My Posesif Uncle

My Posesif Uncle
Alea Putri Abimanyu (END )


__ADS_3

Bayi cantik itu tampak terlelap didalam box nya didalam ruangan khusus bayi. Beberapa saat yang lalu Abimanyu sudah mengadzani bayi cantik itu sebelum dibawa ke ruangan khusus bayi.


"Bibir dan hidungnya mirip Milea, tapi mata dan alisnya mirip Abi " ucap Felisha dari balik dinding kaca.


"Perpaduan Abi dan Milea " sambung Bagas yang berdiri disamping Felisha sambil memeluk bahu Felisha.


Sementara Milea yang sudah mendapat tindakan pasca melahirkan sore itu dipindahkan dari ruang bersalin ke ruang perawatan karena kondisinya sudah mulai stabil.


Millie, Wisnu, Mikha dan Adam masuk ke ruang perawatan si Gemoy kesayangannya yang kini sudah menjadi seorang ibu.


"Kesayangan Mamih sekarang sudah menjadi ibu..jangan nakal lagi ya !" pesan Mikha sambil mencium kening Milea.


"Iya Mih " jawab Milea.


"Kalau masih nakal mau anak kamu meniru ibunya ?" ujar Wisnu bernada menakut-nakuti.


"Tentu tidak mau Dad..semoga anak aku seperti Daddy nya saja tidak nakal " Milea bergidik ngeri membayangkan jika putrinya nakal seperti dirinya.


"Sejauh ini sudah ada sih yang mirip Abi..mata dan alisnya, sisanya mirip kamu " ujar Adam.


Pada saat bayinya lahir Milea melihat putrinya itu tidak ada yang mirip mereka karena masih merah.


"Bi..tangan kamu kenapa ?" Adam tiba-tiba menatap tangan Abimanyu yang dipenuhi luka cakaran.


"Dicakar sama Milea Pih waktu di ruang bersalin " jawab Abimanyu.


"Salah sendiri..padahal aku sudah bilang supaya tidak usah menemani aku di dalam " ujar Milea.


"Tidak apa-apa, aku kan ingin menyaksikan sendiri proses kelahiran bayi kita " jawab Abimanyu lirih.


Selama menemani Milea di ruangan bersalin Abimanyu tidak keberatan walaupun tangan dan rambutnya menjadi korban cakaran dan jambakan. Namun ia sedikit malu karena pada saat melahirkan Milea sempat meracau dan mengeluarkan sumpah serapah nya kepada Abimanyu.

__ADS_1


"Semangat ya Sayang kamu pasti !" Abimanyu saat itu berusaha memberi semangat kepada Milea yang tampak kesakitan berusaha mengeluarkan bayi mungil itu dari perutnya.


"Semangat..semangat..kalau ngomong mah gampang..aduuuhh sakit..kamu sih enak bikinnya doang, aku yang melahirkan nya, aduuuh..


sakiiiiit..!" Milea mengeluarkan sumpah serapahnya membuat dokter dan beberapa orang bidan yang membantu persalinan Milea tertawa.


Jika mengingat peristiwa itu Milea menjadi malu sendiri dan tidak berani menatap Abimanyu.


"Sayang maaf ya atas ucapan aku sewaktu di ruang bersalin " Milea mengusap luka cakar di lengan Abimanyu pada saat mereka tinggal berdua di kamar perawatan Milea.


"Tidak apa-apa Sayang..aku hanya sedikit malu saja karena dokter dan bidan mentertawakan kita " jawab Abimanyu.


*


Setelah beberapa hari menjalani perawatan Milea dan bayinya diijinkan pulang karena kondisinya sudah baik.


Abimanyu membawa Milea dan putri kecil nya pulang ke rumah mereka. Seluruh keluarga sudah berkumpul dan membuat pesta kecil untuk menyambut kedatangan bayi mungil itu.


Hari pertama di rumah bersama bayi mereka Milea sempat mengalami kesulitan ketika harus menyusui bayinya. Padahal ketika di rumah sakit ia sudah beberapa kali menyusui bayinya.


Milea yang tidak terbiasa begadang juga sempat mengalami sakit kepala karena kurang tidur untuk menyusui bayinya jika terbangun malam hari.


Bayi mungil itu memang sedikit rewel jika diberi ASI dalam botol. Meskipun ada baby sitter namun jika bayi mungil itu haus Milea tetap harus bangun untuk menyusuinya.


Malam ini baby cantik itu terbangun karena haus. Mendengar suara tangis bayinya Milea pun langsung terbangun begitu juga dengan Abimanyu. Begitu Milea menyusuinya tangis bayi cantik itupun langsung berhenti.


Selama Milea menyusui bayinya Abimanyu selalu menemani sambil membacakan Sholawat dengan suara lirih ditelinga bayi itu. Dan hasilnya bukan hanya bayinya saja yang cepat mengantuk namun Milea juga.


Tidak jarang Milea menyusui bayinya sambil terkantuk-kantuk dan Abimanyu harus menyangga tubuh Milea dan bayinya agar nyaman menyusu meskipun Mommy nya dalam keadaan setengah tertidur.


Setiap hari Felisha dan Mikha bergantian datang menemani Milea, sedangkan Millie datang setiap sore hari sepulang dari kantor bersama Wisnu.

__ADS_1


Abimanyu sendiri sengaja mengambil cuti untuk menjadi Daddy siaga. Ia tidak mau membiarkan Milea yang masih sangat muda kerepotan mengurus putri mereka seorang diri.


*


Kehadiran bayi mungil yang diberi nama Alea putri Abimanyu itu membuat kebahagiaan keluarga Milea dan Keluarga Abimanyu menjadi semakin sempurna.


Kelahiran Alea membawa banyak perubahan pada diri Abimanyu dan Milea. Abimanyu tidak lagi dingin dan pelit bicara, begitu juga dengan Milea. Menjadi seorang ibu membuat Milea menjadi semakin dewasa dan berhati-hati dalam setiap tindakannya.


Meskipun tidak akan pernah menjadi sempurna namun Milea dan Abimanyu berusaha menjadi Orangtua terbaik untuk putri mereka.


S E L E S A I


*********************


Akhirnya kita sampai di penghujung cerita. Terimakasih sudah menjadi pembaca setia karya Requeen yang jauh dari kata sempurna ini. Terimakasih juga atas apresiasi kalian berupa like, komen, vote dan lain-lain.


Jika cerita ini tidak memuaskan kalian Author mohon maaf karena Author itu masih dalam tahap belajar πŸ™


Kedepannya akan ada bonus chapter dan pengumuman karya Author selanjutnya. Kalau berkenan kalian bisa intip -intip profil REQUEEN...siapa tau karya selanjutnya juga masih di NT tercinta ini.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Bocoran Cerita Selanjutnya


Hidup Bintang seketika hancur setelah sahabatnya mengambil kekasih hatinya dan dihari yang sama ia juga harus kehilangan kehormatannya oleh orang yang tidak dikenal karena mabuk.


Dalam keterpurukan Bintang berjuang seorang diri dengan calon bayi yang ada diperutnya yang sempat tidak ia inginkan kehadirannya.


Setelah tiga tahun berlalu Bintang kembali bertemu dengan sahabat dan mantan kekasihnya itu.


Apakah Bintang akan selamanya memendam rasa benci dan dendam jika akhirnya ia harus menjadi bagian dari keluarga sahabatnya itu ?

__ADS_1


__ADS_2