My Posesif Uncle

My Posesif Uncle
Girls Day Out vs Boys Day Out


__ADS_3

Minggu pagi Mikha, Maura dan Milea sudah berpakaian rapi. Rencananya hari ini mereka akan menghabiskan waktu seharian bertiga.


Disaat yang bersamaan Adam, Marvin dan Malik pun sudah terlihat tampan dan bersiap akan pergi juga. Hari ini mereka akan menghabiskan waktu seharian hanya bertiga saja.


Sementara Millie dan Wisnu memilih diam di rumah karena Meysha yang tidak bisa lepas dari Wisnu.


Mikha, Maura dan Milea pergi dengan menggunakan mobil Maura. Sedangkan Adam, Marvin dan Malik pergi dengan menggunakan mobil Marvin.


Keluar dari rumah Maura melajukan mobilnya ke sebuah salon kecantikan. Disana ketiga wanita itu akan melakukan perawatan tubuh dan rambut.


Setelah mobil Maura pergi tidak lama kemudian mobil Marvin pun keluar dari rumah dan meluncur ke sebuah toko buku. Adam dan Marvin mengantar Malik membeli beberapa komik Jepang seri terbaru.


Diusianya yang sudah semakin besar Malik sudah mulai tidak menyukai mainan namun ia mulai senang mengkoleksi buku komik Jepang dan semua sangat mendukung hobi baru Malik itu.


Setelah keluar dari toko buku ketiga pria itu langsung meluncur ke sebuah kolam pemancingan yang ada di Utara Jakarta.


Sebelum pergi Adam dan Marvin sudah menyiapkan beberapa alat pancing di dalam mobil Marvin.


Ketiga pria berbeda usia itu tampak anteng memancing sementara ditempat lain ketiga wanita yang juga berbeda usia sedang asik memanjakan diri di salon yang memakan waktu berjam-jam.


Setelah selesai memanjakan diri di salon ketiga wanita itu pergi ke mall untuk memanjakan mata dengan berbelanja.


Mikha dan Maura berbelanja tas untuk melengkapi koleksi tas branded mereka sedangkan Milea lebih tertarik untuk membeli jam tangan dan sepatu.


Meskipun Millie tidak ikut namun Mikha dan Maura tetap membelikan tas untuk Millie dan jam tangan juga sepatu untuk Malik. Sedangkan untuk Meysha mereka membelikan baju-baju yang cantik dan lucu-lucu.


Pada saat membeli baju untuk Meysha, Maura tampak tertarik untuk membeli baju-baju bayi yang lucu-lucu namun dilarang oleh Mikha.


"Belanja baju bayi nya nanti saja kalau sudah usia kandungan kakak menginjak tujuh bulan " nasehat Mikha.


"Iya Mih " jawab Maura menurut.


"Memangnya kenapa harus menunggu usia kandungan kakak tujuh bulan ?" tanya Milea penasaran.


"Biar belanja baju bayi nya menunggu jenis kelamin nya kelihatan dulu " jawab Mikha asal.


Anak sekritis Milea pasti tidak akan percaya pamali, pasti anak itu akan bilang jika itu hanyalah mitos.


"Mile masih ada yang mau dibeli ?" tanya Mikha kepada Milea.


"Sepertinya tidak ada Mih..aku cuma lapar " jawab Milea sambil memegang perutnya.


"Kakak mau makan sesuatu ?" Mikha bertanya pada Maura.


"Kakak mau makan SOP buntut Mih " jawab Maura.


"Baiklah kalau begitu kita cari resto yang jual Sop buntut " Ucap Mikha.

__ADS_1


Maura dan Mikha juga Milea pun pergi mencari restoran yang menyediakan menu sop buntut.


Setelah berkeliling akhirnya mereka pun menemukan sebuah restoran yang menyediakan menu sop buntut dan mereka pun makan dengan sangat lahap.


Setelah seharian menghabiskan waktu bertiga Mikha, Maura dan Mile pun pulang ketika hari mulai gelap.


Beberapa menit kemudian mobil Marvin pun tampak masuk ke halaman rumah Adam yang megah.


Millie dan Wisnu tertawa ketika melihat perbedaan bawang bawaan para wanita dan para pria.


Ketika turun dari mobil para wanita membawa banyak tas belanjaan dengan brand ternama, sedangkan para pria terlihat hanya membawa satu kantung belanjaan berisi komik milik Malik dan ikan segar hasil tangkapan mereka bertiga.


"Kamu bau amis dan bau matahari Sayang " ucap Maura sambil mengendus baju Marvin.


"Kan habis mancing " jawab Marvin.


