
Sepulang sekolah Milea melajukan mobilnya menuju rumah orangtua Abimanyu. Beberapa jam yang lalu Felisha menelpon Milea untuk datang ke rumah menemani Alysha karena ia dan Bagas akan mengantar Ayah dan Bunda periksa kesehatan rutin ke dokter.
Felisha sengaja tidak menitipkan Alysha kepada Cindy dan Zhifana karena mereka terlalu kerepotan dengan anak-anak mereka,apalagi Cindy yang memiliki anak kembar.
Milea yang tidak berani menolak akhirnya datang ke rumah Bagas sambil membawa kado ulangtahun untuk Abimanyu walaupun ulangtahun Abimanyu sudah berlalu.
"Titip Alysha dulu ya Sayang..sebentar lagi juga Abimanyu datang " ucap Felisha sebelum pergi.
"Iya Tan " jawab Milea.
"Jangan nakal ya..jangan buat kak Mile repot " pesan Bagas kepada putri bungsunya.
"Iya Dad " jawab Alysha.
Setelah Felisha dan Bagas pergi Milea menaruh kado untuk Abimanyu di atas meja di kamar Abimanyu.
Setelah menyimpan kado itu Milea pun bermain di kamar Alysha. Disana mereka saling bercerita sambil sesekali tertawa cekikikan.
"Kak kita bikin cemilan ini yuk !" Alysha tiba-tiba memperlihatkan makanan yang terbuat dari roti dan keju mozzarella dari ponselnya.
"Oke siapa takut..kakak sama kak Maura sering bikin ini di rumah " jawab Milea.
Milea dan Alysha pun langsung beranjak menuju ke dapur. Milea dan Alysha menyiapkan semua bahannya yang memang sudah tersedia lengkap di dalam kulkas berukuran besar yang ada di dapur.
"Rotinya digilas dulu biar agak tipis " Milea menyuruh Alysha menggilas beberapa roti tawar sebelum dipakai untuk membungkus keju mozzarella.
Saking asiknya Milea dan Alysha tidak menyadari jika Abimanyu sudah pulang dan menghampiri mereka di dapur.
"Ada yang perlu dibantu ?" tanya Abimanyu mengagetkan Milea.
"Nah kak Abi datang..kakak saja yang bantuin kak Milea..aku mau ke toilet dulu " ujar Alysha sambil beranjak meninggalkan Milea dan Abimanyu di dapur berdua.
"Alasan saja anak itu..aku tau dia takut kukunya rusak karena baru selesai di cat " ujar Milea.
Abimanyu terkekeh, menurutnya Alysha justru sedang memberi kesempatan kepada mereka untuk berdua.
Abimanyu menggulung lengan bajunya hingga kesiku. Ketika akan mengenakan apron, Abimanyu meminta Milea untuk mengikat talinya di belakang tubuhnya. Milea pun membantu mengikatkan tali apron di pinggang Abimanyu.
"Sekarang apa yang harus aku lakukan ?" tanya Abimanyu.
"Potong keju saja " jawab Milea sambil menggilas roti tawar.
__ADS_1
"Seukuran apa ?" tanya Abimanyu lagi.
"Dipotong seukuran jari " jawab Milea. Abimanyu pun melakukan apa yang diperintahkan oleh Milea.
"Kamu kesini sudah bilang sama Mommy dan Daddy belum ?" tanya Abimanyu sambil memotong keju seukuran jarinya.
"Sudah..tapi Tante Felisha sudah duluan minta ijin sama Mommy dan Daddy " jawab Milea.
"Baguslah.. jadi orangtua kamu tidak akan khawatir " Abimanyu terlihat lega.
"Milea.. beberapa waktu yang lalu aku bertemu dengan teman-teman kamu " ucap Abimanyu sambil terus memotong keju
"Teman-teman aku ?" Milea menghentikan pekerjaannya sejenak untuk menoleh kearah Abimanyu.
"Iya..anak yang bersama kamu waktu di Bekasi dan empat lainnya " jawab Abimanyu.
"Ooh " hanya itu jawaban Milea.
"Dia cerita banyak tentang semuanya termasuk alasan kalian selama ini suka bolos " lanjut Abimanyu.
"Juga tentang perubahan sikap kamu akhir-akhir ini... mereka menyalahkan aku "
"Tidak usah di dengar..abaikan saja " ujar Milea.
"Apakah kamu berpikir kalau aku mengkhianati kamu seperti yang mereka pikir ?" tanya Abimanyu.
"Semua orang pasti akan berpikir begitu jika melihatnya " jawab Milea.
"Apakah kamu cemburu ?"
"Tidak " jawab Milea ketus.
Sepertinya hati pria ini terbuat dari bongkahan es hingga tidak menyadari jika perbuatannya tidak sengaja telah melukai hati Milea.
"Kamu jangan cemburu sama Harumi, aku akan menjelaskan siapa dia sebetulnya " Abimanyu meraih tangan Milea dan menggenggamnya.
"Oh jadi namanya Harumi " sindir Milea sinis.
"Harumi itu saudara sepupu kakak Ken..dia sedang magang di kantor kakak Ken yang ada disini. Karena belum mempunyai teman jadi dia sering minta tolong aku menemaninya pergi " Abimanyu berusaha menjelaskan tanpa melepaskan genggaman tangannya.
"Aku tidak peduli siapa dia, mau sepupu kakak Ken atau pacar kak Abi " jawab Milea sambil menggoreng makanan yang mereka buat.
__ADS_1
"Aku kan cuma menjelaskan jangan sampai kamu salah faham karena kita sedang melalui proses saling memantapkan hati " ujar Abimanyu membuat Milea langsung termenung.
"Kakaaak..apakah sudah matang ?" suara cempreng Alysha mengagetkan Abimanyu dan Milea.
"Sebentar lagi..lebih baik kamu tunggu disana saja " Abimanyu mengusir Alysha dari dapur.
"Baiklah " jawab Alysha sambil menyingkir dari dapur.
Sepeninggalan Alysha Milea dan Abimanyu pun bekerja sama untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.
Beberapa menit kemudian makanan yang Alysha inginkan sudah jadi. Gadis itu tampak makan dengan sangat lahap.
"Hmm..enak banget..sumpah " puji Alysha.
"Seharusnya kamu juga bantu kak Mile bukan malah kabur " nasehat Abimanyu.
"Bukan kabur kak..aku cuma memberi kesempatan kalian untuk berduaan " jawab Alysha.
"Alasan " Abimanyu mencubit pipi adiknya dengan gemas.
Setelah Bagas dan Felisha kembali dari dokter Milea pun pamit pulang.
Abimanyu mengambil kunci mobil Milea pada saat gadis itu akan masuk kedalam mobilnya.
"Biar aku antar " ucap Abimanyu.
"Nanti kak Abi gimana pulangnya ?" tanya Milea
"Gampang..aku bisa naik ojek online " jawab Abimanyu.
Sepanjang perjalanan pulang tangan kiri Abimanyu terus menggenggam jemari Milea dan Milea pun tidak menolak.
"Besok aku antar jemput kamu lagi ya !" pinta Abimanyu.
"Tidak..aku tidak mau " jawab Milea.
"Kenapa ?" tanya Abimanyu.
"Karena kak Abi itu galak dan pemaksa "
"Aku akan berusaha berubah demi kamu " jawab Abimanyu yakin.
__ADS_1
"Kak Abi tadi di kantor makan apa ? hari ini aneh sekali lihat kak Abi yang tiba-tiba manis, biasanya menyebalkan " sindir Milea membuat Abimanyu menjadi bingung sendiri bagaimana cara menghadapi Milea.