
"Sudah senang-senangnya ?" tanya Abi bernada menyindir ketika Milea pulang bersama Mertua dan ketiga saudara iparnya.
"Sudah " jawab Milea sambil meletakkan beberapa paperbag berlogo brand terkenal diatas meja riasnya.
"Hari ini Mommy pasti dimarahin sama Daddy karena telah menghabiskan uang banyak untuk membayari belanjaan kami " Milea terkikik sambil mendekat kearah Abimanyu kemudian menjatuhkan dirinya diatas pangkuan Abimanyu.
Dengan sigap Abimanyu pun menangkap tubuh Milea dan mendekapnya. " Kamu habis nyalon ya..wangi banget " Abimanyu mengendus leher Milea.
"Iya " jawab Milea.
"Kalian enak bersenang-senang sementara kami disini kerepotan mengurus bocah-bocah..apalagi Safira dan Sahira terus bertengkar membuat aku dan kak Dewa harus memisahkan mereka agar tidak saling cakar dan saling Jambak " keluh Abimanyu sambil menatap Safira yang tidur di ranjang mereka setelah menangis karena bertengkar dengan saudara kembarnya.
Milea tertawa membayangkan bagaimana repotnya mengurus anak-anak, apalagi anak kembar karena di rumah pun Rani dan Dika sering bertengkar meskipun mereka berbeda jenis kelamin.
"Kamu seperti yang senang melihat kemalangan suami " Abi merajuk.
"Cup..cup..kasian suamiku " Milea mengusap rambut Abimanyu kemudian mengecup bibirnya lembut.
Abimanyu menyandarkan kepalanya disandaran sofa dan membiarkan Milea yang mendominasi ciuman bibir mereka. Namun ketika ciuman mereka semakin panas mereka terpaksa mengakhiri nya karena Safira terbangun dan menatap Om dan Aunty nya yang sedang pangku-pangkuan sambil berciuman.
"Om sama Aunty sedang apa ?" tanya bocah itu.
"Aunty sedang merapikan rambut Om Abi " dusta Milea sambil buru-buru turun dari pangkuan suaminya.
"Fira bobok lagi ya..Aunty peluk " Milea naik keatas ranjang kemudian mengusap perut keponakannya itu agar tidur lagi.
Safira yang memang masih mengantuk akhirnya kembali tertidur dalam dekapan Milea. Abimanyu hanya menatap Milea dari sofa dengan tatapan yang sulit diartikan.
Setelah Safira kembali tidur Milea turun dari ranjang kemudian membongkar barang belanjaannya di depan Abimanyu.
Milea mengeluarkan sebuah tas yang sudah bisa dipastikan jika harganya tidaklah murah.
"Sebetulnya aku mau bayar sendiri tapi dilarang oleh Mommy. Aku jadi tidak enak karena harganya mahal " gumam Milea.
"Tidak apa..justru Mommy akan marah kalau kamu menolak pemberiannya " jawab Abimanyu.
"Kalau itu apa ?" Abimanyu menunjuk pada paperbag berlogo VS.
"Ini rahasia " Milea buru-buru menjauhkan paperbag itu dari jangkauan Abimanyu membuat pria itu semakin penasaran.
"Sayang..aku mau lihat " perintah Abimanyu.
__ADS_1
"Jangan kak..ini barang yang tidak penting " jawab Milea.
"Milea..!" Abimanyu menaikan nada suaranya.
"Ini..pakaian dalam kak.. Mommy,kak Zhi dan kak Cindy memaksa membelikan ini untuk aku..padahal aku tidak terlalu suka " Milea langsung mengkerut.
"Sini aku lihat !" Abimanyu ingin melihat isi paperbag itu.
Tidak ingin membuat suaminya marah Milea pun terpaksa memberikan paperbag itu kepada Abimanyu.
Mata Abimanyu langsung melotot ketika mendapati beberapa lingerie aneka warna di dalam paperbag itu.
"Sudah masukan lagi saja, mau aku simpan di lemari " Milea memasukkan semua baju transparan dan super seksi itu kedalam paperbag.
"Nanti malam pakai yang warna merah ya !" pinta Abimanyu.
