
Satu hari bersejarah dalam hidup Abimanyu dan Milea berlalu sudah. Semua keluarga sudah kembali ke rumah masing-masing menyisakan keluarga Adam di rumah megah itu dengan sisa pesta yang masih terlihat di beberapa sudut ruangan.
Milea tampak sibuk melepaskan semua aksesoris dikepalanya dengan dibantu oleh Maura. Sementara Abimanyu terlihat anteng mengobrol dengan Adam dan Wisnu juga Marvin di teras belakang sambil menikmati kopi.
Keempat pria tampan itu tampak serius membicarakan mengenai pendidikan Milea. Tanpa Milea tahu sebetulnya Abimanyu sudah mendaftarkan Milea di sebuah perguruan tinggi yang sama dengan kelima temannya di Jakarta.
"Bagaimana caranya kamu membujuk anak itu terserah kamu, yang penting Milea harus tetap kuliah tahun ini " ucap Adam.
"Iya Pih " jawab Abimanyu.
"Kalau Milea menolak bagaimana ?" tanya Marvin.
"Aku akan buat dia tidak bisa menolak " jawab Abimanyu yakin.
"Milea harus menurut apa kata suami, Daddy dukung kamu sepenuhnya " Wisnu menepuk bahu Abimanyu.
Karena hari semakin sore Abimanyu pun pamit kembali ke kamarnya untuk beristirahat.
Begitu masuk kamar Milea yang sekarang menjadi kamarnya juga Abimanyu mendapati Milea sedang tengkurap diatas kasurnya anteng memainkan ponselnya.
Milea tampak sudah menanggalkan kebaya dan semua aksesoris dikepalanya juga sudah menghapus semua makeup nya. Sekarang gadis itu sudah kembali terlihat seperti gadis remaja pada umumnya dengan wajah polosnya.
Milea menoleh sekilas kearah Abimanyu ketika mendengar kehadiran pria yang baru saja menikahinya itu.
"Kenapa cuek banget sama suami " Abimanyu duduk disisi ranjang dan menatap intens wajah Milea.
"Aku masih kesal sama kak Abi " jawab Milea ketus.
"Kesal kenapa ?" tanya Abimanyu.
'Karena kak Abi merencanakan pernikahan ini tanpa sepengetahuan aku " jawab Milea tetap fokus dengan ponselnya.
"Oh itu " jawab Abimanyu santai kemudian beranjak dari duduknya untuk pergi ke kamar mandi.
__ADS_1
Milea melongo menatap kepergian suaminya itu sambil menahan geram. Meskipun tau Milea sedang kesal namun Abimanyu sama sekali tidak berniat untuk membujuknya apalagi meminta maaf.
Setengah jam kemudian Abimanyu sudah keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang segar. Tetesan air dari rambut basahnya membasahi dada telanjangnya yang sedikit ditumbuhi bulu-bulu halus. Tanpa sadar Milea menelan air liurnya melihat dada telanjang Abimanyu di depannya.
"Pake baju sana !" ucap Milea sambil memalingkan wajahnya ke sembarang arah.
"Memangnya kenapa ?" tanya Abimanyu malah duduk disisi ranjang kemudian memiting kepala Milea.
"Ihh kak Abi " Milea meronta ketika Abimanyu mengunci kepala Milea di dadanya. Milea yang kesal malah menggigit dada Abimanyu hingga pria itu mengaduh dan buru-buru melepaskan pitingannya.
"Ini hari pertama kita sebagai suami istri kamu malah menggigit aku " keluh Abimanyu sambil beranjak mengambil kaosnya dan memakainya.
"Kalau galak begini tidak ada berpetualang keliling Indonesia seperti keinginan kamu " ancam Abimanyu kesal kemudian beranjak menuju sofa dan menjatuhkan bokongnya disana.
Milea menatap nanar kearah Abimanyu. Menyadari jika ia telah melakukan kesalahan dan membuat Abimanyu kesal Milea pun turun dari ranjangnya kemudian menghampiri Abimanyu dan duduk disampingnya.
"Aku minta maaf " cicit Milea sambil menyodorkan jari kelingkingnya kepada Abimanyu minta berdamai.
Milea tidak mau kehilangan kesempatan berpetualang keliling Indonesia hanya karena dirinya yang bersumbu pendek.
