My Posesif Uncle

My Posesif Uncle
Jangan Mempermalukan Keluarga


__ADS_3

Abimanyu hanya satu jam berada di rumah Adam. Tidak lama kemudian pangeran dari keluarga Bagas itu pun pulang.


Setelah Abimanyu pulang Millie pun langsung menggusur Milea ke kamarnya.


"Kenapa kamu tidak bilang Mommy kalau kalian pacaran ?" tanya Millie.


"Aku kan belum ketemu Mommy, lagian aku jadiannya juga baru tiga hari " jawab Milea.


"Kalau aku langsung bilang sama kalian terus beberapa hari kemudian putus lagi kan tidak lucu Mom " sambung Milea.


"Kamu itu serius ga sih pacaran sama Abimanyu ?" tanya Millie.


"Sebetulnya iseng sih " jawab Milea. Gadis itu menutupi jika faktanya ia pacaran dengan Abimanyu karena terjebak.


"Sayang..jangan buat keluarga kita malu di depan keluarga Abimanyu " ancam Millie.


"Jadi tidak boleh putus ya ?" tanya Milea dengan wajah sedihnya.


"Kamu itu baru pacaran tiga hari masa sudah mikir putus sih ?" Millie menatap tajam wajah putri keduanya dengan tatapan heran. Entah apa yang ada dalam kepala putrinya ini.


"Yang nikah saja kan bisa saja cerai..masa yang pacaran tidak boleh putus " ujar Milea yang langsung mendapat pelototan dari Millie.


"Mommy pesan sekali lagi..jangan mempermalukan keluarga kita di depan keluarga pak Bagas " ancam Millie.


"Iya Mom..aku usahain " jawab Milea.


Millie mengurut keningnya yang tiba-tiba terasa berdenyut sambil keluar dari kamar Milea.


Wisnu menatap cemas Millie seraya berkata. " Bagaimana Sayang ? "


"Entahlah Sayang..aku tidak mengerti apa maunya anak itu " jawab Millie.


"Apakah dia mengaku pacaran dengan Abimanyu ?" tanya Wisnu.


"Iya mengaku..tapi katanya cuma iseng " jawab Millie.


"Iseng ?!" seolah menular Wisnu pun tampak mengurut keningnya yang tiba-tiba berdenyut.


*


Keesokannya Milea sudah mengenakan seragam sekolahnya ketika Abimanyu datang menjemputnya.


"Mau ikut ke kantor atau menunggu di rumah ?" tanya Abimanyu setelah Milea masuk kedalam mobilnya.


"Ke rumah saja..aku sudah bawa baju ganti agar tidak usah pinjam baju kak Aluna lagi " Milea menepuk tas punggungnya yang berisi baju ganti.


Milea lebih memilih mengisi tas sekolahnya dengan baju ganti daripada buku pelajaran kimia.


"Terserah kamu " jawab Abimanyu datar sambil mengarahkan mobilnya menuju rumahnya untuk mengantarkan Milea.


Setibanya di rumah Bagas, Milea langsung turun dari mobil kemudian berlari menghampiri Alysha yang sudah menunggunya di teras.


Sementara Abimanyu langsung melanjutkan perjalanan menuju kantornya.

__ADS_1


"Kakak Mile kita ke kamar aku saja " Alysha menarik tangan Milea menuju kamarnya.


"Mommy dan Daddy kemana ?" tanya Milea ketika tidak mendapati sepasang suami istri itu.


"Mommy dan Daddy ada di kamar.. paling sedang pacaran " jawab Alysha terkikik.


"Hust..anak kecil sudah tau pacaran" Milea mencubit pipi Alysha. Keduanya pun tertawa cekikikan.


Ketika tiba waktu makan siang Abimanyu pulang ke rumah. Selama Milea ada di rumahnya Abimanyu memilih makan siang di rumah.


"Gimana Bi..kerjaan nya lancar ?" tanya Bagas saat mereka makan siang bersama.


"Lancar Pih..Minggu depan aku akan ke Kalimantan..aku yang akan menangani proyek yang disana " jawab Abimanyu.


"Iya..Papih percaya sama kamu " jawab Bagas.


"Kamu tidak keberatan kan sering ditinggal sama Abi ke kalimantan ?" tanya Bagas kepada Milea.


"Aku tidak keberatan Om " jawab Milea dengan cepat.


Mendengar Abimanyu akan sering pergi ke Kalimantan tentu saja membuat Milea senang. Ia bisa terbebas dari teror si gunung es.


Milea yang sedang senyum-senyum sendiri kaget ketika melihat Abimanyu ternyata sedang menatapnya tajam..senyum Milea pun langsung sirna dari wajah cantiknya.


"Kamu senang banget mendengar aku akan sering pergi ke Kalimantan" sindir Abimanyu setelah selesai makan siang.


"Ya senang dong..tidak ada lagi yang terus-terusan gangguin aku " jawab Milea.


