
Akhir Minggu ini Milea dan Abimanyu pergi ke Bandung untuk menghadiri acara pernikahan Selina dengan Zico. Mereka pergi berdua karena semua sudah pergi lebih dulu dua hari sebelumnya.
Abimanyu yang tidak dapat meninggalkan pekerjaannya akhirnya pergi hanya berdua dengan Milea.
Dalam perjalanan Milea tampak berusaha menahan kantuknya agar bisa menemani Abimanyu mengobrol.
"Kamu kelihatan lelah sekali Sayang, lebih baik tidur saja !" perintah Abimanyu.
"Iya..aku ngantuk sekali karena setiap malam kamu selalu mengajak begadang " jawab Milea.
"Salah siapa kamu nya juga mau " Abimanyu terkekeh sambil mengacak rambut Milea dengan tangan kirinya.
"Sayang..tau tidak kalau calon suami kak Selin itu dulunya sempat naksir sama kak Maura " tiba-tiba Milea mengajak Abi berghibah.
"Tidak " jawab Abimanyu datar.
"Ih..kamu itu tidak ingin tau gitu ?" Milea terlihat kesal karena Abimanyu terlihat tidak tertarik dengan ceritanya.
"Iya aku ingin tau " Abimanyu pura-pura tertarik demi menyenangkan si Gemoy kesayangannya.
Rasa ngantuk Milea seketika lenyap, ia memiringkan tubuhnya kearah Abimanyu dan mulai bercerita.
"Dulu kak Maura waktu SMA nya sekolah di Bandung.Nah kak Zico itu teman sekolah kak Selin..mereka sempat dekat "
"Lalu kak Marvin ?" Abi mulai tertarik dengan cerita kisah cinta antara Maura, Marvin dan Zico.
"Waktu kak Maura pacaran dengan kak Zico,Om Marvin sudah tunangan dengan kak Nisa..tapi entah karena sebab apa tiba-tiba mereka putus dan kak Maura pun putus dengan kak Zico..lalu Om Marvin menikah dengan kak Maura "
"Itu namanya mereka berjodoh.. sama seperti kita. Diawali tabrakan akhirnya kita berjodoh " ujar Abimanyu sambil menggenggam tangan Milea.
"Ngomong-ngomong..siapa yang pertama kali ngajarin kamu naik motor ?" tanya Abimanyu.
"Si Sam, Ari dan Leon..setelah mulai bisa lalu diajarin om Marvin " jawab Milea.
"Teman-teman kamu sudah punya pacar ?" tanya Abimanyu.
"Ari pacaran sama Rima, Leon sama Mona..cuma di Sam yang masih jomblo " jawab Milea sambil terkikik.
"Mungkin dia naksir kamu " tebak Abimanyu.
"Tidak..aku bukan tipe cewek yang dia suka..si Sam tidak suka type cewek pecicilan kayak aku, dia sukanya sama type cewek yang imut dan manja..aku sempat menyarankan dia untuk pacaran sama kucing atau kelinci saja " jawab Milea sambil tertawa. Milea sangat tau selera sahabatnya itu.
"Ya ampun Sayang tega banget sih kamu..masa si Sam disuruh pacaran sama kucing atau kelinci " Abimanyu terkekeh mendengar ocehan istrinya.
__ADS_1
"Kalau type cowok yang kamu suka seperti apa ?" pancing Abimanyu.
"Aku sukanya sama cowok yang humoris, tidak pelit bicara dan romantis "jawab Milea.
Wajah Abimanyu langsung terlihat masam karena semua kriteria yang Milea sebutkan adalah kebalikan dari dirinya.
"Aku bukan type seperti itu " jawab Abimanyu.
"Memang..makanya sejak awal aku tidak suka sama kak Abi karena kak Abi bukan type aku " jawab Milea jujur.
Abimanyu melirik kearah istrinya itu. Bagaimana bisa Milea bisa begitu santai mengatakan jika dirinya bukan type cowok yang ia suka tanpa takut menyinggung perasaan suaminya.
"Lalu kenapa kamu mau jadi pacar aku ?" tanya Abimanyu.
"Aku terpaksa karena kak Abi mengancam aku " jawab Milea jujur.
"Oh begitu ya " ujar Abimanyu sinis.
"Iya..tapi seiring berjalannya waktu sekarang semua tiba-tiba berubah 180'..sekarang aku malah tidak bisa lepas dari suami aku yang ganteng ini " Milea memeluk erat perut Abimanyu membuat kekesalan pria tampan itu sirna seketika. " Kak Abi sudah mengguna-gunai aku ya ?". tuduh Milea.
