My Posesif Uncle

My Posesif Uncle
Bukan Gatal Tapi Jodoh


__ADS_3

Minggu pagi Milea dan Abi juga Bagas dan Felisha kembali ke Jakarta. Sementara yang lainnya masih akan tinggal di Bandung sampai dua hari kedepan.


Sepanjang perjalanan Milea tampak tertidur dengan sangat pulas. Wanita cantik itu tampak kelelahan Setelah semalaman digempur habis-habisan oleh Abimanyu.


Abimanyu tersenyum tipis ketika mengingat tadi pagi Milea sempat ngamuk-ngamuk ketika mendapati sekujur tubuhnya dipenuhi oleh kissmark terutama dibagian leher dan dadanya.


"Kak Abi itu vampir bukan sih !" Milea memarahi Abi ketika menatap tubuh polosnya di cermin setelah selesai mandi.


"Tidak usah marah..hal begitu wajar dalam hubungan suami istri " jawab Abimanyu santai.


"Wajar tapi malu tau " sungut Milea.


"Malu kenapa ? harusnya kamu itu bengga karena itu adalah tanda cinta dari aku untuk kamu " ujar Abimanyu.


"Tapi itu curang..tubuh aku belang begini tapi tubuh kak Abi tidak, berarti cuma aku yang malu. Biar adil sini aku balas supaya kita sama-sama malu " Milea naik ketubuh Abimanyu kemudian membuat kissmark di leher dan beberapa bagian tubuh Abimanyu.


Milea yang polos tidak menyadari jika aksi balas-balasannya itu malah memicu bangkitnya salah satu bagian tubuh suaminya yang paling sensitif dan akhirnya menjadi bumerang kepada Milea sendiri. Pagi itu Milea pun menyerah setelah mendapat serangan fajar dari Abimanyu.


"Dasar anak nakal " Abimanyu tersenyum mengingat kejadian tadi pagi Sambil mengusap kepala Milea yang terkulai disandaran jok mobilnya.


Setelah hampir tiga jam perjalanan akhirnya mobil Bagas dan mobil Abimanyu pun sampai di rumah.


"Moy Sayang...bangun sudah sampai !" Abi menepuk pipi Milea lembut.


"Sudah sampai ya ?" Milea akhirnya membuka matanya.


"Kamu tidur nyenyak sekali " Abimanyu mengusap puncak kepala Milea.


"Aku ngantuk kak..kamu menyiksa aku semalaman..dasar suami kejam " sungut Milea sambil membuka seatbelt nya kemudian turun dari mobil.


Abimanyu turun dari mobil kemudian menurunkan semua barang mereka dari jok belakang dan dibawa ke kamarnya.


Kepulangan mereka disambut wajah Alysha yang cemberut karena tidak diajak ke Bandung.


"Kemarin kan kamu ada acara disekolah makanya tidak Daddy ajak " Bagas merangkul bahu putri bungsunya yang manja.


"Iya tapi sebetulnya aku ingin ikut Dad " Alisha mengerucutkan bibirnya tanda sedang merajuk.


" Nanti lagi saja kita semua menginap disana kalau kak Luna pulang " janji Bagas.


"Nunggu kak Luna pulang lama Dad " jawab Alysha.


"Kalau begitu Minggu depan saja kita semua pergi ke Bandung " ujar Bagas.

__ADS_1


"Bener ya Dad..jangan bohong "


"Memangnya kapan Daddy bohong sama kamu ?" tanya Bagas.


"Tidak pernah " jawab Alysha sambil tersenyum.


Bagas adalah orang yang paling disiplin dan sangat menepati janji dan selalu memenuhi semua keinginan anak-anaknya.


Beruntung semua anak-anak Bagas adalah anak yang penurut dan tidak pernah meminta yang macam-macam meskipun kehidupan mereka bergelimang harta.


Setelah masuk ke kamarnya Abimanyu langsung tertidur sementara Milea memilih membongkar baju kotor dari dalam tas mereka untuk di Loudry.


Meskipun tidak sepenuhnya mengurusi semua kebutuhan Abimanyu terutama untuk urusan perut, namun Milea berusaha mengurusi urusan yang lainnya semampunya.


Setelah memisahkan pakaian kotor, Milea melanjutkan dengan merapikan kamar agar pada saat suaminya bangun kamar mereka sudah rapi.


Beruntung tadi di perjalanan Milea cukup tidur sehingga sekarang ia mempunyai energi lebih untuk beres-beres kamar.


Ketika Abimanyu masih tertidur Felisha mengajak Milea dan Alisha ke rumah Zhifana dan Cindy untuk mengantarkan oleh-oleh yang mereka beli dari Bandung.


