My Posesif Uncle

My Posesif Uncle
Milea Cemburu


__ADS_3

Akhir pekan ini Milea dan Abi pergi ke Bali untuk mengantarkan Alysha yang ingin menyusul Mommy dan Daddy nya.


Setibanya di Bali Abi membawa Milea ke hotel milik Bagas bukan ke villa tempat Mommy dan Daddy nya berada.


"Kenapa kita kesini, bukankah Mommy dan Daddy ada di Villa ?" Milea langsung protes.


"Kita menginap disini saja, aku ingin tidak ada yang mengganggu kita " jawab Abi.


Abi meninggalkan Milea di hotel untuk mengantarkan Alysha ke villa. Abi melarang Milea yang merengek ingin ikut karena tidak mau ditinggal di hotel sendirian.


"Kak Abi nyebelin !" sungut Milea karena Abi benar-benar meninggalkannya sendirian di hotel.


Pada saat Milea berada dikamar hotel sendirian ia langsung heboh sendiri ketika melihat instastory kelima temannya yang juga sedang berada di Bali.


Kenapa kalian tidak bilang kalau mau ke Bali, tau gitu kita kan bisa pergi bersama tulis Milea di group chat .


Kita tidak tau kalau Lo juga pergi ke Bali (Samuel )


Tau gitu kita pergi bareng, lumayan pasti kak Abi bayarin tiket pesawat kita ( Leon )


Yeeey ngarep Lo (Milea )


Kalian nginep dimana ?gw samperin kalian (Milea )


Rahasia (Rima )


Sialan Lo (Milea )


Milea sangat kecewa karena kelima sahabatnya tidak mau menyebutkan dimana mereka semua menginap. Ia merasa hari ini adalah hari yang paling menyebalkan karena semua seolah meninggalkannya.


Milea tidak tau jika kelima sahabatnya itu sebenarnya menginap di hotel yang sama.


Wajah Milea masih terlihat kusut ketika Abi pulang setelah mengantarkan Alysha ke villa.


"Kenapa cemberut Moy ?" Abi mencomot bibir Milea yang mengerucut.


"Si Sam, Rima, Mona, Ari dan Leon sedang ada di Bali juga, tapi mereka sombong tidak mau bilang sama aku mereka menginap dimana " Milea mengadu dengan mata berkaca-kaca. Sekali kedip saja air mata Milea langsung berhamburan membasahi pipi mulusnya.


"Mereka sombong sama aku hiks..hiks " Milea langsung menangis dalam pelukan Abi. "Kita berenam dari kecil selalu kompak tapi kenapa sekarang mereka jadi sombong sama aku ?" isaknya.


"Mungkin mereka ada keperluan sendiri Sayang " Abi mengelus kepala Milea berusaha meredakan tangisnya. " Atau mereka memang sengaja karena tidak ingin mengganggu kita "

__ADS_1


"Awas saja..aku tidak akan memaafkan mereka " kesal Milea.


"Nanti aku marahin mereka karena telah mengabaikan kamu " ucap Abimanyu sambil berusaha menyembunyikan tawanya.


Tentu saja Abi tau kelima sahabat istrinya itu menginap karena ia yang menyiapkan kamar hotel untuk mereka.


Milea yang sedang sangat kesal tidak sempat mencurigai sesuatu ketika mendengar kelima temannya berada di Bali juga..tentu ini bukanlah sebuah kebetulan.


Disaat Milea sedang larut dalam kesedihan karena merasa diabaikan oleh Abi dan teman-temannya, di villa milik Bagas tampak semua orang sedang sibuk mempersiapkan pesta kejutan untuk Milea.


Semua keluarga sudah datang termasuk Luna dan Kenzo yang langsung datang dari Jepang bersama ketiga anak mereka.


Villa keluarga Bagas yang sangat luas itu sudah disulap menjadi tempat resepsi yang sangat cantik dengan dekorasi pernikahan mewah dengan tema rustic.


Penggunaan material kayu dan perpaduan antara dedaunan hijau serta bunga segar dan bunga kering membuat halaman villa Bagas terlihat sangat menarik. Ditambah adanya lampu-lampu neon gantung dengan warna cahaya kuning yang membuat suasana jadi lebih romantis.


Untuk pelaminannya menggunakan material kayu, sedangkan untuk hiasannya menggunakan rangkaian bunga dan daun pada bagian pilarnya.


Rencananya acara pesta resepsi sekaligus kejutan ulangtahun untuk Milea itu akan dilaksanakan pada sore hari menjelang matahari terbenam sampai malam hari.


Milea yang lelah setelah meluapkan kekesalannya dengan menangis akhirnya tertidur dalam pelukan Abimanyu.


Milea baru terbangun ketika hari sudah mulai sore. Ketika membuka matanya hal yang pertama ia lakukan tentu saja mencari Abi.


