My Posesif Uncle

My Posesif Uncle
Kabur


__ADS_3

Abimanyu yang berada di dalam mobilnya menunggu Milea bubar dari sekolahnya kaget ketika kaca mobilnya ada yang mengetuk.


"Ada apa Sam ?" tanya Abimanyu sambil menurunkan kaca mobilnya ketika wajah Samuel muncul didepan kaca mobilnya.


"Kak Abi sedang menunggu siapa ?" tanya Samuel.


"Milea " jawab Abimanyu.


"Hari ini Milea tidak sekolah kak, dia bolos " Samuel memberitahu.


"Bolos ? tadi pagi aku sendiri yang mengantarkan Milea sekolah " Abimanyu tidak percaya.


"Pasti Milea kabur dari tembok belakang kak , soalnya tadi pagi kata Leon sempat melihat Milea " tebak Samuel


"Ya Tuhan..anak itu " Abimanyu tampak geram.


Setelah diberitahu oleh Samuel jika Milea hari ini bolos Abimanyu pun mencoba menghubungi Milea namun nomornya tidak aktif.


Abimanyu langsung melajukan mobilnya menuju rumah Adam dan memberitahu jika Milea hari ini bolos sekolah.


Semua tampak panik karena nomor Milea tidak bisa dihubungi. Namun beberapa saat kemudian Wisnu terlihat lega ketika orangtuanya mengabari jika Milea ada di Bandung.


"Biarkan Milea disini dulu sampai dia tenang. Sepertinya Milea sedang marah kepada kalian " ucap Ibu diujung telepon.


"Iya Bu..titip Milea dulu. Tolong beri pengertian..jika sudah tenang kami akan jemput " jawab Wisnu.


Abimanyu yang tidak mengetahui masalah yang sedang terjadi tampak bingung.


"Sebetulnya kalau boleh tau apa yang terjadi Dad ? " tanya Abimanyu penasaran.


"Milea marah kepada kita karena tidak ada yang mendukung keinginannya untuk kuliah di Kanada kecuali Malik dan Meysha " jawab Wisnu.


Abimanyu menoleh kearah Malik dan Meysha yang sedang anteng menonton tv. Milea harusnya bersyukur setidaknya ia masih memiliki dua pendukung cilik.


"Apa aku saja yang menyusul dia ke Bandung ?" tanya Abimanyu.


"Boleh, tapi sebaiknya biarkan dia tenang dulu di Bandung " jawab Adam.


"Baiklah " jawab Abimanyu.


"Papih akan carikan perguruan tinggi yang bagus untuk Milea disini " ujar Adam lirih.


Ada perasaan bersalah dalam nada bicaranya karena harus membunuh mimpi kesayangannya yang ingin kuliah di Kanada

__ADS_1


"Kemarin Milea bilang tidak mau melanjutkan kuliah, katanya dia ingin menikah muda saja " ucap Millie sambil mulai terisak dipelukan Mikha mengingat ucapan Milea kemarin.


Millie tau jika Milea sangat kecewa karena tidak ada yang mendukung cita-citanya.


"Jika keinginan Milea seperti itu aku akan datang untuk melamar Milea secepatnya" ucap Abimanyu membuat semua melongo menatapnya.


"Jangan asal mengambil keputusan disaat seperti ini " Adam mengingatkan Abimanyu.


"Aku bersungguh-sungguh..aku akan minta Daddy dan Mommy datang untuk melamar Milea " jawab Abimanyu dengan wajah serius.


Adam dan Wisnu saling tatap, sepertinya sekarang ini bukan saat yang tepat untuk membahas masalah lamaran. Yang terpenting adalah membujuk Milea agar mau pulang dan menerima semua keputusan keluarganya dengan lapang dada.


Kabar tentang kaburnya Milea ke Bandung akhirnya sampai ke telinga Bagas dan Felisha.


"Anak itu benar-benar nekad " Bagas sampai geleng-geleng kepala ketika mendengar Milea sudah beberapa hari ini kabur ke Bandung.


"Aku khawatir jangan-jangan nanti dia nekad kabur ke Kanada " Felisha mengatakan kekhawatirannya.


"Apakah kamu sudah berusaha bujuk anak itu untuk pulang ?" tanya Bagas yang tampak ikut khawatir.


"Milea tidak bisa dihubungi, kata Oma nya biarkan Milea tenang dulu disana, jika sudah tenang nanti aku jemput dia " jawab Abimanyu.


