
Hari ini Milea mengirimkan pesan kepada Abimanyu agar tidak usah menjemputnya.
Hari ini ia akan pulang lebih cepat karena kelasnya akan dipakai untuk rapat guru.
Setelah satu mata pelajaran selesai kelas Milea pun di bubarkan. Milea dan teman-temannya mendadak membuat rencana pergi main di sebuah pusat perbelanjaan.
Maura dan beberapa teman-temannya menghabiskan waktu dengan bermain di sebuah pusat permainan.
Segerombolan remaja belia itu tampak heboh mencoba hampir semua permainan.
Setelah berjam-jam menghabiskan uang jajan mereka disana segerombolan remaja itu kini menyerbu sebuah restoran yang ada disana.
Pada saat makan segerombolan remaja itu sangat berisik sehingga mengganggu beberapa pengunjung lain yang sedang makan disana.
Diantara para pengunjung yang tampak sangat terganggu adalah beberapa orang berpakaian kantoran yang duduk tidak jauh dari tempat Milea dan teman-temannya makan.
Mereka yang sedang membahas sesuatu yang penting tampak kesal karena Milea dan teman-temannya yang berisik.
"Biar saya tegur mereka pak " ucap salahsatu diantara mereka kepada pria tampan berjas hitam.
"Sudah biarkan saja..namanya juga anak-anak " jawab pria tampan itu dengan mata menilik kearah Milea yang sedang makan dengan lahapnya.
Pria tampan berjas hitam itu menganggap tidak perlu menegur segerombolan remaja itu karena diantara mereka ada Milea, cucu kesayangan pengusaha yang kebetulan sangat ia kenal..Adam.
Pria tampan berjas hitam yang sedang makan di sana itu tidak lain adalah Bagas.
Meskipun makan siangnya sudah selesai namun Bagas masih belum mau beranjak dari mejanya. Pria tampan itu malah menyuruh salah satu staf nya memesankan kopi untuknya.
Bagas menyesap kopinya sambil terus memperhatikan gadis belia yang sedang asik makan sambil bersenda gurau dengan teman-temannya.
"Bayar semua tagihan makan anak-anak itu ?" titah Bagas kepada stafnya.
"Baik Pak " jawab pria yang berniat menegur Milea dan teman-temannya itu.
"Banyak sekali tagihannya.. anak-anak itu banyak sekali makannya " gumam pria salah satu staf Bagas itu.
Setelah selesai makan segerombolan remaja itu terlihat saling mengumpulkan uang untuk membayar semua tagihan mereka.
"Lucu sekali mereka " gumam Bagas sambil terkekeh, apalagi melihat Milea yang tampak mengomel karena ia kebagian menyumbang paling banyak.
Setelah semua uang terkumpul Milea pun tampak memanggil pelayan untuk meminta tagihannya.
"Semua sudah dibayar oleh bapak yang dimeja sana " ucap salah satu pelayan sambil menunjuk kearah meja tempat Bagas dan beberapa stafnya berada.
__ADS_1
Milea menoleh kearah meja Bagas dan ia tampak terkejut ketika mendapati Bagas tengah menatapnya.
Dengan sedikit malu-malu Milea pun menghampiri meja Bagas untuk mengucapkan terimakasih.
"Sudah selesai makannya ?" tanya Bagas kepada Milea.
"Sudah Om " jawab Milea.
"Sekarang pamit sama teman-teman kamu..bilang kamu akan pulang sama Om " titah Bagas.
"Haah..??" Milea melongo tidak mengerti.
"Kamu bilang pada mereka Milea akan pulang dengan saya !" titah Bagas pada stafnya yang tadi.
"Baik pak " jawabnya.
Staf Bagas menghampiri teman-teman Milea dan mengatakan apa yang barusan Bagas perintahkan.
Milea pun ikutan pamit kepada teman-teman nya sambil mengembalikan uang yang sudah terkumpul di tangannya.
"Uang nya gw balikin..kita makan dibayarin Om Bagas " ucap Milea.
