My Posesif Uncle

My Posesif Uncle
Cemburu Buta


__ADS_3

Setelah selesai makan mereka pun keluar dari gerai ayam goreng. Abimanyu menuntun kedua bocah itu menuju parkiran dimana sopir yang mengantar Milea dan Malik sudah menunggu.


"Hati-hati di jalan dan langsung pulang " pesan Abimanyu kepada Milea.


"Iya kak " jawab Milea sebelum mereka berpisah.


Abimanyu kembali masuk kedalam Mall setelah mobil yang membawa Milea dan Malik berlalu dari parkiran Mall.


Setibanya di rumah sopir Opa melaporkan kepada Millie dan Wisnu jika Milea dan Malik bertemu dengan seseorang dan mereka makan bersama di Mall.


Millie dan Wisnu pun langsung menanyai kedua bocah itu tentang apa saja yang mereka lakukan di Mall.


Millie dan Wisnu memancing kedua bocah itu agar bercerita sendiri tanpa perlu ia tanya.


"Kita beli mainan Dad..terus beli kosmetik..sudah itu langsung main sampai puas..iya ga dek " Milea bercerita.


"Iya Dad.. setelah main kita pergi makan..tapi disana kita bertemu sama kakak yang dulu kakak Mile tabrak " Malik melanjutkan cerita kakaknya.


"Maksudnya kalian bertemu kak Abimanyu ?" tanya Wisnu.


"Iya Dad..malah dia bayarin semua makanan kita yang banyak " lanjut Milea sambil terkikik.


"Abimanyu bayarin kalian makan ?" Millie langsung melotot.


"Iya Mom..tapi kakak tidak minta dibayarin Mom..sumpah " Mile mengangkat dua jarinya.


"Kalian bilang terimakasih tidak ?" tanya Maura yang sedang menggelendot dibahu Marvin.


"Lupa kak " jawab Milea.


"Ya ampun kalian itu bikin malu saja " Millie menepuk jidatnya.


"Aku beneran lupa Mom " cicit Milea.


"Kok bisa sih kalian ketemu Abimanyu disini..jangan-jangan dia ngikutin kamu buat balas dendam " Marvin menakut-nakuti Milea.


"Oom..jangan bilang gitu dong " Milea mencubit lengan Marvin.


"Om cuma becanda " Marvin tertawa terbahak-bahak.


"Kakak Abi bilang katanya dia dan keluarganya sedang berlibur di Bandung " jawab Milea.


"Oh iya..waktu kemarin mereka sempat bercerita jika mereka punya rumah di Bandung juga..di daerah Setiabudi " ujar Millie.

__ADS_1


"Setiabudi tidak jauh dari sini..kalau ada kesempatan bertemu lagi nanti kalian jangan lupa bilang terimakasih ya " ujar Wisnu.


"Iya Dad " jawab Milea dan Malik.


Keesokannya jika sebelumnya Mile dan Malik yang minta ijin pergi jalan-jalan, sekarang malah Maura yang gantian merengek pada Marvin ingin pergi jalan-jalan dengan Selina.


Karena perginya dengan Selina Marvin pun mengijinkan. Sebelum berangkat ke lokasi proyek Marvin memberikan sederetan pesan yang wajib Maura patuhi.


"Iya Sayang..kamu itu cerewet sekali ..persis seperti Mommy " Maura memelankan suaranya di kalimat terakhir.


"Kamu bilang kak Millie cerewet aku bilangin loh " bisik Marvin sambil mencubit ujung hidung Maura.


"Jangan dong Sayang " Maura meringis membayangkan bagaimana reaksi Mommy nya jika tau ia menyebutnya cerewet.


Setelah Marvin dan Wisnu pergi ke lokasi proyek Maura pun pergi dengan dijemput oleh Selina.


Ketika Selina datang menjemput Maura sempat tertegun karena ternyata mereka akan pergi bersama Zico.


"Apa kabar Ra ?" sapa Zico ketika Maura masuk di kursi belakang.