"Kakak malah kebalikannya..kakak wangi banget Sayang " kini giliran Marvin yang mengendus leher Maura.


"Kan aku habis nyalon " jawab Maura manja.


"Yakin cuma nyalon..kalau itu apa ?" Marvin menunjuk kantung belanjaan Maura.


"Sekalian belanja juga " jawab Maura terkikik.


" Ternyata Girls day out lebih banyak menghabiskan uang daripada Boys day out " keluh Marvin pura-pura sedih.


"Kita beli komik buat Malik terus pergi mancing " jawab Marvin.


"Cuma itu ?..ck membosankan sekali " cibir Maura.


"Tidak membosankan Sayang..malah kita happy " jawab Marvin sambil memeluk Maura.


"Apa kabar anak-anak Ayah disini ?" tangan Marvin mengelus perut Maura yang mulai terlihat sedikit menonjol.


"Hari ini kakak tidak makan sembarangan kan ?" kepala Marvin merunduk dan mencium perut Maura.


"Tidak..jalan sama Mamih mana bisa makan sembarangan. Hari ini kakak makan sop buntut " lapor Maura.


"Nanti malam aku ingin makan ikan hasil tangkapan kamu..tapi yang masaknya kamu ya Sayang " pinta Maura.


"Aku yang masak ? " tanya Marvin sambil menunjuk hidungnya. Maura mengangguk.


"Sekarang kamu mandi dulu..kamu bau matahari " Maura mendorong Marvin ke kamar mandi.


Setelah selesai mandi Marvin langsung mencari Mikha untuk menanyakan resep olahan ikan yang enak.


"Mamih tidak tau Vin..coba kamu tanya pelayan saja " Mikha malah menyuruh Marvin bertanya kepada pelayannya.

__ADS_1


"Mamih kamu mana tau urusan dapur Vin , kalau urusan kasur dia jagonya " ledek Adam. Mikha hanya tertawa.


Karena tidak berhasil mendapat apa yang dicarinya Marvin pun bertanya kepada Millie, dan jawaban Millie pun sama. Bahkan Wisnu pun sama seperti Papihnya yang malah meledek Millie.


Akhirnya Marvin pun bertanya kepada pelayan dan diajari cara masak ikan yang mudah yaitu dengan cara di goreng.


"Kamu sedang apa Vin ?" Wisnu melongokan kepalanya ke dapur ketika melihat Marvin sedang memakai apron nya.


"Masak ikan Mas..Maura minta dimasakin ikan hasil tangkapan tadi" jawab Marvin sambil menghancurkan bumbu dengan Chopper.


"Sudah mulai ada permintaan ya Vin..siap-siap saja dengan permintaan yang lebih ekstrim..wanita hamil itu permintaannya suka aneh-aneh " Wisnu tertawa sambil menepuk bahu Marvin.


"Moga-moga Maura tidak seperti itu " jawab Marvin.


"Ya semoga saja..Oh iya masak ikannya agak banyakan ya..Mas juga mau nyobain masakan kamu " ucap Wisnu sebelum berlalu dari dapur.


"Iya Mas " jawab Marvin.


Meskipun Wisnu sekarang adalah mertuanya namun Marvin masih tidak bisa menghilangkan kebiasaan memanggil Wisnu dengan sebutan Mas dan untungnya Wisnu pun tidak keberatan.


Wisnu dan Millie malah merasa tidak nyaman jika Marvin memanggil mereka dengan sebutan Mommy dan Daddy seperti Maura.


Pada saat makan malam Maura tampak lahap makan ikan goreng buatan Marvin.


"Ikan goreng buatan kamu enak Vin " puji Wisnu.


Adam dan Mikha pun membenarkan ucapan Wisnu jika ikan goreng buatan Marvin enak.


"Besok malam aku mau kamu buatkan ikan goreng lagi ya Sayang " pinta Maura.


"Iya " jawab Marvin.


"Papih juga mau " ucap Adam


"Kakak juga mau " ucap Millie.


"Aku juga mau Om " Milea dan Malik tidak mau ketinggalan.


"Ya sudah nanti kamu bikin yang banyak saja Vin biar semua kebagian..besok Mamih beli ikannya yang banyak " ujar Mikha.


"Kakak tidak mau ikan dari pasar.. kakak maunya ikan yang dapat mancing Om Marvin " ucap Maura lirih.


"Mancing lagi ?" Marvin melongo.


"Kamu jangan khawatir Vin..besok Mas temani mancingnya " ucap Wisnu.


"Iya Mas " jawab Marvin lega.

__ADS_1


__ADS_2