"Kak Abii..aku minta maaf " Milea meninggikan suaranya dan mengambil paksa jari kelingking Abimanyu kemudian menautkan nya dengan jari kelingkingnya.
"Aku sudah minta maaf jadi tidak ada alasan batal pergi berpetualang nya " ujar Milea sambil cengengesan.
"Itu kan menurut kamu " jawab Abimanyu membuat Milea langsung melotot.
"Ya sudah kalau kak Abi tidak mau pergi..aku bisa pergi sendiri " jawab Milea sambil beranjak mengambil kopernya dan mengisi dengan baju-bajunya.
"Dasar bocah nakal " Abimanyu hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Milea dan memilih membiarkannya sibuk sendiri.
Malam semakin larut tidak ada malam pertama untuk pasangan muda itu. Milea yang masih kesal kepada Abimanyu memilih membungkus sekujur tubuhnya dengan selimut dan tidur cepat.
Ekspektasi Milea terlalu tinggi terhadap Abimanyu. Jika pasangan lain pasti akan membujuk dengan kata-kata manis jika melihat istrinya merajuk namun itu tidak berlaku bagi Abimanyu. Pria itu tampak santai bahkan ketika Milea mengancam akan pergi keliling Indonesia sendiri.
__ADS_1
Disaat Milea sedang tidur tanpa sepengetahuan Milea Abimanyu memasukkan koper berisi baju-baju mereka kedalam mobil.
"Jadi berangkat Bi ?" tanya Marvin ketika melihat Abimanyu sibuk memasukan barang-barang kedalam mobil.
"Iya kak..lebih cepat lebih baik karena sebentar lagi Milea pasti akan disibukan dengan kegiatan pengenalan di kampus barunya " jawab Abimanyu.
"Oh iya " Marvin mengangguk paham. Ternyata Abimanyu sudah membuat perencanaan sedetil mungkin yang pastinya tanpa sepengetahuan istrinya yang nakal itu.
Setelah melakukan persiapan sedetil mungkin Abimanyu baru beranjak untuk tidur.
"Dasar anak nakal " Abimanyu merapikan anak rambut yang sedikit menutupi wajah cantik Milea. Meskipun tidur dengan mulut sedikit menganga namun tidak mengurangi kadar kecantikan gadis nakal itu, malah membuat Abimanyu gemas sendiri sehingga tidak tahan untuk tidak mengecup bibirnya dengan lembut.
"Hhmmm.." Milea menggeliat merasa ada yang mengusik tidurnya namun itu tidak membuat gadis itu terbangun malah tanpa sadar tangan dan kakinya memeluk tubuh Abimanyu seperti memeluk gulingnya.
Keesokannya pagi-pagi sekali Abimanyu membangunkan Milea.
"Aku masih ngantuk kak " Milea tanpa sadar semakin mengeratkan pelukannya di dada Abimanyu.
"Kita pergi hari ini, kamu siap-siap gih " ucap Abimanyu sambil mencolek-colek hidung Milea membuat gadis itu terganggu dan akhirnya membuka matanya.
"Pergi kemana ?" tanya Milea setelah matanya terbuka sempurna.
"Kan kamu ingin pergi berpetualang, apa sebaiknya berpetualang nya disini saja ?" tanya Abimanyu sambil mendekatkan wajahnya kearah Milea.
"Baiklah aku akan siap-siap sekarang " Milea langsung mendorong tubuh Abimanyu dan buru-buru kabur ke kamar mandi.
Abimanyu tertawa melihat Milea yang lari terbirit-birit karena takut ia sentuh. Abimanyu tidak dapat membayangkan bagaimana reaksi gadis nakal itu jika ia menuntut haknya sebagai suami..tanpa sadar Abimanyu tertawa sendiri ketika membayangkannya.
Setelah semua siap mereka pun berpamitan kepada seluruh keluarga dan memulai petualangan mereka berdua.
Perjalanan mereka dimulai menuju daerah Jawa tengah.Rencananya mereka akan menginap di Jogja selama dua hari sebelum melanjutkan ke daerah Jawa timur.
Setelah menempuh perjalanan berjam-jam akhirnya sepasang pengantin baru itupun memutuskan menginap di sebuah hotel di Jogja.
__ADS_1
Abimanyu yang lelah setelah berjam-jam menyetir akhirnya tertidur sangat lelap begitu juga dengan Milea yang tertidur pulas dalam dekapan hangat pria yang selalu ia panggil si gunung es.