
Sepulang sekolah Abimanyu menunggu Milea di gerbang sekolah. Tidak lama kemudian Milea pun keluar dari gedung sekolahnya.
"Kak Abi sedang apa disini ?" tanya Milea.
"Menunggu kamu " jawab Abimanyu.
"Tapi aku pulangnya dijemput pak Muh..itu mobilnya sudah datang " Milea menunjuk mobil jemputan nya yang baru datang.
Abimanyu hanya diam mematung diatas motornya. Milea yang merasa tidak enak hati akhirnya menyuruh pak Muh pulang karena ia memilih pulang bersama Abimanyu.
"Mana helm nya ?" tanya Milea sebelum ia naik keatas motor Abimanyu.
"Kakak lupa..tidak bawa helm dua " Abimanyu terlihat bingung.
"Kakak Abi gimana sih..tau gitu aku pulang sama pak Muh saja " kesal Milea.
Karena pak Muh sudah terlanjur pergi akhirnya dengan terpaksa Milea dibonceng oleh Abimanyu tanpa menggunakan helm.
Ketika melewati perempatan lampu merah mereka tiba-tiba diberhentikan oleh Polisi lalu lintas yang kebetulan sedang melakukan razia. Dan sialnya salah satu petugas yang sedang melakukan razia adalah Sadewa kakaknya Abimanyu.
Sadewa langsung membawa kedua remaja itu sedikit menjauh dan memarahi keduanya.
"Kamu itu bikin malu kakak saja " omel Sadewa.
"Maaf kak aku lupa tidak bawa helm dua " jawab Abimanyu sambil menunduk sementara Milea tampak mengkerut dibelakang tubuh Abimanyu.
Sadewa yang melihat Milea tampak ketakutan dibelakang tubuh Abimanyu akhirnya merasa iba dan berhenti memarahi adiknya.
"Sekarang kalian pulang dan besok-besok pake helm dua-duanya " nasehat Sadewa.
"Iya kak " jawab Abimanyu.
Sadewa melepaskan Abimanyu dan Milea setelah mereka mendapat pengarahan terlebih dahulu agar tidak kembali melakukan pelanggaran.
"Kakak Abi sih pake lupa bawa helm dua jadinya kita kena razia dan dimarahin lagi sama pak Polisi " omel Milea sambil mencubit pinggang Abimanyu dengan kesal.
"Iya maaf " jawab Abimanyu.
Remaja tampan itu harus merelakan pinggangnya menjadi sasaran cubitan jari lentik Milea.
"Kamu pulang ke rumah Mommy atau Papih Adam ?" tanya Abimanyu.
__ADS_1
"Ke rumah Papih " jawab Milea.
Abimanyu melajukan motornya menuju rumah Adam. Setibanya di sana mereka disambut tatapan menyelidik dari Marvin yang kebetulan sedang mencuci mobilnya di depan.
Setelah mengantarkan Milea Abimanyu pun pamit pulang kepada Marvin.
"Kamu kok bisa pulang sama Abi.. memang pak Muh kemana ?" tanya Marvin.
"Tadi pak Muh sebetulnya jemput tapi aku suruh pulang karena kak Abi juga jemput aku di sekolah " jawab Milea jujur.
"Jangan-jangan Abimanyu naksir kamu " tebak Marvin
"Tidak lah Om..kak Abi itu sudah punya pacar " jawab Milea sambil ngeloyor pergi kemudian menghampiri Mikha yang sedang menimang salahsatu bayi Maura, sementara bayi satunya lagi ada dalam pangkuan Maura.
*
Setelah si kembar berusia satu Minggu keluarga Adam menggelar acara syukuran dan Aqiqah.
Seluruh keluarga hadir dalam acara pengajian yang diadakan siang itu termasuk orangtua mendiang ibu Maura.
Kedua bayi mungil yang diberi nama
Mahardika dan Maharani itu tampak tertidur pulas dalam gendongan Marvin dan Maura pada saat acara pengajian di gelar.
Nisa dan Yudhis sore itu datang dengan membawa putra mereka yang sudah berusia tiga bulan lebih.
Nisa datang sambil menggendong bayinya sedangkan Yudhis membawa kado yang berukuran cukup besar.
