggu di depan theater saja. Aku akan pesan tiket online!"
"Baiklah, Kak ..." sahut Sora putus asa.
Setelah itu Kak Ave mematikan ponselnya. Dan Sora terlihat sangat lesu tak bersemangat.
"Sampai kapan dia akan memperlakukan aku seperti ini? Sampai kapan aku akan menjadi pelayannya? Hiks ... "
Aku meraih dan mengelus bahu Sora. "Sabar ya, Sora. Aku juga tidak tau harus membantumu seperti apa ..."
__ADS_1
"Menyedihkan sekali hidupku ini. Hiks ..."
"Jangan menangis, Sora. Aku akan berusaha meminta tolong kepada kak Zen. Mungkin kak Zen akan membantu kita. Setidaknya Kak Ave akan mendengarkan kak Zen." kataku menenangkan Sora.