"Baik..kak Zico sedang liburan ya ?" tanya Maura.


"Bukan liburan..tapi meliburkan diri " jawab Zico sambil tertawa.


"Pas banget kamu sedang liburan di Bandung jadi kita bisa jalan bertiga " ucap Zico.


"Sebenarnya aku bukan liburan sih di Bandung..aku ngintil suami kerja " ujar Maura sambil terkikik.


"Kak Marvin sedang ada kerjaan disini ?" tanya Selina.


"Iya..dia sama Daddy sedang ngerjain proyek Papih di sini " jawab Maura.


"Hebat..mertua sama menantu kompak " puji Zico.


"Mereka sangat kompak..bahkan mereka punya hoby yang sama yaitu main PlayStation " oceh Maura.


"Kak Marvin kan kalau main PS suka ga tau waktu " Selina rupanya cukup tau kebiasaan kakak sepupunya itu.


"Iya kak..makanya Mommy suka marah-marah karena mereka suka main PlayStation sampai pagi " Maura terkekeh.


Sepanjang perjalanan hari itu mereka bertiga tampak terlibat obrolan yang seru.


Disela-sela obrolan mereka hari itu Maura menangkap jika ada sesuatu yang berbeda diantara Selina dan Zico.

__ADS_1


"Kak Selin..kak Zico..apakah kalian pacaran ?" tanya Maura sambil menatap kearah Selina dan Zico penuh curiga.


"Iya " jawab Zico.


"Apaan ih..kapan kita jadiannya " sanggah Selina.


"Itu waktu di nikahan Maura dan Marvin " jawab Zico.


"Di nikahan Maura dan kak Marvin ?" tanya Selina.


"Iya..gw kan waktu itu nembak Lo pake bunga..tapi Lo nya malah ngambek " jawab Zico.


"Haah..jadi waktu itu serius kak Zico nembak kak Selin ?" Maura ingat waktu Zico memberikan bunga kepada Selina di hari pernikahan mereka


"Iya " jawab Zico.


"Lo kalau nembak gw yang bener dong..gw pikir becanda " sungut Selina.


"Apa perlu gw ulang lagi..biar Maura jadi saksinya " tanya Zico.


"Tidak usah..sudah basi " jawab Selina.


Maura hanya tertawa melihat Selina yang tidak menyadari jika Zico ternyata serius menembaknya di acara pernikahannya.


Setelah seharian mengunjungi tempat-tempat yang menarik di Bandung, sorenya Selina dan Zico mengantarkan kembali Maura pulang ke rumah Oma.


Setelah mengantarkan Maura, Zico dan Selina pun langsung pulang. Mereka tidak sempat turun karena Zico sudah harus kembali ke Bali sore itu.


Setibanya di rumah ternyata Marvin dan Wisnu sudah pulang dari lokasi proyek.


"Sayang pulang jam berapa ? padahal aku sudah buru-buru pulang biar tidak keduluan kamu pulang " Maura langsung duduk dipangkuan Marvin.


"Biar tidak keduluan aku pulang agar tidak ketauan abis jalan sama Zico ya ?" sindir Marvin.


Dari kaca jendela kamarnya Marvin sempat melihat jika Maura pulang diantarkan mobil Zico.


"Kalau tau kamu akan pergi dengan Zico juga aku tidak akan ijinkan kamu pergi " sungut Marvin.


"Aku juga tidak tau kalau kak Zico juga ikut " bela Maura.


"Bagaimana..rindunya sudah terobati setelah seharian jalan bersama ?" tanya Marvin menyindir.


"Kamu ngomong apaan sih Sayang? ga jelas banget " sungut Maura langsung turun dari atas pangkuan Marvin.

__ADS_1


"Aku tuh sudah tidak punya perasaan apa-apa sama kak Zico apalagi sampai merindukan dia..tidak samasekali " oceh Maura sambil menjauh dari Marvin kemudian masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


__ADS_2