"Haduuh anak itu bikin Mommy ikut khawatir saja " keluh Felisha.


"Terus itu sekolah nya gimana, sudah berapa hari bolos lagi ?" tanya Bagas.


"Syukurlah..Daddy khawatir dia kena skorsing lagi, apalagi dia sebentar lagi ujian " ucap Bagas.


"Iya Mommy juga khawatir begitu " tambah Felisha.


"Mom..Dad..apakah aku boleh minta sesuatu ?" tanya Abimanyu tiba-tiba


"Tentu..kamu minta apa Sayang " jawab Felisha.


"Aku ingin Mommy dan Daddy melamar Milea, aku ingin menikahi dia setelah Milea lulus sekolah " jawab Abimanyu.


"Melamar..apa tidak terlalu cepat Bi..Milea kan baru mau lulus SMA ?" Felisha menatap dalam wajah putra tampannya.Wanita cantik itu tampak ragu dengan keputusan Abimanyu yang ingin segera menikahi Milea.


"Kalau kalian sudah siap sih Daddy tidak keberatan menikahkan kalian secepatnya " Bagas malah mendukung sepenuhnya niat Abimanyu untuk segera menikahi Milea.


*


Pagi ini Abimanyu melajukan mobilnya menuju ke arah Bandung. Tujuan pria tampan itu tentu saja untuk menjemput Milea. Semalam Milea menghubunginya minta di jemput di rumah Opa dan Oma nya.

__ADS_1


Meskipun kemarahannya sudah mulai mereda namun Milea sengaja tidak meminta keluarganya menjemputnya dan malah meminta Abimanyu yang menjemputnya.


Setelah menempuh perjalanan selama dua jam lebih mobil Abimanyu pun terlihat memasuki halaman rumah Opa dan Oma Milea.


"Sudah selesai ngambeknya ?" tanya Abimanyu sambil mengusap puncak kepala Milea.


Milea tidak menjawab tapi tangannya tampak melingkar di pinggang Abimanyu. Selama beberapa hari tidak bertemu dengan si gunung es tidak urung membuatnya hatinya rindu.


"Milea sudah mulai tenang makanya dia sudah mau pulang " ucap Oma.


"Terlalu lama tidak masuk sekolah juga tidak baik, apalagi bulan depan mau ujian " tambah Opa.


"Iya..aku senang akhirnya Milea mau pulang " jawab Abimanyu lega.


Karena Milea sudah siap untuk pulang ke Jakarta, setelah beristirahat sebentar Abimanyu pun langsung pamit kepada Opa dan Oma untuk membawa Milea pulang ke Jakarta.


"Kamu jangan terus marah sama semua orang rumah, keputusan mereka untuk tidak mengijinkan kamu kuliah di Kanada itu karena mereka sangat sayang sama kamu " nasehat Abimanyu sambil menggenggam jemari Milea dengan tangan kirinya.


"Tapi aku masih kesal karena mereka semua seperti bersekongkol untuk melarang aku kuliah di Kanada " jawab Milea.


Abimanyu masih menemukan kekesalan yang mendalam di wajah cantik Milea.


"Walaupun tidak kuliah di Kanada tapi kamu kan bisa kuliah bareng-bareng dengan teman-teman kamu di Jakarta " saran Abimanyu.


"Aku tidak mau kuliah, jadi tidak semangat belajar " jawab Milea.


"Apa itu sebagai bukti protes sama keluarga kamu ?" tanya Abimanyu.


"Anggap saja begitu " jawab Milea.


Abimanyu menghela napas nya, ternyata gadis nakalnya itu memiliki sifat yang sangat keras.


"Keluarga kamu pasti sedih jika melihat kamu masih marah kepada mereka" ucap Abimanyu mencoba meluluhkan kerasnya hati Milea.


"Jika kamu tidak akan melanjutkan kuliah lalu apa yang akan kamu lakukan?" tanya Abimanyu.


"Aku mau menikah muda saja, biar Papih, Mamih, Mommy dan Daddy tidak melarang-larang apa yang aku mau lagi " jawab Milea asal.


"Kamu yakin ingin nikah muda ?" tanya Abimanyu.


"Iya " jawab Milea yakin.


"Baiklah..kalau begitu aku akan meminta keluargaku datang untuk melamar kamu " ucap Abimanyu dengan wajah serius.

__ADS_1


"Me..melamar ?" Milea langsung melongo.


"Ya..kan kamu bilang ingin nikah muda " jawab Abimanyu.


__ADS_2