
Setelah selesai berbicara dengan Sadewa dan memberikan surat tilang Abimanyu dan Milea berpamitan pulang.
"Jangan suka nakal lagi !" pesan Sadewa kepada Milea ketika mereka akan pulang.
"Iya kak " jawab Milea sambil menunduk.
"Nakal itu asik loh Yah " celetuk Cindy yang langsung mendapat Omelan dari Sadewa.
"Jangan memberi contoh yang tidak baik Bun! " omel Sadewa.
Bukannya takut Cindy malah nyengir sambil menggelayut manja di lengan Sadewa.
"Milea itu lucu ya Sayang..dia itu takut sama kamu loh " ujar Cindy setelah Abimanyu dan Milea masuk kedalam mobil Abimanyu.
"Kenapa mesti takut, emangnya aku suka menggigit ?" Sadewa mengajak Cindy masuk kedalam.
"Memang..tapi menggigit nya cuma sama aku " jawab Cindy sambil nyengir.
"Dengar tuh pesan kak Dewa !" nasehat Abimanyu setelah mereka masuk kedalam mobil.
"Walaupun nakal tapi aku tidak merugikan orang lain dan masih dalam batas yang wajar " bela Milea.
"Kamu pikir diskors karena sering bolos itu wajar?" tanya Abimanyu.
"Sudah jangan dibahas lagi dong.. aku kan sekarang sudah tobat " jawab Milea sambil mempermainkan jari-jari panjang Abimanyu yang sedang menggenggamnya.
"Beneran tobat ya " pinta Abimanyu.
"Iya " jawab Milea membuat senyum tipis terbit di bibir Abimanyu.
Milea melepaskan tautan tangan mereka untuk mengambil ponselnya ketika terdengar suara deringnya dari dalam tas nya ternyata panggilan itu dari Samuel yang menanyakan nasib surat tilangnya.
"Sudah diurus sama kak Dewa Lo tenang saja " ucap Milea.
"Syukurlah..Lo memang bisa diandalkan " ucap Samuel lega.
"Bukan gw sih yang bilang ke kak Dewa nya tapi kak Abi, gw ga berani ngomong sama dia " aku Milea sambil melirik kearah Abimanyu yang sedang fokus menyetir.
"Terserah mau Lo atau si gunung es yang bilang yang penting urusan tilangnya beres " jawab Samuel sambil mengakhiri panggilan.
"Sialan si Sam..bukannya bilang terimakasih malah main tutup saja " Milea menggerutu sambil menyimpan kembali ponselnya kedalam tasnya.
"Kak Abi..jangan bilang-bilang ya kalau kakak sudah pernah cium aku !" pinta Milea tiba-tiba membuat Abimanyu langsung melirik kearah Milea sambil berusaha menahan senyumnya.
__ADS_1
"Memangnya kenapa ?" tanya Abimanyu.
"Aku kan malu kak " jawab Milea.
"Baiklah..ini akan jadi rahasia kita berdua " jawab Abimanyu sambil tersenyum. Milea mengangguk lega.
"Mungkin kedepannya kita berdua akan menyimpan banyak rahasia " ucap Abimanyu setengah bergumam.
"Maksudnya apa menyimpan banyak rahasia ?" tanya Milea tidak mengerti.
"Bukan apa-apa.. lupakan saja " jawab Abimanyu.
"Ck...kak Abi itu aneh " keluh Milea sambil hendak mencubit tangan Abimanyu namun tangan Abimanyu dengan cepat menangkap tangan Milea dan menggenggamnya.
"Kamu itu kenapa suka sekali mencubit ?" keluh Abimanyu.
"Habisnya gemas " jawab Milea sambil diam-diam menatap tangannya yang berada dalam genggaman Abimanyu.
Milea tidak menyadari sejak kapan jemari nya merasakan begitu nyaman setiap kali Abimanyu menggenggam nya hingga sama sekali tidak ada keinginan untuk menolak. Padahal awalnya Milea mau menjadi pacar Abimanyu pun karena terpaksa, namun sekarang justru Milea mulai menikmati menjadi pacar pria yang sering ia sebut tidak asik itu.