Langkah ringan Milea terhenti ketika ia mendapati Abimanyu sedang duduk di lobi bersama seorang wanita yang cukup Milea kenal.


Abi tampak asik mengobrol dengan wanita bermata sipit yang pernah membuat Milea cemburu. Milea tidak menyangka akan bertemu dengan Harumi disini..apakah ini sebuah kebetulan atau tidak Milea tidak mengerti.


Tanpa sepengetahuan Abi dan Harumi,Milea melanjutkan langkahnya menuju tepi pantai sesuai niat semula yang ingin melihat matahari terbenam.


Milea berada ditepi pantai sampai matahari benar-benar tenggelam. Ketika hari mulai gelap Milea tidak langsung kembali ke kamar hotel namun ia memilih duduk disebuah bangku sambil menikmati semilir angin di tepi pantai.


Milea sengaja mematikan ponselnya agar tidak ada yang mengganggunya termasuk Abimanyu.


Hari ini Milea merasa semua mengabaikannya. Sejak tiba di Bali sebenarnya Milea sangat kesal ketika Abi melarang ia ikut mengantarkan Alysha ke Villa dan malah menyuruh tinggal di hotel sendirian.


Kekesalan Milea semakin bertambah ketika teman-temannya merahasiakan tempat mereka menginap seolah kehadiran Milea akan mengganggu liburan mereka. Dan puncak kekesalan Milea adalah ketika ia mendapati Abi sedang berduaan dengan Harumi di lobi hotel. Milea curiga jika alasan Abi memilih menginap di hotel adalah karena Harumi juga sedang menginap disana.


*


Setelah berbicara dengan Harumi Abi kembali ke kamarnya untuk melihat Milea yang sedang tertidur ketika ia tinggalkan.

__ADS_1


Ketika sampai di kamar mereka Abi terlihat panik ketika tidak mendapati Milea di kamarnya.


Abi mengambil ponselnya kemudian mencoba menghubungi nomor Milea namun tidak aktif.


"Sayang..kamu dimana ?" batin Abimanyu dengan wajah paniknya. Tidak biasanya Milea mematikan ponselnya membuat ia sangat khawatir.


Abimanyu buru-buru pergi ke pantai ketika karyawan hotel sempat melihat Milea pergi kearah pantai dan akhirnya Abi pun berhasil menemukan Milea disana sedang duduk disebuah bangku.


"Sayang kenapa pergi sendirian, aku khawatir mencari-cari kamu " Abi duduk di bangku tepat di sebelah Milea.


"Sayang kita pulang yuk ! angin malam tidak baik untuk kesehatan " ajak Abi.


Milea tidak menjawab apapun namun ia langsung bangkit dari duduknya kemudian beranjak kembali ke hotel meninggalkan Abi yang masih duduk.


"Sayang ..!" Abi buru-buru mengejar Milea dan mensejajarkan langkahnya dengan istrinya. " Sayang kamu kenapa ?" tanyanya.


Milea tidak menjawab ia terus melangkah tanpa menghiraukan Abi yang terus berusaha mengikutinya.


Milea tidak juga mau berbicara kepada Abi bahkan ketika mereka sudah sampai di kamar mereka.


"Sayang..aku khawatir kamu kesambet__" Abi tidak melanjutkan ucapannya karena Milea langsung masuk ke kamar mandi dan membanting pintunya dengan kencang.


Abimanyu menggaruk kepalanya melihat tingkah Milea yang menurutnya aneh.


"Sayang..kamu tidak apa-apa kan ?" tanya Abimanyu lirih ketika Milea keluar dari kamar mandi dan sudah mengganti bajunya dengan baju tidur.


Milea tidak menjawab apapun, ia langsung naik ke atas kasur kemudian memunggungi Abi dan menutupi sekujur tubuhnya dengan selimut


"Sayang..kamu sebetulnya kenapa sih ? jangan buat aku bingung " ucap Abi lirih.


"Besok aku ingin pulang ke Jakarta " ucap Milea dari dalam selimut.


"Eeh jangaan Sayang " jawab Abi cepat.


"Kalau kak Abi masih mau disini aku bisa pulang sendiri " ujar Milea.


"Jangan dong Sayang..please " Abi memeluk Milea dari belakang.


"Aku tidak mau tau..pokoknya aku mau pulang ke Jakarta besok " ujar Milea ketus. " Kak Abi sana..aku tidak mau tidur sama kak Abi " usir Milea.


"Baiklah..aku tidur di sofa " Abi memutuskan mengalah khawatir Milea akan semakin marah dan nekad pulang sendiri ke Jakarta.

__ADS_1


Setelah memastikan Milea tidur, Abimanyu menyembunyikan tas Milea agar istrinya itu tidak nekad pulang ke Jakarta sendirian dan membuat pesta kejutan yang sudah ia siapkan gagal.


__ADS_2