
Setelah mendengar Milea muntah-muntah karena mencium bau bawang merah Felisha memang langsung mengintrogasi Milea dan Abimanyu di kamarnya, tanpa Alysha tentunya.
"Apakah kamu yakin sudah meminum pil KB nya tanpa ada yang terlupakan ?" tanya Felisha hati-hati.
"Aku selalu meminumnya Mom setiap malam...kecuali waktu di Bali. Aku sempat lupa membawanya, namun setelah kembali dari Bali aku kembali melanjutkan meminumnya rutin sampai sekarang " jawab Milea.
Felisha tampak menghitung dengan jarinya. Berarti selama seminggu di Bali Milea tidak meminum pil KB nya.
"Waktu kami sedang begituan aku sempat minta berhenti karena lupa tidak membawa pil KB tapi kak Abi nya maksa untuk melanjutkannya katanya tanggung " oceh Milea membuat Abimanyu mengusap wajahnya yang langsung memerah karena malu.
"Seharusnya besoknya kalian buru-buru beli lagi dan melanjutkan minum pil KB nya " ujar Felisha.
"Aku juga niatnya begitu tapi lupa terus Mom " jawab Milea.
Abi sudah tidak bisa berkata apa-apa karena malu dan membiarkan Milea menjawab semua pertanyaan Mommy nya yang sudah seperti seorang penyidik kepolisian saja.
"Kalau begitu nanti sore kamu ikut Mommy ke dokter !" perintah Felisha.
Ia harus segera membawa menantunya itu ke dokter untuk memastikan kecurigaannya dengan Bagas benar atau salah.
"Aku sudah enakan Mom.. sepertinya aku hanya alergi bawang merah saja " ujar Milea.
"Justru itu..kamu harus segera diperiksa oleh dokter biar alerginya sembuh " jawab Felisha.
Anak ini benar-benar polos sampai tidak menyadari kemana arah pertanyaan yang mencecar nya mengenai pil KB tadi batin Felisha.
Dan akhirnya sore itu Felisha benar-benar membawa Milea ke dokter kandungan langganannya.
Milea yang tidak bisa menolak perintah Felisha tampak melampiaskan kekesalannya dengan mencubiti lengan putra mertuanya itu dan Abimanyu pun tampak pasrah dan tidak mengeluh sama sekali.
Setelah sampai di klinik dokter kandungan dan dilakukan pemeriksaan akhirnya Felisha mengetahui jika kecurigaannya dengan Bagas selama ini ternyata benar. Milea sekarang tengah mengandung dan usia kandungannya sudah hampir menginjak enam Minggu.
Felisha pun langsung mengabari seluruh keluarganya dan juga keluarga besannya.
Ketika dalam perjalanan pulang Abimanyu merasakan jemari Milea yang dingin dan berkeringat mencengkram erat tangannya dengan ekspresi wajah yang tidak bisa terbaca..mungkinkah Milea tidak seperti dirinya yang sangat senang akan memiliki momongan ? batin Abimanyu.
__ADS_1
Kedatangan mereka disambut seluruh keluarga Abi dan Milea. Rumah mereka yang biasanya sepi kini tiba-tiba ramai karena keluarga Abi dan keluarga Milea berkumpul untuk menyambut kedatangan calon ibu muda itu.
Milea masih tampak malu-malu ketika seluruh keluarga mengucapkan selamat atas kehamilannya.
Cindy, Maura dan Zhifana langsung memesan banyak makanan di restoran langganan mereka untuk membuat pesta kecil untuk merayakan kehamilan Milea.
Meskipun tidak bisa bergabung dalam pesta keluarga namun Luna dan Kenzo langsung melakukan panggilan video untuk mengucapkan selamat atas kehamilan Milea.
Ditengah suasana pesta Milea dibuat jengah ketika Felisha, Mikha dan Millie membahas tentang rencana mereka untuk memperketat pengawasan terhadap Milea.
"Memangnya aku ini penjahat sehingga harus diawasi dengan ketat " keluh Milea.
"Kamu bukan penjahat tapi anak nakal " Bagas yang menjawab sambil terkekeh.
"Itu kan dulu Dad..sekarang aku sudah tidak nakal lagi. Kenapa kalian selalu memanggilku anak nakal " jawab Milea.
"Itu adalah panggilan kesayangan kami untuk kamu " jawab Felisha.
