
Keesokannya Milea membawa helmet Abimanyu ke sekolah. Pada saat pak Muh mengantarkan nya ke sekolah setelah terlebih dahulu mengantarkan Malik, Milea berpesan kepada pak Muh agar tidak usah menjemputnya.
Milea membuat alasan akan kerja kelompok di rumah temannya. Padahal sebenarnya Milea akan menunggu Abimanyu di gerbang sekolahnya untuk mengembalikan helmet miliknya.
Ketika tiba pulang sekolah Milea sengaja berdiri di depan gerbang sekolahnya menunggu Abimanyu lewat karena biasanya Abimanyu pulang tidak lama setelah Milea pulang.
Setelah menunggu hampir setengah jam dan sekolah mulai sepi akhirnya yang ditunggu pun muncul.
Abimanyu lewat di depan gerbang sekolah Milea dengan membonceng seorang teman wanitanya yang juga berseragam putih abu.
Awalnya Abimanyu tidak menyadari jika Milea tengah berdiri di depan gerbang sekolahnya.
Abimanyu memutar balik motornya ketika sosok mungil Milea yang membawa helmet miliknya terlihat di spion motornya.
"Kakak Abi..aku mau mengembalikan ini " Milea memberikan helmet kepada Abimanyu.
"Iya " jawab Abimanyu.
Setelah menerima helmet dari Milea helmet itu Abimanyu berikan kepada teman wanitanya dan menyuruhnya untuk dipakai karena teman wanitanya itu tidak memakai helmet dan kemudian Abimanyu pun kembali melajukan motornya meninggalkan Milea yang tampak berdiri termangu di depan gerbang sekolahnya.
"Bi..siapa anak itu ?" tanya Alyn yang ada diboncengannya.
"Anak itu yang nabrak gw tempo hari " jawab Abimanyu.
"Aiih..sekecil itu sudah bisa bawa motor..gw saja sudah SMA tidak bisa "
"Mana mungkin bisa kalau tidak belajar " jawab Abimanyu.
"Iya juga ya..Lo ajarin gw naik motor dong Bi " rengek Alyn.
" Gw sih mau saja ngajarin Lo..masalahnya diijinin tidak sama Papa Dio ?" tanya Abimanyu.
"Papa pasti tidak ngijinin..makanya jangan sampai Papa tau " rengek Alyn lagi.
"Ga ah..kalo Papa Dio ngijinin baru gw mau ngajarin Lo " jawab Abimanyu.
" Ya sudah kalau Lo ga mau ngajarin gw mau minta diajarin sama Azriel saja " Alyn langsung cemberut.
"Emang Lo yakin Azriel juga mau ngajarin Lo ?..dia juga ga akan mau ngajarin Lo kalau papa Dio larang " Abimanyu terkekeh.
"Huh..dasar..kalian itu sepupu tidak guna " Alyn menggerutu.Abimanyu hanya terkekeh.
__ADS_1
"Eh Bi..anak kecil tadi itu manis dan lucu ya..klo gw punya adik seperti dia lucu kali " ujar Alyn.
"Ga lucu..masa adiknya bisa bawa motor sedangkan kakaknya tidak " jawab Abimanyu.
"Abi...awas Lo ledekin gw " Alyn menoyor kepala Abimanyu dari belakang.
*
Setelah hampir setengah jam akhirnya ojek online pesanan Milea pun muncul.
Milea memakai helmet yang diberikan driver ojek online sebelum mereka berlalu meninggalkan gerbang sekolah Milea.
Setengah perjalanan menuju rumah Bagas tiba-tiba hujan turun. Meskipun tidak terlalu deras namun cukup membuat tubuh Milea basah meskipun ia berlindung dibalik jas hujan driver ojek online yang besar
"Mile..kenapa tidak telpon kakak saja kalau hujan kan bisa kakak jemput " omel Maura ketika adiknya itu turun dari motor dengan tubuh basah kuyup.