"Jangan ngaco !" Abimanyu menyentil kening Milea.
Perjalanan Jakarta-Bandung yang sedikit padat tidak terasa mereka lalui karena mereka terus mengobrol.
*
"Bagaimana perasaan kamu mau ketemu sama mantan ?" tanya Marvin ketika pagi itu mereka sudah siap-siap menghadiri acara akad nikah antara Selina dan Zico.
"Biasa saja..kenapa kamu cemburu ya Sayang karena aku mau ketemu sama Zico ?" tanya Maura.
"Tidak " jawab Marvin.
"Bohong..keliatan tau kamu itu sedang cemburu " Maura menangkup pipi Marvin dengan gemas.
"Ya..sedikit " akhirnya Marvin mengakui jika dirinya memang cemburu.
"Kamu itu lucu sekali kalau sedang cemburu " Maura mencium pipi Marvin dengan hidungnya jika menggunakan bibir khawatir akan merusak make up nya.
"Nanti malam kita kencan berdua yuk Sayang..mumpung sedang di Bandung " bisik Marvin.
"Anak-anak bagaimana ?" tanya Maura.
"Kan ada baby sitter..ada Papih dan Mamih juga " jawab Marvin sambil merengkuh pinggang Maura dan merapatkan ke tubuhnya.
__ADS_1
"Kita menginap di hotel, kita buat adik untuk si kembar " bisik Marvin lagi.
"Mereka masih kecil-kecil Yang " jawab Maura.
"Tidak apa..aku ingin melihat perut kamu buncit lagi " Marvin mengusap perut langsing Maura.
"Terserah kamu saja " jawab Maura akhirnya.
Sementara di rumah Oma, Milea tampak cantik mengenakan kebaya seragam khusus keluarga Adam, disaat Milea sudah rapi Abimanyu tampak masih enggan turun dari ranjangnya.
Abimanyu hanya duduk bersila diatas ranjang sambil menatap penuh kekaguman kepada Milea yang sedang merapikan make up nya.
"Sayaaang..buruan mandi, nanti kita telat datang ke tempat akad nikahnya " Milea menatap tajam kearah Abimanyu dari pantulan cermin di depannya.
Karena Abimanyu tidak menurut akhirnya Milea pun menarik paksa tangan Abimanyu kemudian mendorongnya ke kamar mandi.
Dengan malas Abimanyu pun mandi dibawah kucuran air shower yang dingin. Meskipun dingin namun setelahnya Abimanyu merasa tubuh nya menjadi sangat segar.
Setelah selesai mandi Abimanyu pun memakai kemeja batik seragam keluarga sama persis dengan yang dipakai oleh Adam, Wisnu, Marvin dan Malik.
"Kalau sudah mandi kan keliatan tampannya suamiku ini " puji Milea sambil berjinjit untuk merapikan kerah kemeja Abimanyu.
"Kamu juga cantik Moy " balas Abimanyu.
"Kak Abi kenapa sih sekarang suka sekali panggil Moy..itu kan nama kesayangan dari Papih " Milea mendelik sebal.
"Karena aku ingin kamu nyaman bersama aku seperti kamu nyaman bersama Papih " jawab Abimanyu.
Jam sepuluh pagi semua keluarga sudah berkumpul di sebuah hotel untuk menyaksikan acara akad nikah antara Selina dengan Zico.
Selina butuh waktu bertahun-tahun untuk memantapkan hati menerima pinangan Zico.
Seperti yang Selina tau jika Zico sempat menjalin hubungan dengan Maura, dan karena alasan itu Selina tidak mau hanya dijadikan pelarian oleh Zico.
Butuh perjuangan panjang untuk Zico membuktikan jika ia tulus mencintai Selina dan sudah benar-benar melupakan kisah cintanya dengan Maura.
Dan akhirnya Selina pun mantap menerima Zico setelah yakin jika Zico sudah benar-benar melupakan masa lalunya dengan Maura.
Sepanjang acara akad nikah berlangsung tangan Marvin tidak pernah melepaskan tangan Maura barang sedetik pun membuat Maura sedikit kesal dengan ulah posesif Marvin.
"Dasar cemburuan " Maura memukul tangan Marvin.
"Awas saja kalau kalian curi-curi pandang " ancam Marvin.
__ADS_1
"Sayaaang !?" Maura mencubit perut Marvin gemas.