My Little Prince

My Little Prince
TTōkyō Daigaku


__ADS_3

Universitas Tokyo atau Tōkyō Daigaku biasa disingkat Tōdai adalah Universitas yang telah berumur 117 tahun ini. Adalah merupakan universitas penelitian negeri ternama di Jepang dan juga merupakan anggota pertama dari Tujuh Universitas Nasional. Universitas Tokyo mempunyai lima kampus di Hongo, Komaba, Kashiwa, Shirokane, dan Nakano dan 10 fakultas dengan total sekitar 28.000 mahasiswa yang 2.100 di antaranya pelajar asing (jumlah yang besar untuk ukuran kampus di Jepang).



Meski hampir segala jenis bidang akademis diajarkan di sini, kampus ini paling terkenal akan fakultas hukum dan sastranya. Universitas Tokyo telah menghasilkan banyak politikus Jepang hebat.


University of Tokyo mempunyai total 10 fakultas dengan berbagai jurusan serta bidang studi masing-masing. Jumlah ini sudah lebih dari cukup untuk bisa memberikan pilihan nantinya jika kita berniat untuk mendaftarkan diri menjadi mahasiswa University of Tokyo. Hal yang menarik dari studi di University of Tokyo adalah pada 2 tahun pertama untuk jenjang sarjana mahasiswa akan difokuskan untuk menguasai kemampuan-kemampuan dasar yang sangat penting untuk menempuh studi yang lebih jauh lagi nantinya. Periode ini disebut sebagai Junior Division yang kemudian akan diikuti oleh Senior Division yang merupakan 2 tahun terakhir jenjang studi sarjana dimana mahasiswa akan lebih mengarah ke spesialisasi yang diinginkan masing-masing.


Disinilah aku dan Haku malanjutkan study kita. Dan aku sudah belajar mati-matian untuk memasuki universitas ini. Berbeda dengan Haku, dia memang sudah cerdas dari lahir. Dan Haku-lah yang selama ini membantuku mempersiapkan semuanya. Yeap, dia menjadi guru les privateku saat masih di SMU.


Aku memutuskan akan mengambil fakultas sastra ( Faculty of Letters ) , karena aku memang suka sastra. Sedangkan Haku berencana mengambil fakultas seni ( Faculty of College Of Arts and Sciences ) di kampus Komaba.


Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) merupakan tahap kehidupan yang dilalui oleh siswa transisi SMA menuju kuliah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan kehidupan almamater serta sistem akademik kepada siswa baru. Dan hari ini adalah hari pertama ospek kita.


Perguruan tinggi di Jepang juga memiliki budaya ospek yang positif dan jauh dari penggojlokan. Kegiatan pengenalan kampus fokus kepada membangun empati antara senior dan junior. Seluruh senior akan dibagi menjadi kelompok kecil, lalu mendampingi para mahasiswa baru sambil berkeliling kampus. Mereka memandu mahasiswa baru dengan memberikan informasi sistem akademik kampus. Tanpa bentakan atau aksesoris aneh, cara ini ampuh untuk membangun pertemanan sehat antara junior dan senior.


Aku dan Haku berbeda kelompok ternyata. Setiap kelompok kita terdiri dari 25-35 orang. Dan dipandu oleh 2 senior. Hari ini kita berkumpul dan berkeliling dengan kelompok kita masing-masing.


Sebelum berkeliling kampus. Senior di kelompokku mengajak kita pergi ke lapangan basket terlebih dahulu. Disana kita disuruh duduk melingkar dan meminta kami untuk saling memperkenalkan diri.


"Ohayoo minna-san. Sebelum kita melakulan kegiatan kita hari ini. Kakak ingin berkenalan dengan kouhai ( junior ) semua. Tapi sebelumnya kakak akan memperkenalkan diri terlebih dahulu." kata senior kita. Kita para junior mendengarkan dengan seksama saat senior itu memperkenalkan diri.


"Nama kakak adalah Zen, kakak mengambil fakultas sastra semester 5." katanya sangat ramah. "Dan disebelah kakak ini adalah kak Misha. Dia mengambil fakultas seni semester 3." kata kak Zen yang memperkenalkan kak Misha.


"Hallo!" sapa kak Misha ramah.


Wah.. Senior-seniornya terlihat sangat ramah. Dan juga cantik dan ganteng. Aku kira ospek kali ini akan begitu berat. Tenyata tidak. Beruntungnya aku.