"Minggu depan aku akan ke Kalimantan lagi selama satu minggu, selama aku di Kalimantan jangan berulah " pesan Abimanyu.
"Bagaimana nanti " jawab Milea santai.
"Bukan begitu jawabnya " omel Abimanyu membuat Milea langsung melongo.
"Milea..aku serius " ucap Abimanyu tegas.
"Iya..aku janji selama kak Abi di Kalimantan aku tidak akan berulah " janji Milea dengan terpaksa." Puas ?"
"Bagus " jawab Abimanyu.
Abimanyu menghentikan mobilnya ketika sudah sampai di depan rumah Adam.
"Aku tidak mampir ya tidak apa-apa kan ?" tanya Abimanyu.
"Iya tidak apa-apa " jawab Milea.
Ketika hendak membuka pintu mobil tiba-tiba Abimanyu menahan tangan Milea.
"Ada apa kak ?" tanya Milea.
Bukannya menjawab Abimanyu malah meraih kepala Milea."Jangan lupa belajar " pesannya setelah mendaratkan satu kecupan di kening Milea.
__ADS_1
"Iya " jawab Milea sambil turun dari mobil Abimanyu.
Setelah memastikan Milea masuk kedalam rumah Abimanyu pun melajukan mobilnya meninggalkan rumah Adam.
*
Sudah beberapa hari ini Milea tidak diantar jemput oleh Abimanyu karena pria tampan itu sedang ada pekerjaan di Kalimantan.
Sejak Abimanyu berada di Kalimantan Milea pergi ke sekolah membawa mobil sendiri karena pak Muh sekarang bertanggung jawab untuk mengantar jemput Malik dan Meysha.
Milea yang sudah menginjak kelas 3 SMA sudah mulai disibukkan dengan kegiatan bimbingan belajar untuk mempersiapkan ujian sekolah yang sudah tinggal di depan mata.
Mengetahui ada penambahan jadwal belajar Milea maka Abimanyu selama seharian tidak pernah mengganggu Milea dengan mengirimkan pesan singkat ataupun telepon.
Abimanyu baru akan menghubungi Milea jika sudah malam atau bahkan jika Abimanyu terlalu lelah ia tidak menghubungi Milea sama sekali.
Seperti hari ini, Milea dibuat kesal karena sejak kemarin Abimanyu tidak menghubungi nya. Pria itu memang tidak sempat menghubungi Milea karena sedang sibuk dengan pekerjaannya.
Sepulang dari lokasi proyek Abimanyu diundang acara makan malam oleh pejabat setempat dan pulang cukup larut sehingga ia tidak sempat menelpon Milea.
Ketika keesokannya Abimanyu menghubungi Milea sepulang dari lokasi proyek ia pun langsung mendapat Omelan panjang lebar dari Milea.
"Kak Abi itu sudah dua hari ini kemana saja, tidak ada kabar ? walaupun sedang sibuk usahakan lah telepon aku walaupun cuma sebentar jadinya aku kan tidak khawatir " omel Milea.
Tanpa Milea sadari diujung sana Abimanyu tampak tersenyum, Ia begitu menikmati suara Omelan Milea yang menurutnya sangat merdu seperti sebuah alunan musik.
"Sudah ngomel-ngomel nya ?" tanya Abimanyu lembut membuat emosi Milea yang sedang tinggi-tingginya anjlok seketika seperti bara api yang padam tersiram air es.
"Sudah " jawab Milea mulai melembutkan suaranya.
"Kenapa kamu marah -marah?" tanya Abimanyu.
Milea tidak menjawab karena ia tidak mungkin mengatakan jika ia sebetulnya sangat merindukan Abimanyu setelah beberapa hari tidak bertemu.
"Milea ?"
"Bukan marah-marah hanya bertanya saja " jawab Milea.
"Besok aku pulang ke Jakarta " ucap Abimanyu membuat wajah Milea langsung berubah ceria.
"Iya hati-hati " jawab Milea.
"Sekarang kamu tidur aku akan paking " perintah Abimanyu.
__ADS_1
"Iya " jawab Milea patuh.
Milea langsung menarik selimutnya setelah sambungan telepon mereka terputus.