Setelah pulang mengantarkan oleh-oleh mereka bertiga melanjutkan dengan berbelanja kebutuhan dapur.


Milea dan Alysha membuntuti kemana Felisha melangkah dengan masing-masing membawa troli yang hampir penuh.


Pada saat sedang berbelanja Milea tiba-tiba bertemu dengan Samuel yang juga sedang menemani Mama nya belanja.


"Sama siapa Mil ?" tanya Mama Samuel ketika melihat Milea di bagian bumbu dapur.


"Sama Mama mertua dan adik ipar Tan " jawab Milea sambil mencium tangan Mama Samuel.


"Mertua dan adik ipar kamu cantik pantas suami kamu ganteng " puji Mama Samuel.


"Iya dong Tan..kalau tidak ganteng aku mana mau " jawab Milea sambil nyengir.


"Huh sekarang bilang begitu Mam, dulu saking tidak mau ketemu sama kak Abi dia sampai kabur loncat tembok sekolah " cibir Samuel.


"Itu kan dulu " jawab Milea sambil tertawa.


"Mil..adiknya Abi sudah punya pacar belum ?" tanya Mama Samuel diam-diam menatap kagum pada kecantikan Alysha.


"Belum Tan " jawab Milea.


"Kenalin sama si Samuel dong kasian dia sampai sekarang belum punya pacar " ujar Mama Samuel membuat Milea melongo.

__ADS_1


"Mama apaan sih " Samuel langsung melotot kepada Namanya.


"Lihat Sam..adik iparnya Milea cantik loh " Mama Samuel mengarahkan wajah putranya kearah Alysha yang sedang berada di counter buah-buahan dengan Felisha.


"Mam..!" Samuel melotot kearah Mamanya. Samuel tidak suka diperlukan seperti itu oleh mamanya.


"Kamu sudah kuliah masa belum punya pacar juga, Milea saja sudah nikah..mama jadi tidak yakin apakah anak mama normal atau tidak" jawab Mama Samuel.


"Milea sudah nikah karena dia saja yang gatel " ujar Samuel dengan wajah kesalnya.


"Enak saja bilang gw gatel..itu namanya sudah jodoh " Milea menoyor kepala Samuel.


"Kalian itu malah berantem...sudah sana Mil mertua kamu nyariin tuh " Mama Samuel menarik tangan Samuel menjauh dari Milea.


"Awas Lo bilang gw gatel " Milea mengacungkan tinjunya kearah Samuel yang mulai menjauh sambil mendorong troli yang sudah penuh dengan belanjaan.


Milea kembali mendekat kearah Felisha dan Alysha yang sudah akan menuju ke meja kasir setelah troli mereka penuh.


"Kakak tadi kenapa menghilang, aku sama Mommy tadi cariin tau " ucap Alysha sambil menunggu Mommy nya melakukan pembayaran.


"Tadi kakak ketemu teman sama Mamanya jadi ngobrol dulu sebentar " jawab Milea.


"Oh pantas " jawab Alysha.


Setelah selesai belanja ketiga wanita cantik itupun pulang. Mereka tiba di rumah pada saat hari mulai sore.


"Kamu darimana Moy tiba-tiba menghilang " tanya Abimanyu ketika Milea muncul di kamar mereka.


"Habis pergi sama Mommy nganterin oleh-oleh untuk kak Zhi dan kak Cindy, terus belanja bulanan " jawab Milea.


"Pantesan lama " jawab Abimanyu.


"Yaelah cuma beberapa jam saja masa lama " ujar Milea.


"Walaupun cuma sebentar tapi kamu harus ijin suami dulu kalau mau pergi " nasehat Abimanyu.


"Tadi kan kak Abi sedang tidur, aku tidak tega banguninnya..lagian aku juga perginya sama Mommy..kak Abi itu cerewet sekali sih !"


Abimanyu bengong mendengar Milea yang menyerocos panjang lebar. Menyadari suaminya terbengong-bengong menatapnya Milea pun langsung menutup mulutnya menyadari akan kesalahannya. "Maaf " cicit nya dengan wajah ketakutan.


"Aku ngomong A sampai B, kamu jawabnya A sampai Z " Abimanyu menyentil kening Milea.


"Iya maaf..aku salah " Milea memeluk perut Abimanyu untuk meredakan kekesalannya dan usahanya ternyata cukup ampuh. Abimanyu melupakan kekesalannya dan tersenyum sambil mengacak rambut Milea dengan gemas.

__ADS_1


__ADS_2