
Milea melirik kearah Abimanyu yang tengah menatapnya dan tatapan mereka saling bertemu namun Milea buru-buru membuang tatapannya ke sembarang arah menghindari tatapan tajam Abimanyu yang melelehkan hatinya.
"Kakak Abi liatnya sana..jangan liatin aku !" ucap Milea sambil menunjuk kearah lain.
"Kenapa tidak boleh? " tanya Abimanyu.
"Ya risih saja " jawab Milea.
Setelah sekian lama menunggu dalam keheningan akhirnya Alysha pun selesai. Gadis itu tampak cantik dan menggemaskan dengan model rambut yang sama persis dengan Milea. Jika dilihat sekilas Milea dan Alysha terlihat seperti adik kakak.
"Kamu cantik sekali " Milea termangu menatap Alysha yang sangat cantik dengan model rambut barunya.
"Iya dong..kan aku ingin cantik seperti kak Mile " jawab Alysha.
"Kakak..aku cantik tidak ?" Alysha mengibaskan rambut barunya di hadapan si gunung es.
"Cantik " jawab Abimanyu.
Setelah selesai dengan urusan salon, Abimanyu membawa Milea dan Alysha menuju sebuah restoran karena Alysha mengeluh jika perutnya sudah lapar.
Ketika mereka memasuki sebuah restoran mereka terkejut ketika bertemu dengan Sadewa dan Cindy yang juga sedang makan disana.
"Kak Dewa..kak Cindy..lihat rambut aku bagus tidak ?" Alysha memamerkan rambut barunya.
"Bagus..kamu semakin cantik dengan rambut begini " puji Cindy.
Melihat Sadewa Milea langsung mengkerut dibelakang tubuh Abimanyu.
"Tidak usah takut, kak Dewa dan kak Cindy baik kok " Abimanyu menggenggam tangan Milea kemudian menghampiri Sadewa dan Cindy.
Cindy menatap Milea dengan tatapan menggoda apalagi ketika melihat jemari Milea berada dalam genggaman Abimanyu.
"Hai Milea..senang bertemu dengan kamu " sapa Cindy, sementara Sadewa tampak diam sambil melingkarkan tangannya di bahu Alysha.
"Terimakasih kak " Milea pun menyalami Cindy dan Sadewa bergantian.
__ADS_1
"Kita makan bersama saja disini sekalian kita ngobrol. Kakak penasaran sekali waktu Luna dan Mommy sering membicarakan kamu..ternyata memang kamu itu cantik dan lucu seperti yang Luna dan Mommy bilang " ucap Cindy.
"Kak Luna dan Tante Felisha berlebihan " ujar Milea tersipu.
"Kalian mau makan apa ?" tanya Cindy setelah pelayan menyodorkan buku menu.
Cindy memberikan satu buku menu kepada Milea dan Abimanyu. mereka pun tampak sibuk memilih menu sambil sedikit berdebat.
Sambil memeluk bahu Alysha Sadewa menatap tajam kearah Abimanyu dan Milea yang duduk berdampingan di depannya dan sibuk memilih menu dan akhirnya Abimanyu memilih menu yang sama dengan pilihan Milea dan Alysha.
"Kakak baru tau kalau model rambut kalian ternyata sama " mata Cindy membola begitu menyadari jika gaya rambut Alysha dan Milea ternyata sama.
"Aku memang mengikuti gaya rambut kak Mile, makanya aku minta kak Mile mengantar aku ke salon biar tidak salah model " jawab Alysha.
"Jika dilihat sekilas kalian jadi seperti adik kakak " ujar Cindy sambil tersenyum.
Selama mereka makan hanya para wanita yang terlihat mengobrol sedangkan Sadewa hanya menimpali sesekali saja.
Yang lebih parah adalah Abimanyu. Pria tampan itu terdengar hanya berkata beberapa kalimat saja selama mereka makan.
Setelah selesai makan Alysha tiba-tiba ingin pulang dengan Sadewa dan Cindy. Ia ingin memperlihatkan rambut barunya kepada Satria dan si kembar Safira dan Sahira.
"Tidak kak " jawab Abimanyu.
"Kakak Mile terimakasih ya sudah mengantar aku ke salon..nanti kita janjian jalan-jalan lagi ya " pinta Alysha.
"Iya " jawab Milea.
Keluar dari restoran mereka pun berpisah. Alysha ikut mobil Sadewa dan Cindy, sedangkan Abimanyu membawa Milea dengan mobilnya.
"Terimakasih ya sudah mau mengantar Alysha ke salon " ucap Abimanyu setelah mobil yang mereka kendarai keluar dari parkiran restoran.
"Iya " jawab Milea.
Pada saat mengantarkan Milea pulang Abimanyu sengaja mengambil jalan yang salah sehingga mereka terus berputar-putar membuat Milea kesal.
__ADS_1
"Kak Abi itu tau jalan tidak sih ?" tanya Milea kesal.
"Lupa lagi " jawab Abimanyu.
Milea membuang napas kesal, tidak mungkin Abimanyu lupa jalan karena ia sudah sering mengantarkan nya pulang bahkan tadi pun manusia gunung es itu berhasil menjemputnya tanpa nyasar. Milea yakin jika sebetulnya Abimanyu sedang menjahilinya.
"Kalau kak Abi tidak tau jalan aku saja yang nyetir " pinta Milea yang tentu saja tidak ditanggapi oleh Abimanyu.
"Kak Abi sengaja ngerjain aku ya ?" tuduh Milea menatap tajam kearah Abimanyu.
"Anggap saja begitu..memangnya hanya kamu saja yang bisa jahil " jawab Abimanyu santai.
"Huh..ternyata kak Abi itu orangnya pendendam " cibir Milea.
"Siapa bilang ? aku cuma sedang kasih pelajaran saja sama anak nakal dan jahil bernama Milea Putri Ardana " jawab Abimanyu.
"Huh..pasti kak Abi iseng buka-buka dompet aku sampai tau nama lengkap aku " tuduh Milea.
"Ya " jawab Abimanyu.
Abimanyu bisa tau nama lengkap Milea memang dari kartu pelajar yang ada dalam dompet yang tertinggal di mobil Bagas.
"Kakak..aku cape ingin pulang " pinta Milea sambil mencolek-colek tangan kiri Abimanyu. "Sampai kapan kita akan berputar-putar seperti ini ?"
"Sampai kamu tidak lagi memblokir nomor aku " jawab Milea.
"Oh itu.. baiklah aku buka blokir nya " Milea pun langsung mengambil ponselnya dan mengotak-atiknya. Tidak lama kemudian ponsel Abimanyu pun berbunyi.
"Tuh sudah tidak diblokir lagi sekarang cepat antarkan aku pulang !" pinta Milea.
"Abimanyu memeriksa ponselnya dan terlihat satu panggilan dari Milea di layar ponselnya.
"Oke aku antar kamu pulang sekarang " Abimanyu tersenyum puas, ternyata dengan membawa berputar-putar saja Milea dengan mudah mau membuka blokir nya dan Abimanyu pun melajukan mobilnya kearah jalan yang semestinya.
Tidak butuh waktu lama mobil Abimanyu pun telah sampai di rumah Adam yang megah. Setelah mengantarkan Milea sampai rumah Abimanyu pun langsung pamit pulang.
__ADS_1
Setibanya di rumah Abimanyu hendak menghubungi Milea untuk memberitahu jika besok ia akan menjemput di sekolah namun Abimanyu dibuat geram karena Milea ternyata kembali memblokir nomornya.
"Dasar gadis nakal..awas saja kamu" umpat Abimanyu kesal.