Suasana yang hangat membuat hubungan Milea dan Abimanyu ikut menghangat. Milea tidak lagi berwajah masam setiap melihat Abimanyu.
Asisten rumah tangga mereka merapikan semua sisa pesta kecil itu dengan cekatan sehingga rumah kembali rapi dan bersih seperti semula.
Milea yang mulai mengantuk memilih langsung naik ke ranjang mereka dan bersiap untuk tidur diikuti oleh Abimanyu.
"Sayang..aku minta maaf ya atas kejadian tadi pagi " ucap Abimanyu lirih setelah mereka berdua berbaring diatas kasur mereka.
"Aku tau kalau aku keterlaluan karena selalu memaksakan kehendak sama kamu " lanjut Abimanyu.
"Baru nyadar ya ?" sindir Milea tajam sambil memiringkan tubuhnya menjadi memunggungi Abimanyu membuat pria tampan itu langsung terdiam dengan wajah yang murung
Sepertinya Milea selama ini memang sangat tertekan dan tidak bahagia bersamanya..atau mungkinkah Milea tidak bahagia dengan kehamilannya ?
Keesokannya Milea terbangun agak kesiangan. Semalam ia tidur sangat nyenyak sepertinya efek dari vitamin dari dokter kandungan yang diminumnya semalam.
Ketika membuka matanya ia melihat Abi sudah mengenakan pakaian kantornya. Abi memang menyiapkan sendiri semua keperluan nya karena Milea yang tertidur sangat pulas.
__ADS_1
"Maaf aku kesiangan jadi tidak sempat menyiapkan keperluan kak Abi " ucap Milea sambil berusaha mengumpulkan nyawanya.
"Tidak apa-apa..aku bisa mengerjakannya sendiri " jawab Abimanyu sambil memakai dasinya.
Milea duduk disisi ranjang menatap Abimanyu dengan perasaan bersalah.
"Kalau begitu aku akan siapkan sarapan untuk kak Abi " Milea buru-buru turun hendak pergi ke dapur.
"Tidak usah Sayang..Bibik sepertinya sudah masak tadi. Oh iya, aku juga sudah buatkan nasi goreng untuk kamu " ucap Abimanyu.
Milea terpaku menatap Abimanyu bingung. Mendengar Abi sudah membuatkan sarapan untuknya entah mengapa tiba-tiba Milea merasa menjadi seorang istri yang tidak berguna.
"Kamu ke kampus jam berapa ?" tanya Abimanyu setelah selesai memasang dasinya.
"Jam delapan " jawab Milea.
"Kamu mau aku antar atau bawa mobil sendiri ? kalau kamu mau aku antar berarti aku ke kantornya setelah mengantarkan kamu ke kampus " tanya Abimanyu.
"Terserah kak Abi saja " jawab Milea.
Untuk menutupi rasa bersalahnya karena bangun kesiangan dan tidak sempat mengurus keperluan Abi hari ini Milea memutuskan akan menuruti apapun perintah suaminya tanpa protes.
"Jangan terserah dong Sayang, aku mau kamu mengatakan keinginan kamu dan aku akan mengikutinya " ujar Abimanyu membuat Milea bengong dengan wajah bingungnya.
"Aku bawa mobil sendiri saja " jawab Milea akhirnya.
"Baiklah, kalau begitu aku pergi duluan..kamu hati-hati ya nyetirnya, ingat ada calon bayi kita di perut kamu " Abi menyentuh perut rata Milea.
Bayi ?..ya Tuhaan Milea sendiri lupa jika kemarin sore dokter memvonis dirinya hamil dan semalam mereka berpesta menyambut kabar kehamilannya. " Ah iya..aku lupa "
"Lupa ?" tanya Abi dengan dahi mengernyit.
Tiba-tiba Abi sangat khawatir bagaimana kalau Milea melupakan jika dirinya sedang hamil dan makan sembarangan di luar sana. Namun jika terlalu cerewet ia takut Milea akan merasa tidak nyaman kepadanya.
Sepertinya Abi harus meminta tolong kepada kelima teman Milea untuk membantu mengawasi istrinya itu.
__ADS_1
Setelah memastikan Milea menghabiskan nasi goreng buatannya dan meminum susu hamilnya Abimanyu pun pergi ke kantor dengan tenang.