"Aih lucu banget..kakak iri sama kamu bisa langsung dapat dua bayi " Nisa menatap kagum pada si kembar yang sedang tertidur lelap di ranjangnya.
"Jangan iri kak..punya dua bayi itu repot..aku saja sempat nangis ketika mereka menangis bersamaan karena ingin menyusu " ujar Maura.
"Pasti repot..kakak saja yang punya satu bayi repot apalagi kamu dua " Nisa terkekeh sambil mencolek-colek pipi si kembar.
"Untung kak Yudhis tipe Papa siaga jadi bisa saling membantu " sambung Nisa sambil melirik kearah Yudhis yang sedang mengobrol dengan Marvin sambil menggendong putra mereka.
Nisa yang lebih dulu berpengalaman memiliki bayi membagi pengalamannya kepada Maura tentang bagaimana cara mengurus bayi.
Setelah Nisa dan Yudhis pulang, tidak lama kemudian keluarga Bagas pun datang. Kali ini mereka hanya datang berdua karena Alysha dan Abimanyu sedang menginap di rumah Nakula.
"Tante.. Alysha nya tumben tidak ikut ?" tanya Milea kepada Felisha yang sedang menggendong Maharani.
__ADS_1
"Alysha sedang menginap di rumah kakaknya " jawab Felisha tersenyum kepada Milea.
"Kenapa cuma Alysha yang ditanya..kakaknya tidak ?" goda Felisha.
Yang Felisha maksud kakaknya tentu saja Abimanyu, karena Abimanyu adalah orang yang rajin ikut berkunjung selain Alysha.
"Hah..?" Milea bengong dengan mulut melongo.
"Sayang..kebiasaan deh suka iseng, Milea itu masih anak-anak mana mengerti " omel Bagas ketika melihat Milea yang tampak melongo tidak mengerti arah ucapan Felisha.
"Habis dia itu lucu sekali Mas..kalau boleh mau aku ambil jadi menantu " Felisha terkikik.
"Jangan ngawur..Milea itu masih dibawah umur " omel Bagas.
"Ya maksudnya nanti " jawab Felisha.
Mikha dan Millie juga Maura yang mendengar candaan Felisha hanya tertawa, sementara Milea sendiri tampak cuek karena tidak mengerti dengan apa yang sedang orang dewasa itu bicarakan.
Setelah Bagas dan Felisha pulang barulah Milea bertanya kepada Millie mengenai apa yang mereka bicarakan tadi.
"Tante Felisha itu tadi maksudnya apa sih Mom ?" tanya Milea sambil mengelus-elus pipi bayi dalam gendongan Maura.
"Maksudnya dia ingin jodohin kamu sama Abimanyu " jawab Millie.
"Jodohin aku sama kak Abi ? ih Ogah..dia itu gunung es Mom " ujar Milea.
"Jangan bilang ogah..nanti kualat loh " ledek Maura.
"Ya ga mungkin lah kak..kakak juga tau sendiri kan kalau kak Abi itu sudah punya pacar " jawab Milea.
"Iya juga sih..tapi kalau jodoh kan mana tau dek..contohnya Om Marvin..dulu pacaran sama kak Nisa eh taunya nikahnya sama kakak " ujar Maura.
"Kalau Papih setuju jodohin kamu sama Abimanyu bagaimana ?" tanya Adam menggoda.
"Big No..aku mau kabur saja ke Bandung dan tinggal sama Opa " jawab Milea.
"Mau kabur pake bilang tujuannya mau kemana " Marvin mengacak rambut Milea sambil terbahak.
"Bukannya kamu pernah bilang kalau mau Papih saja yang Carikan jodoh buat kamu ?" tanya Adam.
"Iya..tapi jangan kak Abi..cari yang orangnya rame, aku tidak mau yang diam seperti kak Abi..tidak asik " jawab Milea.
__ADS_1
"Tidak asik tapi mau dijemput " ledek Marvin.
Milea pun langsung terdiam.Ia juga tidak mengerti kenapa ia selalu tidak bisa menolak jika Abimanyu menjemputnya di sekolah dan malah menyuruh pak Muh pulang sendiri.