"Hujannya pas setengah jalan kak..tapi asik juga hujan-hujanan " jawab Milea sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.
"Sekarang kamu langsung mandi sana..Kakak akan buatkan teh manis hangat " titah Maura.
"Aku mau coklat panas saja kak " pinta Milea sebelum Maura berlalu ke dapur.
Maura muncul ke kamar Milea dengan secangkir coklat panas pesanan adiknya itu.
Disaat yang bersamaan Milea pun muncul dari kamar mandi dan sudah memakai baju rumahnya.
"Kamu kenapa tidak dijemput sama pak Muh ?" tanya Maura yang merasa kasian melihat adiknya pulang kehujanan dengan ojek Online.
"Aku tadi habis kerja kelompok dulu di rumah teman kak " jawab Milea berdusta.
"Iya..tapi pulangnya minta dijemput saja..jangan hujan-hujanan nanti sakit " nasehat Maura.
"Tidak akan..hatsci..." jawab Milea sambil bersin.
"Tuh kan bersin-bersin " Maura tampak khawatir.
"Cuma bersin doang masa tidak boleh " jawab Milea sambil menyesap coklat panasnya.
Malam harinya kekhawatiran Maura terbukti, Milea mengalami demam dan membuat semua penghuni rumah khawatir.
Adam memaksa Millie untuk membawa Milea ke dokter malam itu juga namun Milea menolak.
__ADS_1
"Kenapa sih kalian itu susah banget kalau dibawa ke dokter ?" tanya Adam kesal sambil menatap Milea dan Maura bergantian.
"Kakak sekarang sudah tidak takut lagi Pih..orang setiap bulan langganan ke dokter buat periksa kandungan " bela Maura.
"Iya sekarang tidak takut..dulu penakut sama seperti Milea " jawab Millie sambil mengompres dahi Milea.
"Aku cuma demam biasa saja Mom..janji besok juga pasti sembuh " ucap Milea.
"Pake janji segala.." omel Adam.
Mendapat Omelan dari Adam Milea langsung mengadu kepada Mikha dan ujung-ujungnya Adam yang mendapat Omelan dari Mikha.
"Kamu itu anak sakit malah diomelin bukannya disayang-sayang " omel Mikha.
"Bukan ngomel Sayang..Abang khawatir sama Milea " bela Adam.
Millie dan Wisnu hanya geleng-geleng kepala mendengar perdebatan Adam dan Mikha.
"Sebetulnya Milea itu putri kita atau mereka sih ?" bisik Millie.
"Putri kita lah Sayang..tapi dikuasai oleh Mamih dan Papih " jawab Wisnu.
Karena masih mengalami demam keesokannya Milea terpaksa tidak masuk sekolah. Dan Millie dan Wisnu pun membawa Milea ke dokter karena Adam terus memaksa menyuruh Milea dibawa ke dokter.
"Papih itu lebay sekali..padahal kata dokter juga aku cuma demam biasa karena kehujanan " Milea menggerutu begitu mereka pulang dari tempat praktek dokter keluarga.
"Bukan lebay Sayang..Papih itu sayang banget sama kamu " ucap Wisnu sambil menyetir.
"Iya..Papih itu takut kamu demamnya keterusan " tambah Millie.
"Iya " jawab Milea.
Kasih Sayang Papih nya kepadanya sudah tidak bisa diragukan lagi meskipun diusianya sekarang Milea sudah tau jika ia dan Maura bukanlah cucu kandung Papih Adam.
Meskipun Milea hanya mengalami demam biasa namun dokter menyarankan Milea untuk istirahat di rumah selama dua hari.
*
Sudah dua hari ini Abimanyu selalu melambatkan laju motornya ketika melewati sekolah Milea berharap dapat melihat gadis belia itu seperti dua hari sebelumnya namun tidak berhasil.
Dari keterangan teman Milea yang ia tanyai Abimanyu baru mengetahui jika ternyata Milea sudah dua hari tidak masuk sekolah karena sakit.
__ADS_1