
Dua hari kemudian Abimanyu dan Milea sudah berada di Raja Ampat sesuai permintaan Milea.
Dihari pertama tiba di Raja Ampat mereka memilih menghabiskan waktu di resort untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang.
Sambil beristirahat Milea tampak asik memanas-manasi kelima temannya yang berada di Jakarta dan sedang sibuk melakukan pendaftaran ke perguruan tinggi.
"Selamat repot ya kalian..mending gw dong ga usah pusing belajar bisa menikmati hidup dan pergi kemana gw mau " Milea memprovokasi kelima temannya.
"Memang serius Lo ga akan masuk kuliah tahun ini ?" tanya Samuel.
"Ya serius lah..mungkin satu atau dua tahun lagi kalau gw sudah bosan jadi pengangguran baru gw mau kuliah " jawab Milea yakin.
"Buktinya disaat kalian sibuk gw malah pergi berpetualang sama si gunung es " lanjut Milea.
"Laga Lo berpetualang..bilang saja Honeymoon pake gengsi segala " cibir Rima.
"Hehe.." Milea tertawa.
"Eh Mil...berarti Lo sekarang sudah tidak virgin lagi dong ?" tanya Mona.
"Gue ...mmpptth .."
Milea tidak melanjutkan ucapannya karena tangan Abimanyu langsung membekap mulutnya.
"Obrolannya bubar !" Abimanyu langsung mengambil alih ponsel Milea kemudian sambungan telepon pun diputus Abimanyu.
"Kak Abi seenaknya saja ganggu.. dasar nyebelin " Milea yang kesal langsung mencubit dan memukul tangan Abimanyu.
Abimanyu yang mendengarkan obrolan keenam remaja itu khawatir Milea akan membocorkan urusan ranjang mereka kepada teman-teman nya dan dikhawatirkan akan membawa pengaruh buruk kepada kelima teman Milea yang berstatus masih lajang.
Abimanyu langsung membaringkan tubuhnya diatas ranjang sambil memainkan ponselnya dan mengabaikan omelan Milea yang merasa kesal karena Abimanyu telah mengganggunya ketika mengobrol dengan teman-temannya.
Melihat Abimanyu asik dengan ponselnya Milea pun berniat untuk membalasnya.
Perlahan Milea beringsut mendekat kearah Abimanyu dan langsung merampas ponsel dalam genggaman pria tampan itu.
"Milea...jangan ganggu aku sedang main game " Abimanyu berusaha mengambil kembali ponselnya dari tangan Milea.
"Biarin..aku balas..emang enak kalau diganggu " Milea menyembunyikan ponsel Abimanyu dibelakang tubuhnya.
"Mileaaa..kembalikan !" Abimanyu mulai terlihat kesal karena istrinya itu tidak mau mengembalikan ponselnya.
"Tidak akan aku kembalikan " kekeuh Milea.
"Mileaaa..!" Abimanyu meminta ponselnya.
__ADS_1
"Iya nih aku kembalikan " Milea pun mengembalikan ponsel itu ketangan Abimanyu.
"Yaaah mati " Abimanyu tampak kesal karena game nya berakhir.
Milea yang ketakutan Abimanyu akan marah buru-buru turun dari kasur hendak kabur sebelum mendapatkan amukan dari si gunung es.
"Mau kemana kamu anak nakal ?" Abimanyu menarik baju belakang Milea sehingga gadis itu tidak bisa kemana-mana.
"Kak Abi lepas !" pinta Milea.
"Kamu sudah mengacaukan permainanku, sekarang kamu harus tanggung jawab dan menggantinya dengan permainan yang lain " ujar Abimanyu.
"Iya sini ponselnya..mau diganti permainan apa ?" tanya Milea.
"Aku sudah tidak berminat permainan yang seperti itu lagi..aku mau permainan yang lain " jawab Abimanyu sambil menyelusupkan tangannya kebalik baju Milea.
Jantung Milea berdetak lebih kencang ketika tangan Abimanyu menemukan dua bukit kembar dibalik baju Milea dan mere mas nya dengan lembut.
Meskipun ini bukan yang pertama kali Abimanyu menyentuhnya namun masih saja membuat lutut Milea lemas.
Abimanyu memeluk Milea dari belakang dengan tangan masih berada dibalik baju Milea.
"Makanya jangan suka nakal " Abimanyu meletakan kepalanya diceruk leher Milea.