"Kak Abi mau aku memakai baju kurang bahan itu ?" Milea melongo menatap Abimanyu tidak percaya.
"Tentu saja..kalau perlu setiap malam kamu memakainya " jawab Abimanyu.
"Sejak kapan suamiku yang dingin ini menjadi mesum " Milea mencubit perut Abimanyu gemas.
"Sejak menikah sama si Gemoy kesayangannya Papih Adam " jawab Abimanyu.
"Iya " jawab Abimanyu.
"Safira masih tidur dek ?" tanya Cindy ketika Milea muncul dan bergabung di ruang keluarga.
"Barusan bangun sebentar tapi tidur lagi " jawab Milea.
"Tadi kak Dewa bilang Safira sama Sahira berantem sampai Ayahnya kewalahan, untung ada Abi yang bantu melerai " Cindy terkekeh mengingat betapa kerepotannya Sadewa dan Abimanyu melerai putri kembar mereka.
"Namanya juga anak-anak dek, Arka sama Arsy saja masih suka berantem " ujar Zhifana.
"Kamu juga kalau sudah punya anak akan merasakan bagaimana repotnya " Cindy mencolek lengan Milea.
"Begitu ya kak " Cindy tampak termangu.
"Kamu KB tidak dek ?" tanya Zhifana.
"KB kak, mungkin satu atau dua tahun " jawab Milea.
__ADS_1
"Mumpung masih muda tidak ada salahnya ditunda dulu punya momongnnya , jadi puas-puasin dulu pacaran halalnya sambil menyiapkan mental sebelum menjadi orang tua " nasehat Zhifana.
"Iya kak " jawab Milea.
Alysha yang berada diantara ketiga kakak iparnya itu tampak ikut mendengarkan sambil sesekali memainkan ponselnya.
"Kamu sudah punya pacar belum dek ?" Zhifana menatap kearah Alysha.
"Pacar ?..belum dong kak. Aku kan masih kecil " jawab Alysha.
"Masih kecil apanya..sudah besar juga. Pasti sebentar lagi kamu ada yang ngapelin " goda Cindy.
"Aku belum mau punya pacar " jawab Alysha.
"Masih pilih-pilih ya dek ?" tanya Milea.
"Bukan masih pilih-pilih kak, aku memang belum kepikiran " jawab Alysha.
"Kalian itu jangan suka mancing-mancing " omel Sadewa yang kebetulan melintas dan mendengar obrolan keempat wanita itu.
"Bukan mancing-mancing Yah..kita cuma ingin tau saja apakah adik kita yang cantik ini sudah punya pacar atau belum " protes Cindy.
Sadewa tidak mengatakan apa-apa lagi, pria tampan berambut cepak itu pun langsung berlalu ke kamarnya karena terdengar suara Sahira yang menangis mencari Ayahnya.
Diwaktu yang bersamaan Abimanyu pun keluar dari kamarnya sambil menggendong Shafira yang juga terbangun dan mencari Ayahnya.
Tidak lama kemudian suara tangis di kembar pun pecah bersahutan karena mereka memperebutkan Ayahnya.
"Tidak usah bertengkar..kalian Ayah gendong !" perintah Sadewa tegas.
Si kembar pun kompak berhenti menangis karena Sadewa menggendong kedua bocah berpipi bulat itu dikiri dan kanan tangannya.
"Mereka apet sekali sama Ayahnya ya kak " ucap Milea menatap kearah si kembar yang sedang memeluk leher Ayah mereka.
"Kalau anak perempuan biasanya memang lebih dekat sama Ayahnya dek, Arsy juga begitu " jawab Zhifana.
"Oh begitu ya kak "
"Iya..seperti kak Dewa, Kak Nakula dan Abi..mereka lebih dekat dengan Mommy, Luna dan Alysha lebih dekat sama Daddy " lanjut Zhifana. Milea manggut-manggut mendengar penjelasan dari Zhifana.
"Kak.. ngomong-ngomong Mommy dan Daddy kemana ?" Milea celingukan mencari keberadaan mertuanya.
__ADS_1
"Paling dikamar, Daddy pasti sedang merajuk karena habis ditinggalkan oleh Mommy " Alysha yang menjawab.