Sebelum pulang teman-teman Milea menghampiri Bagas dan mengucapkan terimakasih.
"TERIMAKASIH.. OOM " ucap mereka dengan suara yang berisik.
"Kita pulang !" Bagas menuntun Milea keluar dari restoran setelah teman-teman Milea pulang.
"Kamu mau pulang kemana ? ke rumah kamu atau ke rumah Papih Adam ?" tanya Bagas.
"Ke rumah Papih saja Om " jawab Milea.
"Kenapa jam segini keluyuran di Mall, kamu bolos ya ?" tanya Bagas menyelidik.
"Tidak Om..aku tadi pulang lebih awal karena kelasnya dipakai rapat " jawab Milea.
"Kamu tidak bohong kan ?" tanya Bagas.
"Tidak Om " jawab Milea.
Ketika mereka dalam perjalanan mengantarkan Milea pulang, tiba-tiba Bagas mendapat pesan dari Felisha yang meminta dijemput di salon langganannya.
"Kamu tidak keberatan kan kalau kita jemput Tante Felisha dulu di salon ?" tanya Bagas.
__ADS_1
"Tidak Om " jawab Milea.
Bagas menyuruh sopirnya mengarahkan mobilnya ke salon tempat Felisha berada.
Salon langganan Felisha kebetulan tidak terlalu jauh sehingga tidak butuh waktu lama mereka pun sampai.
Felisha yang sudah menunggu langsung bergegas masuk ke dalam mobil.
"Mile ?!" Felisha tampak terkejut ketika mendapati gadis belia itu ada di dalam mobil.
"Bagaimana bisa Milea ikut mobil kamu Sayang ?" tanya Felisha.
"Tadi kita bertemu di resto..dia sedang bolos sama teman-teman nya " jawab Bagas berdusta.
"Kamu bolos Sayang ?" Felisha langsung melotot kearah Milea yang duduk disampingnya. " Tidak boleh bolos Sayang !"
"Tidak Tante..Om bohong " Milea mengerucutkan bibirnya.
"Mas becanda Sayang " Bagas terkekeh melihat bibir Milea yang mengerucut lucu.
"Mas ketemu Milea di restoran..makanya Mas ajak.pulsng sekalian " ujar Bagas.
"Tante pikir kamu beneran bolos.. kalau benar bolos mau Tante sentil " ancam Felisha.
Sepanjang perjalanan Felisha terus mengajak Milea mengobrol. Wanita cantik itu tampak penasaran akan sosok Milea yang menurutnya kecil-kecil cabe rawit karena masih kecil sudah bisa bawa motor sendiri.
Ketika melewati toko kue langganannya Felisha meminta mampir.
"Beli kue dulu yuk " Felisha mengajak Milea turun.
Milea mengikuti langkah Felisha ketika wanita cantik itu menuntun tangannya masuk ke toko kue.
Felisha membeli beberapa croissant untuk cemilan mereka di jalan dan dua kotak carrot cake untuk dibawa pulang oleh Milea.
Setelah membeli kue mereka pun melanjutkan perjalanan mengantarkan Milea pulang.
Sambil menikmati croissant nya Felisha terus berceloteh dan menasehati Milea seperti seorang ibu menasehati putrinya.
"Iya Tante " jawab Milea dengan mulut penuh croissant membuat Bagas yang duduk di depan tampak terkekeh.
Setibanya di rumah Mikha terlihat kaget melihat Milea pulang diantarkan oleh Bagas dan Felisha.
"Aku tadi ketemu Om Bagas..jadi aku dianterin pulang Mih " Milea berusaha menjelaskan.Setelah mengantarkan Milea Bagas dan Felisha pun pamit pulang.
__ADS_1
"Duuh..biasanya pulang sama anaknya..sekarang pulang sama Mommy dan Daddy nya " Maura menggoda
"Kakak apaan sih ..orang kita tidak sengaja ketemu " jawab Milea cemberut.