"kalau tidak diganggu kamu pasti ngoceh sama teman-teman kamu itu tentang apa yang kita lakukan, bagaimana kalau mereka ingin meniru apa yang kita lakukan " ujar Abimanyu sambil menggigit kecil leher Milea.
"Ba.. bagaimana kak Abi bisa tau ?" tanya Milea sambil memejamkan matanya ketika bibir Abimanyu menghisap lehernya kuat yang pastinya akan meninggalkan jejak cinta di leher putih mulusnya.
"Aku sudah tau apa yang ada dalam kepala kamu " jawab Abimanyu sambil membalikan badan Milea sehingga menghadap kearahnya.
"Aku juga tau apa yang ada dalam kepala kak Abi sekarang " balas Milea.
"Apa hmm..?" tanya Abimanyu.
"Pasti mau minta jatah " jawab Milea.
"Gadis pintar " jawab Abimanyu sambil mendorong tubuh Milea hingga terjatuh diatas kasur empuk dan langsung menerkamnya dengan beringas.
Keesokannya Milea yang begitu susah bangun pagi dengan enggan membuka matanya ketika Abimanyu memaksanya untuk bangun.
"Aku masih ngantuk kak, badan aku rasanya ringsek " keluh Milea.
Semalam Abimanyu kembali menggempur dirinya habis-habisan. Entah berapa ronde mereka lewati bersama saking seringnya sehingga Milea tidak sempat menghitungnya.
Namun pagi ini setelah apa yang mereka lakukan semalam Abimanyu terlihat sangat segar tidak seperti Milea yang hancur lebur tak bertenaga dan tergolek lemah tidak berdaya.
__ADS_1
"Hari ini kita akan pergi ke desa sawandarek..kita akan snorkeling" ajak Abimanyu.
"Snorkeling ?" Mata Milea langsung membola.
Sudah lama ia ingin melihat keindahan alam bawah laut dengan snorkeling, pasti akan sangat menyenangkan apalagi bersama Abimanyu si gunung es yang berhasil melelehkan hatinya.
"Aku mau mandi tapi malas jalannya..gendong !" pinta Milea manja sambil mengangkat kedua tangannya kepada Abimanyu.
"Manja sekali sih kamu " Abimanyu mengangkat tubuh Milea kemudian membawanya ke kamar mandi.
Setibanya di kamar mandi Abimanyu tidak langsung pergi meninggalkan Milea, namun pria tampan itu memandikan Milea dengan sangat telaten.
Setelah selesai memandikan Milea,Abimanyu kembali mengangkat tubuh putih mulus berselimut handuk itu kembali ke kamar.
Milea memakai bajunya dibawah tatapan Abimanyu. Setelah selesai berpakaian mereka pun pergi ke desa sawandarek bersama seorang guide.
Desa sawandarek memang terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya.
Berbagai jenis makhluk laut bisa ditemukan disana , seperti ikan mandarin, kakap, kuda laut mini, blue ring octopus, udang mantis, dan ekor kuning.
Setelah seharian menikmati keindahan alam bawah laut disana pada sore harinya mereka pun kembali ke resort.
"Milea..kira-kira kamu keberatan tidak jika kita melanjutkan berpetualang nya ke Kalimantan ?" tanya Abimanyu sebelum mereka pergi tidur
"Kalimantan ?" tanya Milea.
"Iya..proyek yang sedang aku kerjakan disana ada sedikit masalah kalau kamu tidak keberatan dari sini kita langsung ke Kalimantan " jawab Abimanyu.
"Aku tidak keberatan " jawab Milea riang.
"Terimakasih ya Sayang " Abimanyu mengecup kening Milea.
"Tunggu...kak Abi barusan bilang apa ?" kalau tidak salah dengar barusan Abimanyu memanggilnya Sayang.
"Aku bilang terimakasih " jawab Abimanyu.
"Bukan hanya terimakasih..tadi aku dengar yang lain " Milea memaksa Abimanyu untuk mengatakannya lagi.
"Tidak ada..hanya itu " jawab Abimanyu sambil ngeloyor pergi.
"Huh dasar gunung es..tidak romantis " Milea melempar Abimanyu dengan bantal yang sayangnya sama sekali tidak sampai kepada Abimanyu.
"Aku dengar sendiri tadi kak Abi bilang Sayang..pake ga ngaku segala !" teriak Milea kesal dari dalam kamar.
"Kalau sudah dengar kenapa aku harus mengatakannya lagi..dasar nakal " gumam Abimanyu sambil duduk di kursi kayu didepan resort tempatnya menginap.
__ADS_1