"Ada yang mau ditanyakan?" tanya kak Zen sambil menatap para juniornya.


"Kak Misha udah punya pacar belum?" tanya seorang cowok.


Sontak mereka bersorak riuh. Aku hanya tersenyum menatap mereka.

__ADS_1


"Ahaha.. Kakak tidak punya pacar." sahut kak Misha.


"Wah, bisa dong PDKT."sahut cowok yang lain.


"Huu..!" sorak yang lainnya.


"Kalau kak Zen? " tanya seorang cewek.


"Tidak ada." sahut kak Zen sambil tersenyum menampakkan susunan giginya yang putih dan rapi. "Nah sekarang giliran kalian memperkenalkan diri ya." kak Zen menatap juniornya dan tiba-tiba tatapannya berhenti padaku. "Dimulai dari kamu." dia menunjukku.


Aku sungguh kaget sekali dan sangat gugup. Aku segera berdiri dan maju ke tengah lingkaran. Aduh, Kenapa harus mendapat urutan pertama sih? Aku menatap bergantian mereka semua.


"Ha.. Hallo..! Namaku Yuko Matzuo. Aku berasal dari SMU Minami Hokkaido. Salam kenal dan mohon bantuannya." aku membungkukkan badan.


"Katakan apa hobimu?" tanya kak Misha.


"Uhm, Hobiku, Aku suka membuat novel dan menggambar." kataku sedikit nervous.


"Wah kalau begitu kau bisa masuk di fakultas seni atau bisa sastra." sahut kak Misha ramah.


"Kenapa jauh sekali kamu sekolah? Di Hokkaido kan banyak Universitas bagus?" tanya salah satu dari mereka.


"Ehm, Itu karena daridulu aku memang ingin sekali melakukan study di Todai." sebenarnya karena Haku sih. Dia yang ingin melanjutkan study di Todai. Jadinya aku juga ingin melanjutkannya disini.


"Baik. Kita lanjut yang lain ya." kata kak Zen ramah. Dan aku segera kembali duduk kembali.


"Hai! Aku Sora." seorang gadis manis tersenyum padaku dan mengulurkan tangannya.


"Aku Yuko!" aku membalas uluran tangannya sambil tersenyum.


...***...


Setelah saling berkenalan, kak Zen dan kak Misha membawa kita berkeliling kampus untuk mengenalkan lokasi dan tempat-tempat di kampus kita.

__ADS_1


Woa.. Lelah juga hari ini. Akhirnya ospek hari ini berakhir. Haku sudah menungguku di taman kampus.


"Sudah lama menunggu?" tanyaku padanya.


"Tidak kok. Hari ini kita kemana?" tanyanya padaku.


"Aku kan tadi pagi baru tiba di Tokyo, aku harus segera mencari kontrakan. Kau temani aku ya, Haku!" pintaku.


Ya.. Baru kemarin malam aku berangkat dari Sapporo. Dan baru tiba di Tokyo dini hari tadi. Barang-barangku juga masih aku titipin di rumah Haku.


"Oke deh." kata Haku sambil tersenyum manis.


"Ayo!" katanya sambil menggandengku.


Aku dan Haku mencari kontrakan di sekitar Universitas Tokyo tapi belum ada yang kosong. Semuanya sudah penuh. Bagaimana ini? Hari sudah semakin larut malam dan aku belum mendapatkan tempat tinggal.


Aku terduduk lesu sekali di bangku taman. Haku menyodorkan sebotol minuman dingin padaku dan aku menerimanya lalu meminumnya.


"Bagaimana ini, Haku? Harusnya aku datang beberapa hari lebih awal untuk mencari tempat tinggal dulu. Lagi-lagi aku bertindak ceroboh!" kataku sedikit putus asa.


"Ehm.. Sebenarnya ada sih tempat yang bisa kau tinggali dulu saat ini, Yuko." kata Haku.


"Oya? Dimana?" tanyaku antusias.


"Di rumahku." sahutnya. "Kau bisa tinggal disana dulu. Ehm setidaknya sampai kau menemukan kontrakan."


"Tapi.."


"Cuma sementara kok. Aku janji akan bantuin kamu nyari kontrakan besok deh. Dan ini juga sudah malam. Kau juga butuh istirahat." Haku menatapku lurus-lurus. Dan aku juga tau, Haku sudah terlihat sangat lelah.


"Ehm. Baiklah." kataku akhirnya.


...***...

__ADS_1




__ADS_2