Milea hanya melongo menatap punggung Abimanyu yang perlahan menjauh kemudian masuk kedalam mobilnya.


"Dasar gunung es..nyesel gw berurusan dengan Lo " Milea menggerutu setelah mobil Abimanyu perlahan bergerak meninggalkan halaman rumahnya.


Kekesalan Milea kepada Abimanyu sirna seketika ketika Bagas dan Felisha mengajaknya pergi.


"Kita mau kemana Dad ?" tanya Alysha yang duduk di kursi belakang bersama Milea.


"Kita ke rumah Oma..sudah lama kita tidak mengunjungi mereka " jawab Bagas.


Ke rumah Oma ? Milea membuang nafas kasar..sebetulnya ia tidak terlalu tertarik mengenal keluarga Abimanyu lebih banyak lagi.


"Kakak Mile belum pernah ya bertemu dengan Opa dan Oma aku ?" tanya Alysha.


"Belum " jawab Milea.


"Kamu nanti akan bertemu dengan kakek dan nenek Abi, juga Om dan Tante nya..juga saudara sepupunya " ujar Felisha.


"Iya Tan " jawab Milea.


Setelah menempuh perjalanan kurang dari satu jam mereka pun sampai di sebuah rumah yang walaupun tidak sebesar rumah Bagas namun terlihat sangat nyaman.


Sepasang suami istri yang sudah berumur tampak menyambut mereka dengan hangat.


"Ini siapa ?" tanya wanita paruh baya yang Felisha panggil bunda.

__ADS_1


"Ini pacarnya Abi Bun " jawab Felisha mengenalkan Milea.


"Oh pacarnya Abi " Bunda tersenyum lembut menatap Milea.


Milea pun mencium tangan Ayah dan Bunda bergantian.


Tidak lama kemudian muncul seorang wanita dari arah dapur. Alysha langsung menghambur memeluknya "Tante Kinaaan "


Ini pasti Tante nya Abimanyu batin Milea, tanpa disuruh Milea pun mengulurkan tangannya kemudian mencium tangan Kinanti.


"Apakah ini pacarnya Abi ?" tanya Kinanti tersenyum menggoda Milea.


Kinanti sudah dapat menebak karena Felisha sering membicarakan gadis itu.


"Tante kok tau sih kak Mile pacarnya Kak Abi ?" Alysha tampak bengong.


"Cuma menebak " jawab Kinanti sambil mencubit pipi Alysha yang menggemaskan. "Dan tebakan Tante sepertinya benar "


"Fe..kakak sudah masak banyak untuk menyambut pacar Abi yang baru pertama kesini " lagi-lagi Kinanti menggoda Milea membuat gadis itu tersipu malu.


Tidak lama kemudian Bagas dan Ayah tampak memisahkan diri, mereka memilih duduk di teras belakang di dekat kolam ikan yang dulu Bagas buat untuk mertuanya itu.


"Tante ini siapa ?" tanya Milea menunjuk pada photo seorang wanita yang sering bersama dengan Abimanyu.


"Ini Alyn..saudara sepupu Abi " jawab Felisha.


"Oh kak Alyn ini saudara sepupu kak Abi..dulu aku kira kak Alyn ini pacarnya kak Abi " Milea malu sendiri menyadari kekeliruannya yang telah mengira jika Alyn itu pacar Abimanyu.


"Mereka memang dari kecil sangat dekat, wajar jika sekilas mereka terlihat seperti sepasang kekasih " jawab Felisha.


Berada di rumah Opa dan Oma Abimanyu Milea seperti sedang berada di Bandung.


Mendekati waktu Milea pulang sekolah Abimanyu menyusul Milea ke rumah Opa dan Oma nya. Sebelum pulang Milea tidak lupa mengganti baju dengan seragam sekolahnya.


Ayah dan Bunda juga Kinanti sempat heran melihatnya. Setelah Felisha menceritakan semuanya barulah mereka mengerti.


Setelah pamit kepada semuanya Abimanyu pun mengantarkan Milea pulang.


"Besok aku berangkat ke Kalimantan " ucap Abimanyu tanpa menoleh sedikitpun kepada Milea.


"YESS..yang lama ya di Kalimantan nya " jawab Milea.


Abimanyu melirik kearah Milea. " Jangan senang dulu..kamu tetap harus datang ke rumah..kalau kamu tidak datang jangan salahkan aku kalau Daddy dan Papih kamu tau jika kamu sedang menjalani skorsing selama satu Minggu " ancam Abimanyu.


"Huh dasar..bisanya mengancam yang lemah " omel Milea sambil mencakar tangan Abimanyu.


"Atau kamu mau ikut aku ke Kalimantan ?" tanya Abimanyu.


"Iih Ogah..aku lebih baik menemani Alysha daripada pergi dengan kak Abi ke Kalimantan " jawab Milea.


"Bagus .. baik -baik di rumah dan jangan berulah " pesan Abimanyu.


"Iya..dasar gunung es " cibir Milea.

__ADS_1


__ADS_2