My Little Prince

My Little Prince
Dimana Kau, Sora?


__ADS_3

Akhirnya acara malam ini berakhir dan kita segera bergegas untuk pulang menaiki taxi.


"Sora. Kau pulang ketempat Yuko atau ke kontrakanmu?" tanya Ken kepada Sora.


"Ehm. Aku akan pulang ke kontrakanku, Ken." sahut Sora.


"Sendirian? Ini udah malam sekali. Bagaimana kalau aku antar?" Ken menawarkan diri dan terlihat sedikit khawatir.


"Tidak, Ken. Aku akan pulang bersama seseorang kok!" kata Sora sedikit tergagap.


Ada apa ya? Seperti ada yang sedang Sora sembunyikan. Tapi apa?


"Pulanglah bersama yang lain. Aku akan pulang bersama temanku kok!" kata Sora sambil mendorong tubuh Ken.


"Baiklah. Kalau udah sampai di rumah kabari ya." sahut Ken.


"Oke ..." sahutnya tersenyum manis.


Haku segera memesan taxi online untuk kita. Aku kembali berlari mendekati Sora yang sedang berjalan ke arah lain.


"Sora ..." panggilku.


"Yuko? Kenapa kau disini?" tanya Sora sedikit keheranan menatapku.


"Kau mau kemana? arah keluar kampus kan ke sana!" aku memandang arah selatan. Sementara dia malah berjalan ke dalam halaman kampus.


"Aku akan ke parkiran. Kak Ave sedang menungguku!" katanya pelan.


"Kak Ave?" tanyaku tak percaya.

__ADS_1


Sora hanya mengangguk lesu.


"Tapi ini sudah malam sekali. Dia mau apa kali ini?" tanyaku sedikit khawatir.


"Dia bilang dia mau beli sesuatu dulu. Dan dia memintaku untuk menemaninya." sahut Sora yang terlihat sangat putus asa. "Aku tak bisa menolak, Yuko. Atau dia akan memberikan hukuman berat lainnya!"


"Tapi ini sudah terlalu malam ..." kataku sedikit panik.


"Jika terjadi sesuatu padaku nanti, hanya kau yang tau siapa pelakunya Yuko ..." kini Sora menggenggam erat tanganku dan menatapku serius.


Aku menggeleng dengan berat. Aku juga sangat khawatir terhadap Sora. Bagaimana ini? Tapi kalau Sora menolak kak Ave, itu akan semakin runyam.


"Yuko! Ayo! Taxi kita sudah datang!" teriak Haku padaku.


"Segera kabari aku jika terjadi sesuatu nanti ya, Sora!" kataku menatap Sora lurus-lurus.


Sora mengangguk pelan dan aku segera meninggalkannya dengan berat hati. Aku segera menaiki taxi bersama Haku, Ken dan Jessica. Hari ini Haku akan menginap di kontrakan Ken.


"Yuko. Kau baik-baik saja?" tanya Haku yang duduk di sebelahku.


"Uhm, Iya ..." jawabku berusaha tenang.


"Apa ada yang sedang mengganggumu?" tanya Haku memiringkan kepalanya dan menatapku dengan seksama.


"Uhm. Tidak ada kok ..." jawabku berbohong. Aku berusaha tersenyum menatap Haku.


...***...


Setelah sampai di kontrakan aku segera mandi untuk membersihkan diri. Setelah itu aku segera menyamber ponselku dan merebahkan diri di atas ranjangku.

__ADS_1


Aku mengecek ponselku. Kenapa Sora belum menghubungiku sama sekali ya? Apa sesuatu telah terjadi padanya? Oh tidak! Bagaimana ini? Bagaimana jika Kak Ave melakukan sesuatu yang jahat kepada Sora? Aduh bagaimana ini?


Sudah 2 jam tapi Sora masih belum ada kabar. Aku bangkit dan berjalan berjalan mondar-mandir saking gelisahnya. Aku mencoba menghubungi Sora tapi ponselnya tidak aktif. Oh MY ... Dimana kamu, Sora?


Tiba-tiba aku menghubungi kak Zen. Aku langsung memencet nomor telepon kak Zen. Dan beberapa saat dia sudah mengangkatnya.


"Hallo, Yuko." sapa kak Zen dari seberang.


"Kak. Maaf menelpon malam-malam ..."


"Ya, apa ada sesuatu?"


"Apa aku boleh minta tolong sama kakak?"


"Hhm. Tentu saja boleh. Katakan apa itu?"


"Apa kakak bisa menghubungi kak Ave sekarang?"


"Ave? Memangnya ada apa dengan Ave, Yuko?"


"Selesai acara tadi dia meminta Sora untuk menemaninya membeli sesuatu. Tapi sampai sekarang Sora masih belum bisa dihubungi. Aku khawatir sekali, Kak."


"Oh, Baiklah. Kakak akan coba hubungi Ave. Nanti kakak akan menelponmu lagi."


"Baik, Kak. Sebelumnya terima kasih banyak, Kak!"


"Hhm. Ya sudah kakak matikan dulu ya."


"Baik, Kak."

__ADS_1


Lalu Kak Zen mematikan telponnya. Aku masih kembali berjalan mondar-mandir karena mengkhawatirkan Sora. Ini sudah larut malam sekali. Semoga dia baik-baik saja.


__ADS_2